Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Ingin Untung dari Tabungan & Deposito Dolar? Perhatikan 5 Hal Berikut Ini

Fabiola Febrinastri

Selasa, 01 Desember 2020 | 09:00 WIB
Ingin Untung dari Tabungan & Deposito Dolar? Perhatikan 5 Hal Berikut Ini
Ilustrasi tabungan dan deposito dolas AS. (Dok : digibank by DBS)

Suara.com - Globalisasi telah membawa arah baru dalam kehidupan manusia. Kini, siapa saja bisa dengan mudah melakukan transaksi jual beli baik barang maupun jasa lintas negara. Hal ini membuat kebutuhan untuk memiliki tabungan dalam bentuk valuta asing seperti tabungan dolar terus meningkat.

Tidak saja untuk urusan perdagangan, para freelancer yang terbiasa bekerja lintas negara juga membutuhkan tabungan dolar untuk memudahkan proses pembayaran. Begitu pula dengan Anda yang sering melakukan transaksi lintas negara baik untuk keperluan pendidikan, kesehatan, maupun hiburan.

Salah satu manfaat utama yang akan Anda rasakan dengan memiliki tabungan dolar adalah bisa dimanfaatkan sebagai instrumen investasi. Apalagi valuta asing, terutama Dolar Amerika Serikat (USD) merupakan salah satu investasi lindung nilai yang bisa bertahan dalam menghadapi resesi.

Sekarang, tidak sulit bagi Anda untuk memiliki rekening dolar. Dengan membuka rekening yang bisa diakses dengan mudah melalui digibank by DBS, Anda bisa membuka rekening hingga membuka deposito dalam 10 mata uang asing

Nah, agar tabungan mata uang asing yang sudah dimiliki bisa bernilai investasi, Anda bisa memanfaatkan fasilitas transaksi konversi valas di digibank Rekening Valas. digibank Rekening Valas merupakan rekening dengan satu nomor rekening dalam beberapa mata uang asing. Saat ini terdapat 10 mata uang, yaitu USD, SGD, AUD, EUR, GBP, CAD, CHF, HKD, JPY, NZD. Dengan begitu Anda bisa switch mata uang berdasarkan harga pasar saat itu.

Untuk tujuan investasi, memiliki deposito valas di digibank by DBS akan membawa banyak keuntungan. Selain 10 pilihan mata uang, investasi bisa dilakukan dengan penempatan dana mulai dari USD 100 dengan bunga yang sangat kompetitif. Anda juga bisa menentukan tenor 1 sampai 12 bulan dan bisa diakses selama 24/7, tanpa henti.

Selanjutnya, agar tabungan dolar yang telah Anda miliki bisa memberi keuntungan investasi, ada baiknya memperhatikan 5 hal sebagai berikut:
1. Tabungan dollar bersifat likuid
Menyimpan aset dalam bentuk dolar akan memberi keuntungan, karena mudah dijual kapan saja dan dengan nilai yang kompetitif. Anda tak perlu khawatir untuk menjualnya bahkan di saat darurat sekalipun.

2. Banyak kegunaan
Memiliki tabungan dolar akan memudahkan saat melakukan transaksi lintas negara, karena diakui banyak negara dunia. Selain itu, mata uang dollar diterima banyak merchant di dalam negeri maupun luar negeri sehingga memudahkan saat bertransaksi online.

Dengan memiliki rekening valas, Anda bisa langsung melakukan pembayaran. Transaksi dengan Aplikasi digibank by DBS tidak akan dikenai biaya administrasi untuk setiap transaksi, sehingga lebih menghemat pengeluaran.

baca juga

3. Pahami Kurs Beli dan Kurs Jual
Berinvestasi valas akan memberi keuntungan ekstra bila Anda turut melakukan transaksi jual beli valas sehingga mendapatkan capital gain dari selisih harga jual dan harga beli.

Agar mendapat capital gain, Anda perlu memahami terlebih dahulu cara membaca situasi pasar dengan memahami kurs beli dan kurs jual. Untuk kepentingan investasi, pastikan Anda hanya menjual dolar yang disimpan pada saat harga pasar lebih tinggi dibanding saat harga Anda membeli.

4. Transaksi rutin
Untuk tujuan investasi, ada baiknya Anda rutin melakukan transaksi sehingga bisa mendapatkan nilai rata-rata atau disebut Dollar cost averaging (DCA). DCA adalah strategi investasi secara rutin di setiap periode dalam jumlah sama tanpa memperdulikan atau memperhatikan harga pasar saat itu.

Menerapkan strategi DCA dalam berinvestasi valas akan mengurangi resiko akibat berinvestasi secara seketika (lump sum) dan selamat dari jebakan ‘tebak-tebakan’ kapan waktu terbaik untuk masuk menjual dan membeli.

Dollar Cost Averaging dapat membantu memastikan Anda tidak terekspos terlalu dalam ketika membeli di harga tinggi dan membantu segera pulih ketika pasar mengalami koreksi. Dengan strategi DCA, Anda dapat meminimalisir efek naik turunnya pasar terhadap portofolio karena akumulasi harga rata-rata yang diperoleh.

5. Bisa dialihkan untuk Deposito
Berinvestasi dolar tak lengkap bila Anda tak mencoba membuka deposito valas. Deposito valas memberi manfaat maksimal karena lindung nilai. Tren harga dolar yang bagus juga bisa dimanfaatkan untuk memberi keuntungan tambahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BP Tapera Bersiap untuk Pengembalian Dana Taperum PNS dan Pensiunan

BP Tapera Bersiap untuk Pengembalian Dana Taperum PNS dan Pensiunan

Bisnis | Rabu, 25 November 2020 | 06:30 WIB

Tingkatkan Profit , MNC Bank Resmi Luncurkan Tabungan Berhadiah

Tingkatkan Profit , MNC Bank Resmi Luncurkan Tabungan Berhadiah

Bisnis | Senin, 16 November 2020 | 16:50 WIB

Bantu Masyarakat, Pemerintah Beri Buku Tabungan pada Penerima BSPS Jateng

Bantu Masyarakat, Pemerintah Beri Buku Tabungan pada Penerima BSPS Jateng

Bisnis | Kamis, 12 November 2020 | 09:54 WIB

Kuartal III 2020, BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,12 Triliun

Kuartal III 2020, BTN Cetak Laba Bersih Rp 1,12 Triliun

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2020 | 19:16 WIB

Syarat Pengajuan Tabungan Hari Tua dan Pensiun Pertama PNS

Syarat Pengajuan Tabungan Hari Tua dan Pensiun Pertama PNS

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 16:12 WIB

Simak, Ini 6 Kondisi yang Memperbolehkan Penggunaan Dana Darurat

Simak, Ini 6 Kondisi yang Memperbolehkan Penggunaan Dana Darurat

Jogja | Selasa, 30 Juni 2020 | 15:24 WIB

Terkini

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:08 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:01 WIB

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:54 WIB

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:48 WIB

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!

Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:25 WIB

IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI

IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:17 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:05 WIB

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:51 WIB

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB