- Rata-rata volume harian naik 9,32% hingga 65,73 miliar lembar saham.
- Indeks sempat cetak sejarah di level 9.134,700 pada Selasa (20/1).
- Investor asing catat beli bersih Rp4,05 triliun sepanjang tahun 2026.
Suara.com - Pasar modal Indonesia menunjukkan dinamika yang luar biasa pada periode perdagangan 19-23 Januari 2026.
Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan di akhir pekan, antusiasme investor justru melonjak tajam yang tercermin dari kenaikan signifikan pada volume transaksi harian.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), rata-rata volume transaksi harian menjadi primadona pekan ini dengan kenaikan 9,32%, menembus angka 65,73 miliar lembar saham.
Aktivitas pasar yang ramai ini juga mendorong rata-rata nilai transaksi harian naik 3,59% menjadi Rp33,85 triliun.
Pekan ini menjadi saksi sejarah baru bagi pasar modal kita. Pada Selasa (20/1), IHSG berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High) di level 9.134,700.
Namun, aksi profit taking di akhir pekan membawa indeks ditutup pada level 8.951,010, terkoreksi 1,37% dibandingkan pekan sebelumnya.
Sejalan dengan pergerakan indeks, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami penyesuaian sebesar 1,62% menjadi Rp16.244 triliun.
Meski demikian, kepercayaan investor global tetap solid. Investor asing mencatatkan net buy (beli bersih) sebesar Rp759 miliar pada penutupan pekan ini, menggenapkan akumulasi beli bersih sepanjang tahun 2026 menjadi Rp4,05 triliun.