Badai Laura Berakhir, Harga Minyak Dunia Tetap Turun

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 31 Agustus 2020 | 07:50 WIB
Badai Laura Berakhir, Harga Minyak Dunia Tetap Turun
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia meneruskan penurunan pada akhir pekan lalu seiring kembali pulihnya aktivitas industri perminyakan Amerika Serikat setelah Badai Laura menerpa negara bagian Louisiana dan Texas.

Mengutip CNBC, Senin (31/8/2020) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September 2020 turun 7 sen menjadi 42,97 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober 2020 melorot 4 sen menjadi 45,05 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Kontrak minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober berakhir pada Jumat.

Dalam sepekan terakhir, harga minyak dunia meningkat sekitar 1,5 persen. Harga minyak WTI naik untuk pekan keempat beruntun.

Shell telah kembali menempatkan para personelnya di berbagai aset yang dimiliki perusahaan di Teluk Meksiko yang tidak terdampak badai, termasuk di Norphlet dan Mars Corridors.

Valero Energy telah memulai operasional kilang minyak di Port Arthur, sedangkan Exxon Mobil sedang mempersiapkan operasional kilang minyak di Beaumont.

Badai Laura, melanda Louisiana pada Kamis pagi dengan kecepatan angin 150 mil per jam (240 km per jam). Badai tersebut menewaskan sedikitnya enam orang, merusak bangunan dan menumbangkan pohon.

Aliran listrik terputus di Louisiana dan Texas, tetapi kilang terhindar dari banjir besar.

Produsen minyak telah menutup 1,56 juta barel per hari (bpd) produksi minyak mentah, atau 83 persen dari produksi Teluk Meksiko.

Sementara sembilan kilang telah menutup sekitar 2,9 juta bpd kapasitas, atau 15 persen dari kapasitas pemrosesan AS, menjelang badai.

Valero Energy Corp memulai kembali penyulingan Port Arthur, Texas, 335.000 bpd. Sedangkan Exxon Mobil sedang mempersiapkan untuk memulai kembali kilangnya sebesar 370.000 bpd di Texas.

Namun, perbaikan pabrik Citgo Petroleum di Danau Charles, Louisiana, yang berkapasitas 418.000 bpd dapat memakan waktu empat hingga enam minggu, menurut Mizuho Securities. Perusahaan tidak segera membalas permintaan komentar.

Pada Kamis malam, Port of Houston, pusat ekspor minyak mentah utama AS yang menyumbang sekitar 600.000 bpd pengiriman, sedang dalam proses pembukaan kembali untuk pengiriman komersial.

Perusahaan energi AS mempertahankan jumlah rig minyak dan gas alam yang beroperasi tidak berubah minggu ini, menghasilkan kenaikan bulanan pertama sejak Desember karena harga minyak mentah yang lebih tinggi mendorong beberapa produsen untuk memulai pengeboran lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Badai Laura Tak Terlalu Besar, Harga Minyak Berangsur Turun

Dampak Badai Laura Tak Terlalu Besar, Harga Minyak Berangsur Turun

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 08:24 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Jelang Terjangan Badai Laura

Harga Minyak Dunia Naik Jelang Terjangan Badai Laura

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2020 | 08:15 WIB

Badai Laura Bawa Harga Minyak Dunia Meroket ke Level Tertingginya

Badai Laura Bawa Harga Minyak Dunia Meroket ke Level Tertingginya

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2020 | 08:45 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB