Sampai September 2020, Pemerintah Kucurkan KUR Rp 111 Triliun

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 23 September 2020 | 18:49 WIB
Sampai September 2020, Pemerintah Kucurkan KUR Rp 111 Triliun
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Pemerintah mencatat hingga 18 September 2020 telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp 111,21 triliun atau setara 58,53 persen dari target penyaluran KUR tahun 2020 sebesar Rp 190 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dari Rp 111,21 triliun yang sudah disalurkan tersebut telah dinikmati 3,28 juta debitur.

"Telah diberikan kepada 3,28 juta debitur," kata Airlangga dalam konfrensi pers melalui video teleconference di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Penyaluran KUR yang sangat baik tersebut juga diikuti dengan kualitas KUR yang terjaga dengan baik. Hal tersebut tercermin dengan tingkat NPL KUR terjaga sebesar 0,87 persen pada posisi September 2020.

Airlangga menyebut, tengah masa pandemi Covid-19  terdapat permintaan penambahan plafon KUR dari beberapa penyalur KUR.

Hal tersebut menjadikan total plafon KUR tahun 2020 yang telah didistribusikan sebesar Rp 208,85 triliun.

Jumlah tersebut termasuk Rp 11,3 triliun plafon KUR Super Mikro dan permintaan tambahan plafon KUR untuk skema lainnya.

“Dalam rangka meningkatkan peran UMKM sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi dan penyerap tenaga kerja pada masa pandemi COVID-19, Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pembiayaan UMKM dengan memberikan kemudahan akses, penundaan pembayaran dan menyediakan tambahan subsidi bunga sehingga murah dan meringankan UMKM melalui pelonggaran kebijakan KUR,” katanya.

“Upaya Pemerintah dengan bantuan dari berbagai pihak, termasuk platform digital diharapkan dapat menumbuhkan kembali aktivitas usaha UMKM dan mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional,” tutur Airlangga. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR : Jateng Terdepan dalam Penyaluran Subsidi KUR

DPR : Jateng Terdepan dalam Penyaluran Subsidi KUR

DPR | Senin, 21 September 2020 | 12:35 WIB

Saat New Normal, BRIsyariah Optimistis Capai Target Pemerintah

Saat New Normal, BRIsyariah Optimistis Capai Target Pemerintah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2020 | 12:16 WIB

BRI Salurkan Stimulus Tambahan Subsidi Bunga KUR Tahap Pertama

BRI Salurkan Stimulus Tambahan Subsidi Bunga KUR Tahap Pertama

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2020 | 10:03 WIB

BRI Bantu Restrukturisasi Kredit Usaha Rakyat Pedagang Pasar Purwokerto

BRI Bantu Restrukturisasi Kredit Usaha Rakyat Pedagang Pasar Purwokerto

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2020 | 10:23 WIB

Penyaluran KUR Baru 32 Persen dari Target Rp 190 Triliun

Penyaluran KUR Baru 32 Persen dari Target Rp 190 Triliun

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2020 | 09:42 WIB

Di Tengah Covid-19, BRI Optimistis Salurkan KUR sesuai Target Pemerintah

Di Tengah Covid-19, BRI Optimistis Salurkan KUR sesuai Target Pemerintah

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2020 | 09:01 WIB

Pemerintah akan Beri Relaksasi Buat Nasabah KUR, Begini Syaratnya

Pemerintah akan Beri Relaksasi Buat Nasabah KUR, Begini Syaratnya

Bisnis | Rabu, 08 April 2020 | 17:01 WIB

Ada Wabah Corona, Pemerintah Tetap Wajibkan Pengusaha Bayar THR Pekerja

Ada Wabah Corona, Pemerintah Tetap Wajibkan Pengusaha Bayar THR Pekerja

News | Kamis, 02 April 2020 | 15:49 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×