Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.710.000
IHSG 6.989,426
LQ45 707,762
Srikehati 340,630
JII 476,486
USD/IDR 17.030

PUPR Komitmen Gunakan Inovasi Teknologi untuk Bangun Rumah Masyarakat

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 01 Desember 2020 | 10:36 WIB
PUPR Komitmen Gunakan Inovasi Teknologi untuk Bangun Rumah Masyarakat
Penggunaan teknologi balutan lapisan ferosemen. (Dok : PUPR)

Suara.com - Inovasi teknologi ferosemen menjadi komitmen Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam Program Direktorat Rumah Swadaya untuk pemenuhan kebutuhan terhadap rumah layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Fasilitas ini diberikan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Penggunaan ferosemen ini akan kita implementasikan dalam Program Rumah Swadaya, terutama sebagai upaya kita untuk memperoleh hasil dari sisi struktur yang kuat sehinggah rumah swadaya dapat memenuhi target-target SDGs (Sustainable Development Goals), “ ujar Direktur Rumah Swadaya Dirjen Perumahan, Ir. K. M. Arsyad, M.Sc, saat membuka kegiatan secara daring via zoom, beberapa waktu lalu.

Untuk mewujudkan hal ini, Direktorat Jenderal Perumahan melalui Direktorat Rumah Swadaya menyelenggarakan “Pengenalan dan Praktik Teknologi Balutan Ferosemen”, di Provinsi Gorontalo selama 5 hari, dimulai pada Senin (16/11/2020) sampai Jumat (20/11/2020).

“Pengenalan dan Praktik Teknologi Balutan Ferosemen”, di Provinsi Gorontalo. (Dok : PUPR)
“Pengenalan dan Praktik Teknologi Balutan Ferosemen”, di Provinsi Gorontalo. (Dok : PUPR)

Rumah yang memenuhi persyaratan layak huni harus memperhatikan segi keselamatan bangunan dan mampu meminimalisir kerusakan, sehingga keselamatan penghuni terhadap dampak bencana gempa pun terjamin. Salah satu upaya antisipasi yang dapat dilakukan adalah menerapkan teknologi balutan lapisan ferosemen sebagai teknologi alternatif untuk memperkuat bangunan rumah.

Menurut Arsyad, penggunaan inovasi teknologi ferosemen ini, selain sebagai bagian dari Program Direktorat Rumah Swadaya, juga sekaligus untuk memberikan pemenuhan komitmen terhadap tim World Bank, yang mana Direktorat Rumah Swadaya melakukan perubahan-perubahan dari sisi pengelolaan keselamatan dan monitoring BSPS.

Arsyad juga menyampaikan, target SDGs tidak hanya fokus dari struktur saja, tapi juga hal lain, seperti akses mandi-cuci-kakus (MCK), akses air minum dan kecukupan yang luas.

Teknologi balutan lapisan ferosemen yang digagas oleh Ir. Teddy Boen ini merupakan metode perkuatan bangunan rumah berupa pemasangan kawat (wiremesh) sebagai lapisan perkuatan pada dinding pasangan bata untuk menambah kekuatan struktur dan mengurangi, atau menghilangkan penggunaan tulangan baja.

Metode ini dinilai dapat mendukung kekuatan bangunan terhadap gempa, mudah dalam pemasangan dan lebih efisien dalam hal biaya konstruksi.

Kepala Pelaksana PIU NAHP, Chandra Rudi Situmorang, ST, MT di sela pembukaan acara menyampaikan, teknologi ferosemen menjadi salah satu indikator yang digunakan di dalam proses peningkatan kualitas konstruksi rumah, sebagaimana yang sudah disepakati dengan World Bank.

“Saat ini, kami sedang melaksanakan proses restrukturisasi alokasi pinjaman luar negeri untuk kegiatan National Affordable Housing Program (NAHP) untuk melaksanakan pengalihan dana dari komponen 1, yaitu BP2BT, ke komponen 2 yakni BSPS, serta ke depan, akan ada tambahan dana dari World Bank sebesar 90 juta dolar AS, yang akan kami gunakan sebagai penambahan alokasi BSPS yang sudah kita laksanakan sekarang,” terangnya.

Adapun peserta kegiatan ini berasal dari Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu, dalam hal ini PPK dan Kaur Teknis Rumah Swadaya dari seluruh provinsi di Indonesia.

Kasubdit Pelaksanaan Bantuan Stimulan Direktorat Rumah Swadaya, Ir. Fitrah Nur, M.Si menyampaikan, pelaksanaan kegiatan pengenalan teknologi balutan ferosemen ini langsung dipraktikkan oleh para peserta kegiatan pada hari kedua setelah penerimaan materi yang mengunjungi lokasi di Desa, Bendungan dan Desa Suka Damai, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Tahap III, 1.000 Rumah Tak Layak Huni di DIY Dapat Bantuan Pemerintah

Masuk Tahap III, 1.000 Rumah Tak Layak Huni di DIY Dapat Bantuan Pemerintah

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 12:29 WIB

Hari Bhakti ke-75, PUPR Gelar Pameran Foto Di Gancit

Hari Bhakti ke-75, PUPR Gelar Pameran Foto Di Gancit

News | Sabtu, 28 November 2020 | 15:54 WIB

PUPR Hadirkan Buku Manual Desain Rumah Khusus sebagai Panduan

PUPR Hadirkan Buku Manual Desain Rumah Khusus sebagai Panduan

Bisnis | Jum'at, 27 November 2020 | 16:11 WIB

7.000 Rumah Lebih di Sumut Terima Program Bedah Rumah Senilai Rp 126 Miliar

7.000 Rumah Lebih di Sumut Terima Program Bedah Rumah Senilai Rp 126 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 November 2020 | 18:39 WIB

Terima Penghargaan, PUPR Dinilai Mampu Memberi Layanan kepada Publik

Terima Penghargaan, PUPR Dinilai Mampu Memberi Layanan kepada Publik

Bisnis | Rabu, 25 November 2020 | 19:03 WIB

Alokasikan Rp 52,5 M, PUPR Bedah 3.000 Rumah Masyarakat di Kalimantan Utara

Alokasikan Rp 52,5 M, PUPR Bedah 3.000 Rumah Masyarakat di Kalimantan Utara

Bisnis | Selasa, 24 November 2020 | 18:53 WIB

Terkini

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Kemnaker: Perusahaan Aktif Sertifikasi Magang, Dapat Reward dan Prioritas Program

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:37 WIB

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Pemerintah Hapus Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Demi Lindungi Industri Penerbangan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 21:06 WIB

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:55 WIB

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

OJK Mitigasi Risiko Jelang Keputusan Bobot Indeks MSCI

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung

Pemerintah Jaga Harga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau Meski Harga Avtur Melambung

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:44 WIB

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Bahlil Berpikir Keras Cari Stok LPG

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:43 WIB

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Emiten PPRE Raih Kontrak Proyek Infrastruktur Penunjang Hilirisasi Nikel

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 20:36 WIB

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di QI 2026, Purbaya: Ekonomi Alami Perbaikan

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:32 WIB

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

BEI Akui Pengungkapan Saham Terkonsentrasi Tinggi Bikin Investor Asing Kabur

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 19:03 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN

Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN Tinggi, Sorot Anggaran Besar BGN

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 18:55 WIB