Harga Emas Dunia Terus Merosot Imbas Kabar Baik Vaksin Virus Corona

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 30 November 2020 | 09:33 WIB
Harga Emas Dunia Terus Merosot Imbas Kabar Baik Vaksin Virus Corona
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia terus merosot karena berita tentang efektivitas vaksin virus corona atau Covid-19 yang telah ditemukan oleh sejumlah perusahaan farmasi dunia.

Mengutip CNBC, Senin (30/11/2020) harga emas di pasar Spot turun 1,4 persen menjadi 1.785,11 dollar AS per ounce, sebelumnya jatuh ke level terendah sejak 6 Juli di level 1.773.10 per ounce dollar AS.

Posisi harga emas telah merosot sekitar 4,7 persen pada minggu ini. Harga emas berjangka AS tergelincir 1,2 persen menjadi 1.784 dollar AS per ounce.

"Begitu harga menyentuh di bawah level kunci 1.800 dollar AS itu memicu aksi jual. Kemungkinan harga akan menguji level 1.750 dollar AS karena kami memiliki alasan fundamental yang kuat seperti vaksin," kata analis OANDA Craig Erlam.

Lebih lanjut yang membebani emas, ekuitas AS berpacu ke rekor optimisme vaksin dan karena investor berspekulasi bahwa perdagangan global yang lebih tenang di bawah pemerintahan Joe Biden di Amerika Serikat.

"Diyakini bahwa Biden akan mengambil pendekatan yang lebih tenang terhadap perdagangan dengan negara lain seperti China dan itu tercermin di pasar saham," kata analis Natixis Bernard Dahdah.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa jika Electoral College memilih Biden, dia akan meninggalkan Gedung Putih, membuka jalan bagi Biden untuk secara resmi menjabat sebagai presiden.

"Namun, dengan suku bunga yang sangat rendah dan prospek stimulus ekonomi yang lebih besar, emas terlihat kuat dalam jangka panjang," kata Dahdah.

Dampak ekonomi dari pandemi COVID-19 telah membuat bank sentral global menekan tingkat suku bunga.

Bersamaan dengan itu, sejumlah besar stimulus ke dalam perekonomian telah menimbulkan kekhawatiran akan inflasi yang lebih tinggi. Ini membantu emas naik lebih dari 17 persen sepanjang tahun ini.

Harga perak turun 3,4 persen menjadi 22,65 dollar AS per ounce dan ditetapkan untuk membukukan penurunan mingguan 6,3 persen.

Platinum naik 0,3 persen menjadi 964,86 dollar AS dan paladium naik 1,7 persen menjadi 2.424,56 dollar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Harga Minyak Dunia Terus Naik Seiring Kabar Baik Vaksin Corona

Tren Harga Minyak Dunia Terus Naik Seiring Kabar Baik Vaksin Corona

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 09:14 WIB

Penting! Jangan Langsung Menyetir Usai Terima Vaksin Corona

Penting! Jangan Langsung Menyetir Usai Terima Vaksin Corona

Sumsel | Jum'at, 27 November 2020 | 19:48 WIB

Usai Terima Vaksin Virus Corona, Pasien Dilarang Mengemudi Sampai 15 Menit

Usai Terima Vaksin Virus Corona, Pasien Dilarang Mengemudi Sampai 15 Menit

Health | Jum'at, 27 November 2020 | 18:26 WIB

Terkini

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Anggaran MBG dan Kopdes Merah Putih Tak Akan Dipotong di Tengah Efisiensi Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:15 WIB

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Skandal BNI, Kronologi Hilangnya Uang Jemaat Gereja di Rantauprapat Rp 28 Miliar

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:04 WIB

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:02 WIB

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Pemerintah Akan Kenakan Pajak Tambahan untuk Perusahaan yang Untung Berlipat Akibat Konflik di Teluk

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 21:01 WIB

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:57 WIB

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Dana Umat Rp28 Miliar Raib di BNI Rantauprapat, Bank Cuma Janji Talangi Rp7 M

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:55 WIB

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:34 WIB

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 20:10 WIB

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 19:58 WIB