Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Mengenal Recehan Sehat Jawara Virtual Hackthon BPJS Kesehatan

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 28 Juli 2020 | 15:06 WIB
Mengenal Recehan Sehat Jawara Virtual Hackthon BPJS Kesehatan
kompetisi Virtual Hackathon 2020. (Dok : BPJS Kesehatan).

Suara.com - BPJS Kesehatan telah mengumumkan pemenang kompetisi Virtual Hackathon 2020. Dari total 51 peserta yang mengikuti kompetisi Virtual Hackathon BPJS Kesehatan, telah terpilih 3 terbaik yang tersebar dari berbagai wilayah di Indonesia.

Pemenang pertama dianugerahkan kepada tim asal Padang, Dkletz, pemenang kedua jatuh kepada tim asal Bandung, Mulyatini dan pemenang ketiga jatuh kepada pria asal Pati, Fredy Eko Purnomo.

“Kami sangat mengapresiasi keikutsertaan seluruh peserta dalam kompetisi Hackathon ini. Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini perkembangan teknologi sudah memengaruhi terhadap penyelenggaraan Program JKN-KIS. Dengan adanya ide-ide tersebut, harapannya dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi Mobile JKN, sehingga masyarakat lebih mudah untuk mengakses layanan kesehatan,” ucap Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Wahyuddin Bagenda.

Lebih lanjut, Wahyuddin menyebut bahwa sebagian besar peserta yang berpartisipasi dalam kompetisi Virtual Hackathon ini menawarkan inovasi sistem aplikasi pembayaran. Ia mengakui bahwa pemanfaatan teknlogi telah memberikan dampak positif kepada kepuasan layanan peserta JKN-KIS.

Namun, Wahyuddin menyebut bahwa pihaknya masih ingin mendalami dan mengembangkan sistem aplikasi tersebut sebelum diujicobakan kepada peserta.

“Ada banyak peserta yang mengusung inovasi aplikasi untuk mempermudah pembayaran iuran. Tentu ini merupakan hal yang sangat baik bagi kami untuk mengembangkan alternatif kanal pembayaran iuran. Namun, kami juga masih akan mendalami sistem aplikasi ini agar jika suatu hari nanti diluncurkan, dapat benar-benar berjalan secara optimal,” tambah Wahyuddin.

Kompetisi Virtual Hackathon yang digelar BPJS Kesehatan telah menghadirkan berbagai inovasi baru yang ditawarkan, salah satunya yaitu Recehan Sehat (Rehat). Sistem yang diusung oleh tim milenial beranggotakan 2 orang ini menawarkan sistem tabungan yang berasal dari uang kembalian transaksi yang dilakukan yang nantinya bisa digunakan untuk membayar iuran JKN-KIS.

Aplikasi Rehat yang dilombakan dalam kompetisi Virtual Hackathon BPJS Kesehatan berawal dari belum optimalnya kesadaran peserta JKN-KIS untuk membayar iuran kepesertaan JKN-KIS. Apalagi bagi peserta JKN-KIS yang belum merasakan manfaat Program JKN-KIS, masih cenderung menunda untuk melakukan pembayaran iuran.

Beranjak dari hal tersebut, tim yang dinobatkan sebagai juara kesatu itu menghadirkan sebuah inovasi baru yang dinamai dengan Rehat yang bisa membantu peserta JKN-KIS untuk membayar iuran dan juga membantu BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kolektabilitas iuran peserta.

baca juga

Cara kerja aplikasi e-wallet berbasis teknologi blockchain dan QR Scanner ini hampir sama dengan cara kerja e-wallet lainnya, di mana transaksi pembayaran dapat dilakukan hanya dengan scanning QR barcode. Setelah pemegang akun melakukan transaksi pembayaran, akan terdapat nominal kembalian transaksi dari hasil pembayaran tersebut. Nantinya, kembalian dari transaksi pembayaran secara otomatis langsung masuk ke sistem aplikasi recehan sehat sebagai tabungan untuk mebayar iuran JKN-KIS.

Selain itu, sistem aplikasi Rehat ini juga melibatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai agen advokasi serta membangun kebiasaan masyarakat melalui langkah sederhana yang dilakukan secara terus menerus. Ke depannya, dengan kehadiran sistem aplikasi Rehat, iuran peserta JKN-KIS langsung secara otomatis menarik dari saldo yang ada dan melunasi iuran JKN-KIS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Tengah Pandemi Covid-19, Dirut BPJS Kesehatan Terpilih Jadi CEO Terbaik

Di Tengah Pandemi Covid-19, Dirut BPJS Kesehatan Terpilih Jadi CEO Terbaik

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 21:40 WIB

Satu Keluarga Kota Cilegon Ini Terlindung JKN-KIS

Satu Keluarga Kota Cilegon Ini Terlindung JKN-KIS

News | Rabu, 22 Juli 2020 | 12:35 WIB

Berbekal JKN-KIS, Satiawati Lega Biaya Cuci Darah Nol Rupiah

Berbekal JKN-KIS, Satiawati Lega Biaya Cuci Darah Nol Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2020 | 12:25 WIB

Mudahkan Perubahan Data Peserta, BPJS Kesehatan Luncurkan e-Dabu Mobile

Mudahkan Perubahan Data Peserta, BPJS Kesehatan Luncurkan e-Dabu Mobile

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2020 | 16:02 WIB

Erick Thohir Sebut BPJS Kesehatan Ngutang ke Kimia Farma Rp 1 Triliun

Erick Thohir Sebut BPJS Kesehatan Ngutang ke Kimia Farma Rp 1 Triliun

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2020 | 14:06 WIB

Usia ke-52, BPJS Kesehatan Lakukan Penyempurnaan di Berbagai Aspek

Usia ke-52, BPJS Kesehatan Lakukan Penyempurnaan di Berbagai Aspek

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2020 | 14:54 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB