Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Genjot Bisnis Saat Pandemi Corona, STP Siapkan Capex Rp 800 M

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 22 Juli 2020 | 21:48 WIB
Genjot Bisnis Saat Pandemi Corona, STP Siapkan Capex Rp 800 M
Ilustrasi kabel serat optik Shutterstock).

Suara.com - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) emiten telekomunikasi tetap percaya diri menatap sisa tahun 2020.

Meski di tengah wabah Virus Corona, perseroan sedang mempersiapkan modal kerja atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 800 miliar demi menggenjot bisnis perusahaan.

"Capex akan digunakan untuk kolokasi, sebagian ke optik fiber dan juga pembangunan menara,” kata Presiden Direktur SUPR Nobel Tanihaha dalam paparan publik Solusi Tunas Pratama, secara virtual pada Rabu (22/7/2020).

Modal kerja sebesar itu diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan pendapatan perusahaan yang ditargetkan sebesar 9 persen tahun ini.

Menurut Nobel, kolokasi memberikan return yang lebih baik. Hingga semester I-2020, SUPR mencatatkan rasio sewa sebanyak 1,8 kali atau meningkat dibandingkan akhir tahun lalu yang mencatatkan rasio sewa 1,75 kali.

Kemudian, untuk kabel serat optik, SUPR terus mengembangkan fiberisasi dengan target pengembangan 22.000 kilometer serat optik dalam 3 tahun.

Sampai saat ini, proses pengembangannya sekitar 5.000 kilometer di 11 kota termasuk 8 kota. Pengembangan serat optik SUPR merambah keluar Jawa dan Sumatra yakni Kalimantan dan Sulawesi.

Sementara untuk penambahan menara baru, Nobel menyebutkan akan tetap ada. Hanya saja, belum banyak yang dibangun tanpa merincikan jumlahnya.

"Tower baru pasti ada, tapi tergantung operator bagaimana mereka mengembangkan bisnis mereka dan kami juga masih bangun tower dengan jumlah yang tidak banyak," ujar Nobel.

Sejauh ini, SUPR memiliki 6.400 unit menara dengan jumlah penyewa sekitar 12.000. Sementara itu, Direktur SUPR Juliawati Gunawan menambahkan, hingga semester I 2020, serapan capex untuk merealisasikan rencana tersebut sebesar Rp 350 miliar.

"Tahun ini, target pendapatan 7 hingga 9 persen dengan Ebitda margin 83 persen," tuturnya.

Berdasarkan laporan keuangan SUPR, sepanjang kuartal I-2020 pendapatan SUPR tercatat Rp 463,67 miliar. Realisasi tersebut tumbuh 4,26 persen dibandingkan kuartal I-2019 sebesar Rp 444,72 miliar.

SUPR mencatatkan laba bersih Rp 70,54 miliar di kuartal I 2020 dari rugi bersih Rp 17,71 miliar yang dialami pada kuartal I-2019. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng Facebook, Alita Gelar Kabel Serat Optik Sepanjang 3000 Km

Gandeng Facebook, Alita Gelar Kabel Serat Optik Sepanjang 3000 Km

Tekno | Kamis, 12 Maret 2020 | 20:20 WIB

Kabel Serat Optik Dipotong Anak Buah Anies, APJATEL Rugi Rp 10 Miliar

Kabel Serat Optik Dipotong Anak Buah Anies, APJATEL Rugi Rp 10 Miliar

News | Jum'at, 06 September 2019 | 17:40 WIB

Wujudkan Smart Province, Jabar Bangun Jaringan Serat Optik

Wujudkan Smart Province, Jabar Bangun Jaringan Serat Optik

Bisnis | Selasa, 15 Mei 2018 | 11:03 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB