Pastikan Proyek Lumbung Pangan Dimulai, Presiden Jokowi Kunjungi Kalteng

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 11:33 WIB
Pastikan Proyek Lumbung Pangan Dimulai, Presiden Jokowi Kunjungi Kalteng
Presiden Jokowi mengunjungi food estate di Kalteng, Kamis (8/10/2020). (Dok : Kementan)

Suara.com - Untuk memastikan dimulainya proyek lumbung pangan atau food estate, Presiden Joko Widodo mengunjungi Desa Belanti Siam, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Luas kawasan food estate di Kalteng mencapai 168.000 hektare.

"Hari ini, saya kembali lagi Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Pulang Pisau, ingin memastikan dimulainya food estate," ujar Jokowi, dalam keterangan persnya, Kamis (8/10/2020).

Presiden Jokowi mengunjungi food estate di Kalteng, Kamis (8/10/2020). (Dok : Kementan)
Presiden Jokowi mengunjungi food estate di Kalteng, Kamis (8/10/2020). (Dok : Kementan)

Pada 2020, kawasan food estate yang dikerjakan seluas 30.000 hektare, yang merupakan model percontohan, yaitu di Kabupaten Pulang Pisau seluas 10.000 hektare dan Kapuas 20.000 hektare.

Kunjungan presiden kali ini dalam rangka meninjau proses olah tanah dan tanam padi, keramba ikan, dan peternakan bebek.

"Di sini misalnya, pemupukan kita memakai drone, untuk membajak sawah memakai traktor apung. Saya tanya tadi, satu hari bisa berapa hektare? Operator mengatakan bisa 2 hektare. Inilah kecepatan," ujar Jokowi.

Presiden menambahkan, pengembangan kawasan lumbung pangan yang digarap saat ini berskala besar, sehingga mekanisasi alat-alat modern sangat diperlukan. Selain itu, di kawasan yang sama akan dibuat pengembangan berbagai komoditas, yang meliputi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan, serta perikanan

"Lumbung pangan ini mengkombinasikan sawah yang ditanam padi, kemudian dipinggirnya ditanam jeruk, bawang merah, kelapa, yang kita harapkan, petani bukan hanya menghasilkan padi, tapi ada jeruk, kelapa dan yang lainnya," tambahnya.

Presiden Jokowi mengunjungi food estate di Kalteng, Kamis (8/10/2020). (Dok : Kementan)
Presiden Jokowi mengunjungi food estate di Kalteng, Kamis (8/10/2020). (Dok : Kementan)

Jokowi mengatakan, kombinasi-kombinasi model bisnis ini akan diterapkan di kawasan food estate sebagai tahapan percontohan, sehingga ke depan, jika upaya ini berhasil, maka akan direplikasi ke daerah lain.

Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas memiliki hamparan lahan luas dan semuanya datar, kekayaan airnya melimpah, serta tanah yang subur, sehingga sangat sayang sekali jika tidak dimanfaatkan menjadi produktif.

baca juga

"Dengan cara-cara ini, kita harapkan pendapatan petani akan naik. Tidak hanya dari padi, tapi juga dari jeruk, dari bawang merah, dari kelapa, dari ikan, ditambah juga dari itik," tambah Jokowi.

Secara terpisah, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, food estate merupakan salah satu Program Strategis Nasional 2020-2024 untuk membangun lumbung pangan nasional.

"Upaya ini dapat menciptakan lapangan kerja di pedesaan, memberi perlindungan sosial, meningkatkan pendapatan keluarga petani, serta memastikan ketahanan pangan nasional," ucapnya.

Syahrul menyampaikan, pengembangan kawasan food estate di Kalteng dilakukan dengan teknologi optimalisasi lahan rawa secara intensif, untuk meningkatkan produksi dan indeks pertanaman (IP).

Pengembangan pertanian dilakukan melalui teknologi modern yang sudah ada. Kawasan pengembangan food estate akan dibangun dengan model bisnis korporasi petani, yang melibatkan kelompok tani di lahan per 100 hektare, dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di lahan per 1000 hektare.

"Semua dalam bentuk hilirisasi, dan semua industrinya harus dirancang dengan baik. Pengembangan lahan food estate ini merupakan model percontohan, sehingga di dalamnya, kita harus kembangkan korporasi dalam kelompok yang besar," ucapnya.

Saat ini, khususnya pada masa pandemi Covid-19, sektor pertanian memberikan pertumbuhan positif sebesar 16,24 persen pada kuartal II (q to q). Oleh karena itu diperlukan upaya khusus untuk tetap mempertahankan keamanan dan ketersediaan pangan, demi terciptanya kondisi masyarakat yang damai dan sejahtera.

"Kita semua harus bekerja keras dan bekerja sama dilandasi dalam upaya penyediaan tambahan stok pangan nasional. Semoga wabah ini segera berakhir dan aktifitas kembali normal, sehingga perekonomian masyarakat bangkit kembali," tandas Syahrul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sesuai Arahan Presiden, Kemendagri Buka Layanan Aduan Perbaikan Kebijakan

Sesuai Arahan Presiden, Kemendagri Buka Layanan Aduan Perbaikan Kebijakan

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 10:27 WIB

Intelektual NU Peringatkan Jokowi: What Do You Want Mr Presiden?

Intelektual NU Peringatkan Jokowi: What Do You Want Mr Presiden?

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 22:21 WIB

Temui Demonstran,Ridwan Kamil Kirim Surat ke Jokowi Minta UU Ciptaker Batal

Temui Demonstran,Ridwan Kamil Kirim Surat ke Jokowi Minta UU Ciptaker Batal

Video | Kamis, 08 Oktober 2020 | 16:15 WIB

Mentan : Masa Pandemi, Semua Lini harus Bergerak untuk Membantu

Mentan : Masa Pandemi, Semua Lini harus Bergerak untuk Membantu

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:31 WIB

Massa Protes UU Cipta Kerja, Jokowi Resmikan Food Estate di Kalteng

Massa Protes UU Cipta Kerja, Jokowi Resmikan Food Estate di Kalteng

Jogja | Kamis, 08 Oktober 2020 | 14:58 WIB

Hari Ini Istana Mau Dikepung Demonstran, Jokowi ke Kalimantan Tengah

Hari Ini Istana Mau Dikepung Demonstran, Jokowi ke Kalimantan Tengah

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 10:59 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Runtuh, Minyak Kembali Mengalir

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Runtuh, Minyak Kembali Mengalir

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 14:35 WIB

Urutan Shio dengan Tipe Kecerdasan Paling Unik, Adakah Shio-mu?

Urutan Shio dengan Tipe Kecerdasan Paling Unik, Adakah Shio-mu?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:34 WIB

Bagaimana Cara Mendaftar Driver ShopeeFood?

Bagaimana Cara Mendaftar Driver ShopeeFood?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:30 WIB

Shim Eun Kyung dan WOODZ Batal Bintangi Damako, Ini Film Penggantinya

Shim Eun Kyung dan WOODZ Batal Bintangi Damako, Ini Film Penggantinya

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:30 WIB

Mobil Listrik iCAR V23 Tembus Penyerahan 1.000 Unit ke Konsumen Indonesia

Mobil Listrik iCAR V23 Tembus Penyerahan 1.000 Unit ke Konsumen Indonesia

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:30 WIB

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Bangladesh Diterpa Isu Keretakan Internal

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Bangladesh Diterpa Isu Keretakan Internal

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 14:29 WIB

Bukan Pakai AirPlay, Ini Cara Mudah Sambungkan iPhone ke Layar Google TV

Bukan Pakai AirPlay, Ini Cara Mudah Sambungkan iPhone ke Layar Google TV

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 14:27 WIB

Apakah Ada Sepatu Ortuseight Harga Rp300 Ribuan? Ini Kisarannya untuk Produk Ori

Apakah Ada Sepatu Ortuseight Harga Rp300 Ribuan? Ini Kisarannya untuk Produk Ori

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:21 WIB

Apakah Harus Keramas Dulu sebelum Cat Rambut? Ketahui agar Kulit Kepala Tidak Iritasi

Apakah Harus Keramas Dulu sebelum Cat Rambut? Ketahui agar Kulit Kepala Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:20 WIB

4 Tone Up Sunscreen Buat Kulit Remaja Bikin Cerah Natural Tanpa Efek Dempul

4 Tone Up Sunscreen Buat Kulit Remaja Bikin Cerah Natural Tanpa Efek Dempul

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:20 WIB

×