Ajak Kaum Muda Bertani, Presiden : Pertanian Berpeluang Besar di Masa Depan

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 08:48 WIB
Ajak Kaum Muda Bertani, Presiden : Pertanian Berpeluang Besar di Masa Depan
Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers terkait Undang-Undang Cipta Kerja di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Jumat, 9 Oktober 2020 / Foto : Sekretariat Presiden

Suara.com - Anak-anak muda Indonesia diajak untuk bertani, tidak malu dan tidak gengsi. Sektor pertanian adalah masa depan yang memiliki peluang besar dalam pasar industri nasional maupun global.

"Forum petani organik muda dapat mengajak lebih banyak anak-anak muda untuk kembali bertani, tidak malu, tidak gengsi. Bangga dan bersemangat karena menjadi petani itu mulia. Dengan pengolahan pertanian secara modern, saya harap, pertanian Indonesia dapat tumbuh sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi nasional. Pertanian akan semakin maju. Masyarakat akan semakin lebih sejahtera," katanya, dalam forum petani muda organik yang disiarkan secara daring, Jakarta, Kamis (29/10/2020).

Jokowi menyebut, hanya dengan cara itu, negara ini akankembali berjaya dan merdeka atas hasil tani yang sangat menjanjikan. Menurutnya, Indonesia bisa terbebas dari bayang-banyang impor, jika semua anak muda memiliki pola pikir yang maju, khususnya dalam pembangunan pertanian ke depan.

Bahkan, Indonesia berpotensi menjadi negara pengekspor dan memenuhi kebutuhan dalam negeri jika sektor pertanian selalu menjadi pilihan bagi sumber kehidupan.

"Inovasi pada sektor pertanian akan menjadi pilar penting pada pertumbuhan ekonomi Indonesia," tambahnya.

Adapun inovasi yang dimaksud presiden, diantaranya adalah perbaikan produksi hingga perbaikan pasca panen seperti proses penanaman, pemeliharaan, hingga pengolahan branding, packaging dan pemasaran. Hal itu membutuhkan peran anak muda dalam melakukan inovasi agar keberadaan petani muda terus meluas.

"Saya percaya, apa yang dilakukan para petani muda organik ini bisa bergulir dengan cepat. Memunculkan berbagai inisiatif di kalangan anak-anak muda. Meluaskan minat menjadi petani, dan mendorong regenerasi petani Indonesia," katanya

Di kesempatan sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan, saat ini Kementerian Pertanian (Kementan) memiliki konsentrasi jangka panjang dalam menumbuhkan minat anak muda pada sektor pertanian modern.

Apalagi, kata dia, sektor pertanian sedang memasuki era baru yang memiliki pendekatan online sistem dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Menurutnya, langkah intervensi pertanian baru harus dilakukan agar Indonesia benar-benar maju, mandiri dan berdaulat pangan.

baca juga

"Di era sekarang, startup dan robot construction sudah menjadi bagian dari pertanian. Dengan begitu, digital systeam menjadi pendekatan baru di sektor pertanian masa depan. Anak muda tidak perlu turun ke lumpur, cukup mainkan remot control sudah bisa tanam dan panen," katanya.

Ke depan, Syahrul optimistis, anak muda mampu menjadi para petani sukses dengan memanfaatkan fasilitas dan bantuan. Dengan begitu, petani akan terus termotivasi untuk melakukan sebuah ide baru dan inovasi kreatif.

"Kemampuan riset dan teknologi yang kita miliki, pasti modern dan pertanian bisa dilakukan dengan baik," katanya.

Sebagai informasi, saat ini,  Kementan sudah menetapkan target pencetakan 2,5 juta petani muda untuk jangka waktu 5 tahun ke depan. Pencetakan ini dilakukan untuk merealisasikan program jangka panjang pemerintah. Upaya ini bahkan sudah dulakukan dengan melakukan kerjasama dengan Kementerian lain dan perguruan tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terima Kunjungan Menlu AS, Jokowi Bahas Kerja Sama Ekonomi Hingga Pertahan

Terima Kunjungan Menlu AS, Jokowi Bahas Kerja Sama Ekonomi Hingga Pertahan

News | Kamis, 29 Oktober 2020 | 15:51 WIB

Berada di Lahan Konsesi, Proyek Ibu Kota Baru Berpotensi Tukar Guling

Berada di Lahan Konsesi, Proyek Ibu Kota Baru Berpotensi Tukar Guling

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:06 WIB

Besok Puluhan Ribu Buruh Demo Besar Tolak UU Cipta Kerja

Besok Puluhan Ribu Buruh Demo Besar Tolak UU Cipta Kerja

Video | Selasa, 27 Oktober 2020 | 11:15 WIB

Kunjungan Kerja ke Sumatera Utara, Jokowi Akan Tinjau Food Estate

Kunjungan Kerja ke Sumatera Utara, Jokowi Akan Tinjau Food Estate

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 10:05 WIB

Jokowi Ucapkan Tanpa Beban Pimpin RI, Ulil: Ternyata Maknanya Berbeda

Jokowi Ucapkan Tanpa Beban Pimpin RI, Ulil: Ternyata Maknanya Berbeda

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 21:54 WIB

Bertindak Represif dan Semena-mena, Polri: Kami Juga Diajarkan HAM

Bertindak Represif dan Semena-mena, Polri: Kami Juga Diajarkan HAM

News | Senin, 26 Oktober 2020 | 20:37 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×