Dolar AS Masih Loyo Akibat Corona, Rupiah Berpotensi Menguat

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Dolar AS Masih Loyo Akibat Corona, Rupiah Berpotensi Menguat
Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS.

Nilai tukar rupiah pada Awal pekan ini berpotensi kembali menguat terhadap dolar AS.

Suara.com - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah pada Awal pekan ini berpotensi kembali menguat terhadap dolar AS.

Menurut pengamatannya, dolar AS terlihat melemah terhadap mata uang emerging markets dan mata uang utama dunia pagi ini.

Pelemahan karena pasar khawatir dengan pemulihan ekonomi di AS yang bisa terhambat karena terus meningginya kasus penularan virus Covid-19 di AS.

Selain itu, konflik antara AS-China bisa merembet ke urusan dagang kedua negara.

Sedangkan, potensi dikeluarkannya kebijakan stimulus baru pemerintah AS senilai 1 triliun dolar AS juga turut membantu pelemahan dolar AS.

"Hari ini Rupiah berpotensi menguat dengan kisaran Rp 14.500- Rp 14.700," ujar Ariston dalam riset hariannya, Senin (27/7/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan nilai tukar rupiah pada Jumat pekan kemarin (24/7/2020) berada di level Rp 14.610 per dolar.

Level itu melemah bila dibandingkan pergerakan Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 14.580 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat pekan kemarin berada di level Rp 14.614 per dolar AS.

Posisi itu menguat bila dibandingkan pada Kamis sebelumnya yang berada di level Rp 14.669 per dolar AS.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS