Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

Vania Rossa

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:41 WIB
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset. (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • FMIPA UNJ, Kanwil Kemenag, dan MGMP DKI Jakarta mengadakan pelatihan riset bagi 140 guru dan siswa MA.
  • Kegiatan berlangsung di Jakarta dengan fokus memberikan tujuh materi pembelajaran berbasis sains dan keberlanjutan lingkungan.
  • Program ini bertujuan meningkatkan profesionalisme pendidik agar mampu menghasilkan inovasi pembelajaran biologi yang adaptif.

Suara.com - Guru Biologi Madrasah Aliyah (MA) didorong untuk menguasai pembelajaran berbasis riset sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21.

Dorongan tersebut mengemuka dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan Rumpun Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DKI Jakarta dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi Madrasah Aliyah DKI Jakarta.

Sebanyak 140 peserta yang terdiri dari guru Biologi Madrasah Aliyah dan siswa MA se-DKI Jakarta mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta dibagi ke dalam sejumlah kelas tematik yang memadukan diskusi, praktik laboratorium, demonstrasi, hingga pendampingan langsung oleh dosen FMIPA UNJ.

Dekan FMIPA UNJ, Dr. Hadi Nasbey, mengatakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui kemitraan dengan sekolah dan madrasah.

"Perguruan tinggi harus terus membangun kolaborasi dengan sekolah dan madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru, mengembangkan inovasi pembelajaran, serta menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pendidikan," ujarnya.

Senada, Ketua Tim Fungsi Kerja Guru Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Anang Setiawan, menilai sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah menjadi langkah penting dalam meningkatkan profesionalisme guru.

Menurutnya, guru perlu terus memperbarui kompetensi agar mampu memanfaatkan hasil riset dan menerapkannya dalam proses pembelajaran di kelas.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi dari tujuh tema yang berfokus pada pembelajaran berbasis sains dan keberlanjutan. Di antaranya pemanfaatan limbah lidah buaya dan ampas kopi menjadi eco-ink sebagai media pembelajaran, eksplorasi plankton untuk meningkatkan literasi sains, implementasi eco enzyme berbasis konsep zero waste, pelatihan penelitian tindakan kelas (classroom action research) berbasis lesson study, teknik perbanyakan tanaman pangan, integrasi mini komposter dan budidaya tanaman pekarangan, hingga pengenalan lebah tanpa sengat sebagai agen penyerbukan dan penjaga keanekaragaman hayati.

Melalui materi tersebut, guru didorong untuk tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga membangun pembelajaran yang lebih kontekstual, berbasis riset sederhana, serta mengaitkan materi Biologi dengan persoalan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

baca juga

Ketua MGMP Biologi Madrasah Aliyah DKI Jakarta, Tinia Leyli Shofia Ahmad, mengatakan tema-tema yang diangkat dalam pelatihan relevan dengan kebutuhan guru saat ini.

"Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak guru yang memperoleh pembaruan pengetahuan dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi di madrasah," ujarnya.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan komunitas guru, peningkatan kompetensi pendidik diharapkan mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemensos-BRIN Sepakat Kerja Sama Riset Sekolah Rakyat dan Program Pemberdayaan

Kemensos-BRIN Sepakat Kerja Sama Riset Sekolah Rakyat dan Program Pemberdayaan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:52 WIB

LG Loves School Hadir di SMKN 2 Tangsel, Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Berbasis Teknologi

LG Loves School Hadir di SMKN 2 Tangsel, Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Berbasis Teknologi

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:42 WIB

Riset: 87 Juta Keluarga di Indonesia Hidup Tanpa Perlindungan Memadai

Riset: 87 Juta Keluarga di Indonesia Hidup Tanpa Perlindungan Memadai

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 09:18 WIB

Terkini

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

×