Ridwan Kamil Targetkan Vaksin Corona Made In Jabar Bisa Digunakan Awal 2021

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 27 Juli 2020 | 14:37 WIB
Ridwan Kamil Targetkan Vaksin Corona Made In Jabar Bisa Digunakan Awal 2021
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. [Suara.com/Aminuddin]

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menargetkan vaksin virus corona atau Covid-19 yang ada di Jawa Barat bisa digunakan pada awal tahun depan.

Menurut Kang Emil sapaan akrabnya hingga saat ini vaksin tersebut masih terus dilakukan uji klinis dengan melibatkan hampir 1.600 relawan.

"Berita baiknya vaksin sedang diproduksi dan pengetesannya di Bandung selama 3 bulan kepada 1.600 relawan," kata Kang Emil, Senin (27/7/2020).

Jika uji klinis tersebut berjalan lancar, Kang Emil menyebut, vaksin Corona bisa diproduksi dan digunakan masyarakat pada awal tahun 2021.

"Kalau ternyata lancar mungkin awal tahun 2021 vaksin produksi Bandung Jawa Barat bisa kita pakai untuk seluruh masyarakat Indonesia," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan vaksin Covid-19 akan mulai beredar di Indonesia pada awal tahun 2021.

Pernyataan tersebut disampaikan, lantaran perusahaan farmasi pelat merah akan mulai memproduksi vaksin corona pada Januari 2021 dengan kapasitas maksimal 250 juta dosis.

"Karena kita ketahui bahwa vaksin baru bisa beredar di awal tahun depan," ujar Erick di Istana Kepresidenan.

Dalam rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Erick mengatakan Jokowi menekankan pembahasan difokuskan kepada ketersediaan vaksin corona.

baca juga

"InsyaAllah ujungnya ada jalan. Rapat intern ini kita fokuskan mengenai vaksin yang selama ini masyarakat dan media juga menunggu-nunggu," ucap dia.

Erick menuturkan, meski akan diproduksi tahun depan, masyarakat diminta untuk tetap membantu pemerintah untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Jadi dari sekarang sampai awal tahun depan penting sekali disiplin yang ada di masyarakat yaitu yang selama ini sudah disampaikan menteri kesehatan sejak awal, yaitu jaga jarak, cuci tangan, pakai masker," ucap dia.

Erick juga meminta masyarakat tidak berpendapat lain jika vaksin sudah dapat diproduksi dan tingkat kesembuhan pasien Covid-19 semakin meningkat.

"Jangan juga masyarakat berasumsi ketika ada suasana yang sekarang positif, apakah itu vaksin, apakah itu penyembuhan meningkat, sudah waktunya kita hidup normal yang dulu. Bukan. Karena disiplin protokol covid-19 harus dijalankan dan bantu kami semua yang mengerjakan mati-matian demi masyarakat sesuai arahan dengan bapak presiden," kata Erick.

Dia juga menegaskan kembali pentingnya disiplin masyarakat untuk selalu mewaspadai penyebaran virus asal Kota Wuhan ini, walau vaksinnya akan segera beredar.

"Vaksin ini kita pastikan akan ada tapi saya mohon masyarakat juga berdisiplin supaya tadi kita bisa terus mengantisipasi," tutur Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keroyok Polisi di Kuburan, 8 Pemabuk di Kabupaten Bandung Diciduk

Keroyok Polisi di Kuburan, 8 Pemabuk di Kabupaten Bandung Diciduk

Jabar | Senin, 27 Juli 2020 | 14:35 WIB

Dapat Pinjaman Rp 16,5 Triliun, Anies dan Ridwan Kamil Sambangi Kemenkeu

Dapat Pinjaman Rp 16,5 Triliun, Anies dan Ridwan Kamil Sambangi Kemenkeu

Bisnis | Senin, 27 Juli 2020 | 14:22 WIB

Beckham Putra Enggan Bersantai Selama TC Timnas Indonesia U-19

Beckham Putra Enggan Bersantai Selama TC Timnas Indonesia U-19

Bola | Senin, 27 Juli 2020 | 14:12 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×