Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Bursa Global Menguat, IHSG Ikut Naik ke Level 5.164

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:17 WIB
Bursa Global Menguat, IHSG Ikut Naik ke Level 5.164
Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan harga saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini kembali dibuka menguat dengan naik ke posisi 5.164 pada Selasa (11/8/2020).

Melansir data RTI, IHSG naik 6,7 poin ke level 5.164 atau atau 0,13 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin di level 5.157.

Begitu juga dengan indeks LQ45 yang tipis 3,5 poin atau 0,44 persen menuju level 810.

Analis Pasar Modal dari MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, naiknya Indeks Dow Jones sebesar 1,30 persen serta penguatan EIDO sebesar 1,38 persen berpotensi mendorong IHSG kembali menguat dalam perdagangan Selasa ini.

Meski para investor masih dibayang-bayangi terus bertambahnya kasus baru virus corona atau Covid-19 yang saat ini sudah mencapai 127 ribu orang.

Di lain pihak, harga komoditas emas yang kembali turun sebesar 0,42 persen dan diikuti turunnya harga komoditas batubara 0,85 persen, nikel 0,91 persen dan minyak kelapa sawit 1,34 persen sehingga perlu diwaspadai aksi profit taking atas saham berbasis komoditas tersebut dalam perdagangan hari ini.

"IHSG kami perkirakan bergerak pada 5.109 - 5.194 adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah GGRM AALI ERAA INKP ITMG BBRI TKIM INDF ADRO KLBF," kata Edwin dalam analisanya, Selasa (11/8/2020).

Sementara itu, dari sisi eksternal IHSG juga dibayangi oleh pergerakan bursa dunia, dimana mayoritas bursa saham di developed economies bergerak bervariasi.

Indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 0,63 persen, lalu indeks Shanghai dan Indeks Kospi masing-masing ditutup menguat 0,75 persen dan 1,48 persen.

Sementara itu, Dow Jones ditutup menguat sebesar 1,30 persen di level 27,791 hal ini sejalan dengan penguatan S&P 500 sebesar 0,27 persen.

Wall Street ditutup menguat dikarenakan data ekonomi AS yang membaik dan Presiden Trump yang menandatangani beberapa perintah eksekutif selama akhir pekan untuk memperpanjang bantuan bagi masyarakat AS yang terdampak Coivd-19.

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat sebesar 0,27 persen kelevel 5.157.

Sentimen penggerak pasar hari ini diantaranya bursa saham AS yang ditutup menguat membawa kabar positif untuk perdagangan hari ini.

Selain itu perkembangan dari ketegangan AS dan China yang menjadi katalis negatif ditambah kasus Covid-19 yang masih belum menunjukkan penurunan jumlah korbannya, hari ini akan ada uji coba vaksin oleh Bio Farma yang menjadi katalis positif untuk hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Dibuka Menguat Tipis ke Level 5.147 Awal Pekan Ini

IHSG Dibuka Menguat Tipis ke Level 5.147 Awal Pekan Ini

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2020 | 09:19 WIB

Awal Pekan Ini, IHSG Diprediksi Kembali Akan Terkoreksi

Awal Pekan Ini, IHSG Diprediksi Kembali Akan Terkoreksi

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2020 | 07:44 WIB

IHSG Jelang Akhir Pekan Ini Naik Tipis ke Level 5.181

IHSG Jelang Akhir Pekan Ini Naik Tipis ke Level 5.181

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 09:27 WIB

Terkini

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:35 WIB

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:15 WIB

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB