Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Genjot Bisnis Saat Pandemi Corona, STP Siapkan Capex Rp 800 M

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 22 Juli 2020 | 21:48 WIB
Genjot Bisnis Saat Pandemi Corona, STP Siapkan Capex Rp 800 M
Ilustrasi kabel serat optik Shutterstock).

Suara.com - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) emiten telekomunikasi tetap percaya diri menatap sisa tahun 2020.

Meski di tengah wabah Virus Corona, perseroan sedang mempersiapkan modal kerja atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 800 miliar demi menggenjot bisnis perusahaan.

"Capex akan digunakan untuk kolokasi, sebagian ke optik fiber dan juga pembangunan menara,” kata Presiden Direktur SUPR Nobel Tanihaha dalam paparan publik Solusi Tunas Pratama, secara virtual pada Rabu (22/7/2020).

Modal kerja sebesar itu diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan pendapatan perusahaan yang ditargetkan sebesar 9 persen tahun ini.

Menurut Nobel, kolokasi memberikan return yang lebih baik. Hingga semester I-2020, SUPR mencatatkan rasio sewa sebanyak 1,8 kali atau meningkat dibandingkan akhir tahun lalu yang mencatatkan rasio sewa 1,75 kali.

Kemudian, untuk kabel serat optik, SUPR terus mengembangkan fiberisasi dengan target pengembangan 22.000 kilometer serat optik dalam 3 tahun.

Sampai saat ini, proses pengembangannya sekitar 5.000 kilometer di 11 kota termasuk 8 kota. Pengembangan serat optik SUPR merambah keluar Jawa dan Sumatra yakni Kalimantan dan Sulawesi.

Sementara untuk penambahan menara baru, Nobel menyebutkan akan tetap ada. Hanya saja, belum banyak yang dibangun tanpa merincikan jumlahnya.

"Tower baru pasti ada, tapi tergantung operator bagaimana mereka mengembangkan bisnis mereka dan kami juga masih bangun tower dengan jumlah yang tidak banyak," ujar Nobel.

baca juga

Sejauh ini, SUPR memiliki 6.400 unit menara dengan jumlah penyewa sekitar 12.000. Sementara itu, Direktur SUPR Juliawati Gunawan menambahkan, hingga semester I 2020, serapan capex untuk merealisasikan rencana tersebut sebesar Rp 350 miliar.

"Tahun ini, target pendapatan 7 hingga 9 persen dengan Ebitda margin 83 persen," tuturnya.

Berdasarkan laporan keuangan SUPR, sepanjang kuartal I-2020 pendapatan SUPR tercatat Rp 463,67 miliar. Realisasi tersebut tumbuh 4,26 persen dibandingkan kuartal I-2019 sebesar Rp 444,72 miliar.

SUPR mencatatkan laba bersih Rp 70,54 miliar di kuartal I 2020 dari rugi bersih Rp 17,71 miliar yang dialami pada kuartal I-2019. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng Facebook, Alita Gelar Kabel Serat Optik Sepanjang 3000 Km

Gandeng Facebook, Alita Gelar Kabel Serat Optik Sepanjang 3000 Km

Tekno | Kamis, 12 Maret 2020 | 20:20 WIB

Kabel Serat Optik Dipotong Anak Buah Anies, APJATEL Rugi Rp 10 Miliar

Kabel Serat Optik Dipotong Anak Buah Anies, APJATEL Rugi Rp 10 Miliar

News | Jum'at, 06 September 2019 | 17:40 WIB

Wujudkan Smart Province, Jabar Bangun Jaringan Serat Optik

Wujudkan Smart Province, Jabar Bangun Jaringan Serat Optik

Bisnis | Selasa, 15 Mei 2018 | 11:03 WIB

Terkini

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:01 WIB

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:48 WIB

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:31 WIB

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:12 WIB

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:03 WIB

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:50 WIB

×