Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perjuangan Dokter Gigi Banting Stir Jadi Pengusaha Donat Beku

Dwi Bowo Raharjo, Achmad Fauzi

Jum'at, 30 Oktober 2020 | 16:29 WIB
Perjuangan Dokter Gigi Banting Stir Jadi Pengusaha Donat Beku
Diskusi bertajuk Ubah Krisis Jadi Peluang; Kiat Wirausaha Kala Pandemi yang diselenggarakan Suara.com. (Suara.com)

Suara.com - Tak selamanya dokter dibutuhkan di tengah pandemi Covid-19. Tapi ada beberapa dokter yang justru sepi pasien, seperti dokter spesialis gigi.

Hal inilah yang dirasakan Annisa R Amalia, Dokter Spesialis Gigi yang ruangan praktiknya sunyi dari kebisingan suara alat periksa gigi akibat pandemi.

Apalagi, banyak dokter gigi banyak yang tertular covid-19, sehingga wanita yang kerap disapa Icha ini terpaksa tak membuka praktiknya.

Gara-gara itu, membuat dompet Icha tipis, karena tak mendapatkan pemasukan.

"Dokter itu bukan gaji bulanan profit sharing. Kalau engga ada pasien, kita totally engga ada gaji. Dan selama ini belum ada kebijakan cicilan belum dipotong. Di Maret masih bisa kita pakai tabungan, nah pas April engga bisa begini terus," ujar Icha dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan Suara.com, Jumat (30/10/2020).

Meski demikian wanita dua anak ini tak patah arang, ia pun mencari ide untuk bisa mencari alternatif pemasukan.

Icha yang pada saat itu melihat orang tuanya memasak donat, mendapatkan ide untuk membuat donat beku. Ia pun langsung mencari cara di youtube untuk membuat donat beku itu.

Dengan modal Rp 80 ribu, Icha langsung mempraktikan donat beku tersebut. Alhasil, Icha bisa membuat 80 hingg 100 buah donat.

"Saya kirim ke saudara ke Bogor, kirim tester ke pasien yang satu sekolahan sama anak, pas dicoba enak. Nah mulai ada pesenan, berlanjut sampai sekarang," ucap dia.

baca juga

Icha juga memanfaatkan sosial media untuk memasarkan. Tapi pemasaran yang, ia lakukan soft selling, dengan memasukkan semua proses pembuatan donat di Instagram pribadinya.

Selain itu, donat buatan Icha berbeda dengan yang lainnya, sebab ia menggunakan ubi cilembu, sehingga tak memerlukan banyak gula.

"Sekarang demandnya makin banyak, makanya makin kelabakan. Saya pagi bikin abis, ada yang engga kebagian. Jadi sata batasin sampai 400 sehari, lebih dari itu engga sanggup," katanya.

Meski sudah membuka praktek, Icha ingin serius terjun di usaha donat beku ini. Bahkan ia telah mendaftarkan merek dan logo donatnya.

Pasalnya, Icha mengaku, terjun di usaha ini sangat menggiurkan dan sangat membantu dari sisi keuangan.

"Yang penting punya keahlian, apalagu bisnis makanan frozen sangat bantu di tengah pandemi, kalau frozen virusnya kan mati, dan biaa dimasak lagi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Percobaan Bunuh Diri Ayah dan Anak, Diduga Karena Depresi Pandemi Covid-19

Percobaan Bunuh Diri Ayah dan Anak, Diduga Karena Depresi Pandemi Covid-19

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 15:42 WIB

Libur Panjang saat Pandemi, Pantai Padang Tetap Ramai Wisatawan

Libur Panjang saat Pandemi, Pantai Padang Tetap Ramai Wisatawan

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 13:27 WIB

LIVE STREAMING: Ubah Krisis Jadi Peluang, Kiat Wirausaha Kala Pandemi

LIVE STREAMING: Ubah Krisis Jadi Peluang, Kiat Wirausaha Kala Pandemi

Video | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 13:58 WIB

Studi Lancet: Kelahiran Prematur Menurun selama Pandemi Covid-19, Mengapa?

Studi Lancet: Kelahiran Prematur Menurun selama Pandemi Covid-19, Mengapa?

Health | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 12:31 WIB

Dampak Covid-19, Industri Pakaian Formal di AS Terpukul dari Hulu ke Hilir

Dampak Covid-19, Industri Pakaian Formal di AS Terpukul dari Hulu ke Hilir

Video | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Cara Menghasilkan Uang dari HP untuk Menambah Pemasukan Keluarga

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:00 WIB

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Dukung Kompetensi Jurnalisme, Pegadaian Kembali Gelar UKW untuk Ratusan Wartawan Indonesia

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:50 WIB

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Impor Migas Indonesia Meroket 70 Persen, Tembus Rp 70 Triliun Lebih dalam Sebulan

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:36 WIB

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Harga Emas Lokal Diprediksi Makin Merana Pekan Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:20 WIB

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Syarat dan Cara Driver Ojol Ajukan Pinjaman KUR, Bisa Dapat Ratusan Juta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

B50 Resmi Diterapkan, Gapki Sebut Tak Ada Kendala Pasokan CPO

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:43 WIB

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Dana SAL Mau Ditarik, Bos BSI Ingatkan Jangan Mendadak agar Pasar Tak Bergejolak

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:21 WIB

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Musim Masuk Sekolah Bikin Ritel Bergairah, Penjualan Sepatu Meningkat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:16 WIB

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:10 WIB

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

×