Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kemensos dan Kemenkop UKM Sinergi Kembangkan Usaha Mikro

Fabiola Febrinastri

Selasa, 24 November 2020 | 17:48 WIB
Kemensos dan Kemenkop UKM Sinergi Kembangkan Usaha Mikro
Mensos, Juliari Batubara, dalam sebuah kunjungan. (Dok : Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Juliari P. Batubara mengucapkan apresiasinya kepada Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Teten Masduki, yang ikut bersama meninjau dari dekat dua kegiatan usaha mikro yang dikelola oleh peserta Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi.

“Terima kasih atas dukungan Bapak Menkop UKM kepada kami. Kami punya stok banyak peserta PKH Graduasi yang memiliki rintisan usaha, pak. Jadi kami juga siap menyerahkan kepada Kemenkop UKM untuk diberdayakan lebih lanjut,” kata Juliari, beberapa waktu lalu. 

Dalam kesempatan tersebut, Juliari dan rombongan mengunjungi peserta PKH Graduasi yang sudah menerima Program Kewirausahaan Sosial (ProKUS) di Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, dan Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kunjungan pertama di kediaman Yani Suryani, peserta ProKUS Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta, dengan skala usaha Scale Up dan jenis klaster kuliner. Ia memiliki rintisan usaha gula semut, keripik raja rasa, temu lawak, dan jahe merah.

Kunjungan kedua ke kediaman Waliah, peserta ProKUS Desa Batulayang Kecamatan Cililin, dengan peningkatan sskala usaha (scale up) dan jenis klaster kuliner dengan rintisan usaha berupa produk minuman.

Juliari berpendapat, strategi percepatan penanganan kemiskinan memang harus bersambung dan berkelanjutan sebagaimana dirintis oleh kedua kementerian ini.

“Ini namanya siklus penanganan kemiskinan berjalan tuntas. PKH Graduasi yang memiliki rintisan usaha tadi tinggal di-assesment, karena kami punya datanya. Tinggal apakah diberikan KUR, koperasi atau apa,” katanya.

Dalam kesempatan sama, Teten menyatakan keinginan kuatnya untuk meningkatkan skala usaha PKH Graduasi yang memiliki rintisan usaha seperti Yani Suryani dan Waliah.

“Jadi nanti, ibu bisa bergabung dalam koperasi. Kita lembagakan. Karena dengan koperasi pasarnya akan semakin luas. Keuntungannya lagi di bantuan permodalan dengan bunga lunak akan melalui koperasi,” kata Teten.

baca juga

Data Kementerian Sosial (Kemensos) menunjukkan, di Kabupaten Bandung Barat ada 285 KPM PKH Graduasi yang terdaftar sebagai peserta ProKUS, dengan menerima bantuan sebesar Rp 3,5 juta/KPM.

Bantuan ini diharapkan membuat rintisan usaha ultra mikro KPM PKH Graduasi terus bertahan di tengah sulitnya ekonomi.

“Rintisan usaha yang dikelola KPM PKH Graduasi ini adalah usaha ultra mikro,” katanya.

KPM PKH Graduasi adalah mereka yang masih dalam kategori miskin dan rentan.

Mensos menyatakan, tidak semua masyarakat dengan pendapatan rendah bisa mendapatkan bantuan usaha Kemensos.

“Kami tidak mencari-cari data baru. Kami fokus pada penguatan KPM PKH Graduasi yang memiliki rintisan usaha mikro,” kata Mensos.

Pada 2021, Kemensos akan memperjuangkan anggaran yang jauh lebih besar. Mensos menegaskan, Kemensos harus bisa memberdayakan masyarakat yang mendapat bantuan sosial, sehingga tidak hanya mengandalkan bantuan terus menerus.

“Mereka harus bisa mandiri secara ekonomi, tidak hanya menggantungkan pada bantuan dari pemerintah,” katanya.

Dalam kesempatan sama, Dirjen Pemberdayaan Sosial, Edi Suharto menyatakan, ProKUS dalam pelaksanaannya ada pendampingan dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Bagi pendamping, nantinya dibekali pelatihan, sehingga memiliki kompetensi untuk dapat mengarahkan KPM PKH Graduasi menuju tingkat yang lebih sejahtera,” katanya.

Ia menyampaikan, sesuai dengan konsep integrated and sustainability programme , kewirausahaan sosial dirancang untuk bisa bersinergi dengan program lain termasuk graduasi KPM PKH yang memiliki rintisan usaha.

“Melalui ProKUS, para penerima manfaat diharapkan mampu mengelola modal usaha, memiliki pendapatan berkelanjutan, dan mengalami peningkatkan standar kehidupan,” katanya.

ProKUS Kabupaten Bandung Barat merupakan hasil kerja sama Kemensos melalui Ditjen Pemberdayaan Sosial dengan Oorange Pusat Inkubator Bisnis Universitas Padjadjaran.

“Kepesertaan ProKUS dilakukan melalui penyaringan dan validasi KPM PKH Graduasi yang memiliki rintisan usaha. Kemudian dibekali workshop dan pelatihan per klaster di tiap Kecamatan,” kata Edi.

Selanjutnya, peserta diberikan modal usaha dan pendampingan selama 3 bulan terkait pengelolaan keuangan, pembukuan, dan penumbuhan kebiasaan menabung.

Pendampingan dilakukan oleh Mentor Inkubasi Bisnis (MiBi) dan TKSK. Prokus memiliki 4 jenis klaster, yaitu kriya tekstil/ fesyen, agribisnis, ritel, dan kuliner.

Adapun kategori dipisahkan menjadi 3 berdasarkan skala usaha, yaitu Start Up, bagi KPM PKH graduasi yang belum jelas usahanya dan berjalan kurang dari 1 tahun; Scale Up, bagi yang sudah jelas usahanya dan berjalan lebih dari 1 tahun; serta Inkubasi, bagi yang sudah lebih maju dan sudah jelas pasarnya.

Dalam kesempatan sama, Mensos dan Menkop UKM juga mengunjungi Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) Lumpaat, Desa Batulayang, Kecamatan Cililin.

Puskesos Lumpaat dibentuk tahun ini, yang memiliki 4 petugas sebagai koordinator, front office,back office, dan fasilitator. Jumlah keluhan yang tercatat dan ditangani berjumlah 2-10 orang per hari.

Layanan sosial yang diberikan adalah PKH, RTLH, Program Indonesia Sehat, Program Indonesia Pintar, dan Adminduk. Selain itu juga melayani masyarakat Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) lainnya dan program daerah, salah satunya Jamkesda Kab. Bandung Barat.

Sebagai informasi, Puskesos-SLRT Bandung Barat sudah terbentuk sejak tahun 2016 dengan biaya berasal dari APBN, yaitu Puskesos Desa Cihampelas dan Puskesos Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas.

Pada tahun 2020, bertambah 2 Puskesos mandiri yang dibiayai dana APBD, yaitu Puskesos Desa Sindangkerta, Kecamatan Sindangkerta dan Puskesos Desa Batulayang, Kecamatan Cililin.

Di lokasi kunjungan, Mensos dan MenKop UMKM menyatakan harapannya untuk dapat bersinergi dalam pelaksanaan program-program KemenKop UMKM, yaitu menjadikan Puskesos sebagai penghubung dan tempat pengaduan dalam pelaksanaan Program UMKM di desa-desa, sehingga diharapkan pada tahun 2021, Puskesos di Bandung Barat dapat menjalin kerja sama dengan koperasi dan UMKM sebagai rujukan dari Puskesos di desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku UMKM Terdampak Covid-19, Pemkab Bantul Buat Gerakan Belanja ke Pasar

Pelaku UMKM Terdampak Covid-19, Pemkab Bantul Buat Gerakan Belanja ke Pasar

Jogja | Selasa, 24 November 2020 | 14:03 WIB

Mensos : 450 Ribu Ton Beras telah Selesai Didistribusikan melalui BSB

Mensos : 450 Ribu Ton Beras telah Selesai Didistribusikan melalui BSB

Bisnis | Selasa, 24 November 2020 | 11:05 WIB

Layanan Rehabilitasi Sosial Butuh Peran Serta Pemerintah dan Masyarakat

Layanan Rehabilitasi Sosial Butuh Peran Serta Pemerintah dan Masyarakat

News | Selasa, 24 November 2020 | 07:33 WIB

Kemensos Tambah 20 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial

Kemensos Tambah 20 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Sosial

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 18:11 WIB

Salurkan Bansos Beras ke 10 Juta KPM, Kemensos Apresiasi BGR Logistics

Salurkan Bansos Beras ke 10 Juta KPM, Kemensos Apresiasi BGR Logistics

Bisnis | Senin, 23 November 2020 | 10:19 WIB

Data Penerima Bansos Diperbaharui, Banyak Nama-nama Baru

Data Penerima Bansos Diperbaharui, Banyak Nama-nama Baru

Bisnis | Minggu, 22 November 2020 | 17:35 WIB

Terkini

Pakai Beskap Biru Dongker, Prabowo Jadi Saksi Akad Nikah Sespri Rizky Irmansyah di JCC Senayan

Pakai Beskap Biru Dongker, Prabowo Jadi Saksi Akad Nikah Sespri Rizky Irmansyah di JCC Senayan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Api di Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Kemenhut Pastikan Kondisi Gajah Sumatra Aman

Api di Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Kemenhut Pastikan Kondisi Gajah Sumatra Aman

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Review BukuMelihat Diri Sendiri: Belajar Bercermin Sebelum Sibuk Menilai Orang Lain

Review BukuMelihat Diri Sendiri: Belajar Bercermin Sebelum Sibuk Menilai Orang Lain

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Cara Membedakan Kalkulator Casio Asli dan Palsu, Jangan Salah Beli!

Cara Membedakan Kalkulator Casio Asli dan Palsu, Jangan Salah Beli!

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Tiket Solo Run Fest 2026 Diskon 20 Persen via BRImo, Cek Cara Klaimnya

Tiket Solo Run Fest 2026 Diskon 20 Persen via BRImo, Cek Cara Klaimnya

Bri | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Ongkos Sebuah Kegagalan: Mengapa Orang Dewasa Sulit Mencoba Hal Baru?

Ongkos Sebuah Kegagalan: Mengapa Orang Dewasa Sulit Mencoba Hal Baru?

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Lewat wondrX 2026, BNI Perkuat Kedekatan Penggemar dengan Para Bintang Bulu Tangkis

Lewat wondrX 2026, BNI Perkuat Kedekatan Penggemar dengan Para Bintang Bulu Tangkis

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:58 WIB

Apakah Tinted Sunscreen Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Pahami Dulu 5 Hal Ini

Apakah Tinted Sunscreen Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Pahami Dulu 5 Hal Ini

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat

Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat

Riau | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:42 WIB

Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?

Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:40 WIB

×