Badai Laura Bawa Harga Minyak Dunia Meroket ke Level Tertingginya

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 26 Agustus 2020 | 08:45 WIB
Badai Laura Bawa Harga Minyak Dunia Meroket ke Level Tertingginya
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah dunia meroket ke level tertingginya setelah produsen AS menutup sebagian besar produksi minyak lepas pantai di Teluk Meksiko menjelang kedatangan Badai Laura.

Mengutip CNBC, Rabu (26/8/2020) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak 73 sen atau 1,6 persen, menjadi 45,86 dolar AS per barel.

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika Serikat, melambung 73 sen, atau 1,7 persen, menjadi 43,35 dolar AS.

Itu merupakan level penutupan tertinggi bagi kedua tolok ukur tersebut sejak 5 Maret, sehari sebelum Arab Saudi dan Rusia gagal menyetujui rencana baru untuk memangkas produksi dan sekitar seminggu sebelum Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan Covid-19 sebagai pandemi.

Produsen minyak di AS mengurangi operasi mereka karena Badai Laura diprakirakan akan menerjang sepanjang pesisir Texas/Louisiana dengan kecepatan 185 kilometer per jam pada Kamis dini hari. Topan Laura diperkirakan memiliki daya rusak sehebat Topan Katrina 2005 lalu.

Laura diperkirakan menguat menjadi badai besar dengan kecepatan angin mencapai 115 mil per jam (185 kilometer per jam) sebelum menghantam pantai dekat perbatasan Texas-Louisiana menurut National Hurricane Center Amerika.

Selasa, produsen mengevakuasi 310 fasilitas lepas pantai dan menutup produksi minyak mentah 1,56 juta barel per hari, atau sekitar 84 persen dari produksi lepas pantai Teluk Meksiko, mendekati penutupan 90 persen yang disebabkan Badai Katrina 15 tahun lalu.

Pada hari Senin, produsen migas menghentikan produksi 1,5 juta barel minyak mentah per hari, sekitar 82 persen dari kapasitas produksi lepas pantai Teluk Meksiko.

Naiknya kurva Covid-19 di sejumlah negara menahan laju naiknya harga minyak mentah dunia. Kelebihan produksi juga berpotensi membuat harga minyak kembali jatuh.

baca juga

American Petroleum Institute (API) melaporkan pada hari Selasa bahwa minggu lalu, produksi minyak AS mencapai 4,52 juta barel, di atas estimasi analis sebesar 3,69 juta barel.

"Secara keseluruhan, badai mungkin membatasi pasokan pekan ini. Tetapi pasar akan segera kembali fokus pada badai terbesar dari semuanya, yaitu Covid-19," kata Bjornar Tonhaugen, Kepala Pasar Minyak Rystad Energy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badai di Teluk Meksiko Buat Harga Minyak Naik

Badai di Teluk Meksiko Buat Harga Minyak Naik

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2020 | 08:46 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Akibat Kasus Corona yang Makin Meningkat

Harga Minyak Dunia Turun Akibat Kasus Corona yang Makin Meningkat

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2020 | 07:24 WIB

Harga Minyak Dunia Merosot 1 Persen Imbas Kelebihan Pasokan

Harga Minyak Dunia Merosot 1 Persen Imbas Kelebihan Pasokan

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 09:09 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×