5 Cara Menjual Emas Agar Untung bagi Investor Pemula

Dany Garjito
5 Cara Menjual Emas Agar Untung bagi Investor Pemula
Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Berikut lima cara menjual emas.

Suara.com - Bagi investor pemula, emas merupakan komoditas yang cukup aman karena harganya relatif stabil. Emas juga merupakan produk investasi yang bersifat liquid sehingga dapat dijual sewaktu-waktu. Investor emas akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual-beli emas. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi yang tepat untuk menentukan kapan harus membeli dan kapan harus menjual emas. Bagi anda investor pemula, Anda perlu memahami cara menjual emas biar untung sehingga investasi yang anda lakukan memberikan hasil yang maksimal.

Berikut beberapa cara menjual emas biar untung bagi anda investor pemula:

1. Perhitungkan jarak antara waktu pembelian dan penjualan emas

Emas merupakan komoditas yang tergolong ke dalam investasi jangka panjang. Oleh karena itu, menjual emas yang baru satu tahun anda beli kurang mampu menghasilkan keuntungan yang berarti. Nilai emas sampai saat ini cenderung stabil bahkan mengalami kenaikan. Kedepannya, harga emas dapat akan terus meningkat walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama. Kondisi ini sedikit berbeda dengan nilai uang yang terus mengalami penurunan karena beberapa faktor. Dengan kata lain, semakin lama anda menyimpan emas tersebut maka akan semakin besar keuntungan anda saat menjualnya nanti. Jika anda bisa bersabar maka waktu terbaik untuk menjual emas biar untung adalah setidaknya tiga tahun setelah anda membeli emas tersebut.

2. Memonitor harga emas secara rutin

Jika telah membeli emas sebagai investasi pertama anda, selanjutnya anda perlu memonitor harga emas secara rutin. Anda dapat memonitor harga emas melalui website resmi toko-toko emas yang sudah terpercaya. Saat ini juga sudah banyak aplikasi cek harga emas yang dapat diunduh di smartphone anda. Aplikasi-aplikasi seperti ini tidak hanya memberikan info mengenai harga emas terkini melainkan juga grafik harga emas berdasarkan lokasi pemasok emasnya.   

Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Seorang karyawan menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di Butik Emas Antam, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Kamis (23/7/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

3. Perhatikan kadar emas yang ingin dijual

Perlu diketahui bahwa harga emas akan berbeda-beda sesuai dengan nilai karat dari emas tersebut. Oleh karena itu, anda perlu memerhatikan nilai karat emas anda sebelum menjualnya. Jangan sampai anda menjual emas 24 karat dengan harga emas 18 karat. Bukannya untung, anda malah akan dirugikan karena kelalaian ini.

4. Menjual di tempat anda membeli semula dan menyertakan surat pembelian

Tempat terbaik untuk menjual emas ialah di tempat anda membeli emas tersebut. Di toko emas tersebut anda akan mendapatkan penawaran harga emas yang lebih menjanjikan dibandingkan toko emas lainnya. Jangan lupa untuk menyertakan surat pembelian emas karena jika tidak harga emas yang ingin anda jual akan merosot.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS