Optimalkan Pertanian, Kementan Tingkatkan Ekspor dalam 4 Tahun ke Depan

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:13 WIB
Optimalkan Pertanian, Kementan Tingkatkan Ekspor dalam 4 Tahun ke Depan
Mentan, Syahrul Yasin Limpo, Jateng, Kamis (15/10/2020). (Dok : Kementan)

Suara.com - Untuk mengoptimalkan potensi pertanian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri dan memenuhi pasar internasional, Kementerian Pertanian (Kementan) menginisiasi Gerakan Tiga Kali Ekspor (Geratieks), sebagai program jangka panjang. Program ini diharapkan mampu menjadi pendobrak luar biasa dalam peningkatan ekspor Indonesia selama 4 tahun ke depan. 

"Saya menitipkan pesan kepada eksportir, agar kalian membuka lapangan pekerjaan secara luas. Kami butuh tangan eksportir agar rakyat kita banyak yang kerja. Caranya dengan meningkatkan ekspor kalian menjadi tiga kali lipat," kata Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, beberapa waktu lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2020 mengalami surplus sebesar 1,27 miliar dolas AS. Surplus ini terjadi karena nilai ekspor lebih besar dari impor.

Adapun nilai ekspor secara keseluruhan pada Juni 2020 mencapai 12,03 miliar dolar AS, sedangkan impor selama Juni sebesar 10,76 miliar dolar AS.

Mengenai hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag), Agus Suparmanto menegaskan bahwa komoditas pertanian memiliki kontribusi besar dalam surplus neraca perdagangan Indonesia selama pandemi Covid-19. Surplus tahun ini, bahkan merupakan yang tertinggi selama 5 tahun terakhir, mengalahkan surplus 2017 sebesar 11,84 miliar dolar AS.

"Neraca dagang kita surplus sebesar 13,5 miliar dolar AS. Hasil ini lebih baik dari 2019, yang dalam periode sama mengalami defisit sebesar 2,24 miliar AS. Komoditas pertanian menjadi penyumbang besar bagi neraca dagang kita selama pandemi," ujar Agus.

Berdasarkan data ekspor kumulatif pada Januari hingga September 2020, sektor pertanian meningkat sebesar 11,5 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu, pada periode yang sama. Adapun produk ekspor yang meningkat adalah buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran dan produk hewan.

"Hal ini memberikan sinyal optimisme bagi masyarakat dan pelaku pasar, bahwa perekonomian Indonesia sudah on track atau di jalurnya menuju ke arah yang lebih baik," katanya.

Bahkan kata Mendag, pihaknya mencatat masih adanya proses ekspor yang dilakukan secara intens oleh beberapa perusahan daerah, khususnya untuk komoditas kopi, kapulaga, karet, hingga produk turunan kelapa sawit.

baca juga

Baru-baru ini, Koperasi Baitul Qiradh Baburrayan sukses mengekspor kopi Arabika Gayonya sebanyak 57,6 ton ke Amerika Serikat. Kopi tersebut diekspor dengan nilai Rp 4,2 miliar.

Bukan hanya itu, produk pertanian lainya, yakni 104 ton kelapa parut asal Sulawesi Utara sukses menambah daftar ekspor Indonesia ke negara Brasil.

Menurut Agus, ke depan, kementeriannya akan fokus untuk meningkatkan lalu lintas ekspor pada hasil olahan makanan dan produk pertanian. Kedua komoditas itu diyakini dapat menyumbang nilai ekspor tinggi di pasar internasional.

"UMKM memang produk yang potensial. Makanan olahan khususnya, dan hasil pertanian, ini yang akan kita ekspor. Makanya, kita akan membuat pelatihan ekspor melaui metode daring untuk memaksimalkan ekspornya," tutupnya.

Sejauh ini, Kemendag dan Kementan sukses membangun kolaborasi dalam membangun sektor pertanian yang jauh lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajak Kaum Muda Bertani, Presiden : Pertanian Berpeluang Besar di Masa Depan

Ajak Kaum Muda Bertani, Presiden : Pertanian Berpeluang Besar di Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 08:48 WIB

Stok Pangan Nasional Aman Hingga Desember 2020, Padi Surplus 7 Juta Ton

Stok Pangan Nasional Aman Hingga Desember 2020, Padi Surplus 7 Juta Ton

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2020 | 12:16 WIB

Sumpah Pemuda, Petani Milenial: Kesejahteraan Pangan Dimulai dari Pertanian

Sumpah Pemuda, Petani Milenial: Kesejahteraan Pangan Dimulai dari Pertanian

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:55 WIB

Pantau Panen Raya di Sumbar, Mentan : Stok Beras Melimpah

Pantau Panen Raya di Sumbar, Mentan : Stok Beras Melimpah

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2020 | 18:35 WIB

Indonesia Berhasil Swasembada Ayam, Sayang Konsumsinya Masih Rendah

Indonesia Berhasil Swasembada Ayam, Sayang Konsumsinya Masih Rendah

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:20 WIB

Tinjau Food Estate di Sumut, Jokowi : Hasilnya Terlihat dalam 2 Bulan Lagi

Tinjau Food Estate di Sumut, Jokowi : Hasilnya Terlihat dalam 2 Bulan Lagi

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:37 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×