Minim Stimulus, Harga Emas Dunia Sedikit Meredup

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 14 September 2020 | 07:53 WIB
Minim Stimulus, Harga Emas Dunia Sedikit Meredup
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia tergelincir turun pada perdagangan akhir pekan lalu seiring minimnya stimulus dari Bank Sentral Eropa dan pemerintah Amerika Serikat.

Namun harga emas tetap menguat secara mingguan di tengah ketakutan atas pemulihan ekonomi.

Mengutip CNBC, Senin (14/9/2020) Di pasar spot, harga emas turun 0,7 persen menjadi 1.941 dolar AS per ounce. Harga naik 0,4 persen secara mingguan pada pekan ini. Sedangkan emas berjangka AS turun 0,8 persen menjadi 1.947 dolar AS.

"Ada sedikit kekecewaan dengan ECB, karena ekspektasi bahwa kita akan melihat lebih banyak stimulus," kata Edward Moya, analis pasar senior di broker OANDA.

Presiden ECB Christine Lagarde menahan diri untuk memberi isyarat bahwa ECB akan memperluas stimulus, sementara, Senat AS memblokir RUU Partai Republik untuk bantuan mengatasi dampak virus corona.

"Itu berarti kami tidak akan mengeluarkan stimulus yang sama, yang memberi sinyal ke pasar bahwa segala sesuatunya akan sedikit berbeda ke depannya," kata Daniel Pavilonis, analis senior di RJO Futures.

Emas telah naik 28 persen tahun ini, didukung oleh stimulus besar-besaran oleh bank sentral global, dengan logam dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.

Pavilonis mengatakan emas bisa menyentuh 2.300 dolar AS per ounce pada akhir tahun karena ketidakpastian seputar pasar ekuitas, ekonomi dan pemilihan AS November.

Investor sekarang menunggu pertemuan kebijakan Federal Reserve AS pada 15-16 September.

baca juga

"Pemulihan pasar tenaga kerja telah sepenuhnya terhenti, Kongres telah memberikan nol dolar tambahan sejak pertemuan Fed terakhir, dan akan ada lebih banyak tekanan bagi The Fed untuk mempertahankan sikap akomodatif," kata Moya.

Harga logam lainnya seperti perak turun 0,8 persen menjadi 26,70 dolar AS per ounce, sementara paladium naik 0,8 persen menjadi 2,311.56 dolar AS.

Platinum datar di 926,23 dolar AS tetapi sedang menuju minggu terbaiknya sejak pekan yang berakhir 7 Agustus. Secara mingguan Platinum naik 3,4 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang PSBB Jakarta, Harga Emas Antam Jadi Rp 1.028.000 per Gram

Jelang PSBB Jakarta, Harga Emas Antam Jadi Rp 1.028.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 11 September 2020 | 10:23 WIB

Harga Emas Dunia Naik di Tengah Pelemahan Dolar AS

Harga Emas Dunia Naik di Tengah Pelemahan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 11 September 2020 | 08:43 WIB

PSBB Digaungkan Lagi, Harga Emas Antam Naik Rp 10 Ribu per Gram

PSBB Digaungkan Lagi, Harga Emas Antam Naik Rp 10 Ribu per Gram

Bisnis | Kamis, 10 September 2020 | 10:06 WIB

Terkini

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 08:42 WIB

×