Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Padat Karya Tunai Pemeliharaan Jalan Babel Mulai Berjalan Hari Ini

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 19 Agustus 2020 | 14:06 WIB
Padat Karya Tunai Pemeliharaan Jalan Babel Mulai Berjalan Hari Ini
Program Padat Karya Tunai (PKT) Bangka Belitung. (Dok : PUPR).

Suara.com - Pandemi Corona tidak hanya menyerang sektor kesehatan, tetapi juga berdampak terhadap sektor ekonomi, dimana banyak orang kehilangan pekerjaannya. Di Indonesia, pemerintah telah mengeluarkan dan melaksanakan sejumlah program untuk dapat mengurangi beban masyarakat dalam masa pandemi ini.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan program Padat Karya Tunai (PKT) dengan melibatkan masyarakat yang terdampak, untuk terlibat dalam penanganan dan pemeliharaan infrastruktur, termasuk pemeliharaan jalan dan jembatan nasional.

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga menjalankan PKT di seluruh provinsi. Dengan Program PKT tersebut, masyarakat diharapkan tetap dapat berpenghasilan dan menjaga daya beli.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung (Babel) melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II mulai hari ini, Rabu (19/8/202) hingga 40 hari ke depan, mengerjakan PKT dengan para pekerja dari masyarakat setempat. 

Kepala Satker PJN Wilayah II Babel, Ferry Sutimarjaya mengatakan, ada 885 orang yang bekerja setiap harinya.

“Rata-rata pekerja yang bergabung dalam program ini merupakan orang-orang yang sektor kerjanya terdampak pandemi Virus Corona. Sebelumnya ada yang bekerja di bank, sales, penjaga toko, karyawan hotel, fotografer dan lainnya,”ungkap Ferry.

Program Padat Karya Tunai (PKT) Bangka Belitung. (Dok : PUPR).
Program Padat Karya Tunai (PKT) Bangka Belitung. (Dok : PUPR).

Untuk mendapatkan para pekerja tersebut, Ferry menuturkan, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) setempat, karena menurutnya, mereka yang lebih mengetahui siapa saja yang membutuhkan pekerjaan.

Bahkan Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie sampai membuat pengumuman mengenai perekrutan tenaga kerja PKT tersebut di laman media sosialnya. Usai pengumuman tersebut, banyak orang yang mendatangi kantor Satker PJN II untuk mendaftarkan diri.

“Alhamdulilah, respons masyarakat bagus. Untuk persyaratannya sendiri, hanya mau bekerja keras, dalam kondisi sehat dan bersedia membawa peralatan kerjanya sendiri,” lanjutnya.

Para pekerja PKT akan bekerja pada dua ruas jalan yaitu ruas jalan batas Belitung Timur-Simpang Padang (sebanyak 463 orang) serta ruas jalan Pilang-Tanjung Ru (sebanyak 422 orang).  Selama masa kerja 40 hari, mereka secara total akan mengerjakan 8,5 kilometer saluran pasangan batu mortar dan 23,5 kilometer galian saluran biasa.

Setiap pekerja akan mendapatkan upah sebesar Rp 120 ribu per harinya. Mereka akan bekerja mulai dari pukul 08.00-17.00 WIB.

Ferry menjelaskan, Satker PJN II mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4,285 miliar  untuk pembayaran upah para pekerja mulai hari ini, hingga 28 September mendatang.  Selain itu pihaknya juga menganggarkan Rp 2,66 miliar untuk bahan material serta Rp 321,46 juta untuk peralatan.

Berbicara mengenai skema pembayaran upah, Ferry menerangkan, Satker PJN II telah berkoordinasi dengan kantor KPPN Tanjungpandan dengan cara Tambahan Uang Persediaan (TUP), yang ditarik sekaligus yang disetujui Kepala KPPN Tanjungpandan. 

Selain itu, untuk distribusi pembayaran PJN II dibantu oleh Kantor BRI Tanjungpandan yang menugaskan lima karyawan untuk membantu pembayaran upah setiap Jumat sore di Kantor Satker PJN II.  

“Untuk pengawasan pelaksaan program Padat Karya Tunai ini dilakukan juga oleh pihak Kejaksaan Tinggi Babel,” sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Program Padat Karya Mampu Serap Banyak Tenaga Kerja di Daerah

Program Padat Karya Mampu Serap Banyak Tenaga Kerja di Daerah

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2020 | 09:00 WIB

Pemberdayaan Masyarakat, Memulihkan Ekonomi Perkotaan di Kala Pandemi

Pemberdayaan Masyarakat, Memulihkan Ekonomi Perkotaan di Kala Pandemi

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2020 | 14:41 WIB

2,1 Juta Orang Kena PHK, Pemerintah Siapkan Rp 11 T di Proyek Padat Karya

2,1 Juta Orang Kena PHK, Pemerintah Siapkan Rp 11 T di Proyek Padat Karya

News | Minggu, 16 Agustus 2020 | 14:42 WIB

Dapat Anggaran Terbesar, Ini Fokus Proyek-proyek Kementerian PUPR pada 2021

Dapat Anggaran Terbesar, Ini Fokus Proyek-proyek Kementerian PUPR pada 2021

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 21:05 WIB

Pentingnya Perubahan Pola Pikir melalui Manajemen Perubahan

Pentingnya Perubahan Pola Pikir melalui Manajemen Perubahan

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 16:56 WIB

Santri Ponpes di Poso Gembira, PUPR telah Selesaikan Pembangunan Rusun

Santri Ponpes di Poso Gembira, PUPR telah Selesaikan Pembangunan Rusun

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 15:58 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB