Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.986,497
LQ45 594,918
Srikehati 295,219
JII 350,443
USD/IDR 17.983

PUPR Komitmen Gunakan Inovasi Teknologi untuk Bangun Rumah Masyarakat

Fabiola Febrinastri

Selasa, 01 Desember 2020 | 10:36 WIB
PUPR Komitmen Gunakan Inovasi Teknologi untuk Bangun Rumah Masyarakat
Penggunaan teknologi balutan lapisan ferosemen. (Dok : PUPR)

Suara.com - Inovasi teknologi ferosemen menjadi komitmen Kemeterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam Program Direktorat Rumah Swadaya untuk pemenuhan kebutuhan terhadap rumah layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Fasilitas ini diberikan melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Penggunaan ferosemen ini akan kita implementasikan dalam Program Rumah Swadaya, terutama sebagai upaya kita untuk memperoleh hasil dari sisi struktur yang kuat sehinggah rumah swadaya dapat memenuhi target-target SDGs (Sustainable Development Goals), “ ujar Direktur Rumah Swadaya Dirjen Perumahan, Ir. K. M. Arsyad, M.Sc, saat membuka kegiatan secara daring via zoom, beberapa waktu lalu.

Untuk mewujudkan hal ini, Direktorat Jenderal Perumahan melalui Direktorat Rumah Swadaya menyelenggarakan “Pengenalan dan Praktik Teknologi Balutan Ferosemen”, di Provinsi Gorontalo selama 5 hari, dimulai pada Senin (16/11/2020) sampai Jumat (20/11/2020).

“Pengenalan dan Praktik Teknologi Balutan Ferosemen”, di Provinsi Gorontalo. (Dok : PUPR)
“Pengenalan dan Praktik Teknologi Balutan Ferosemen”, di Provinsi Gorontalo. (Dok : PUPR)

Rumah yang memenuhi persyaratan layak huni harus memperhatikan segi keselamatan bangunan dan mampu meminimalisir kerusakan, sehingga keselamatan penghuni terhadap dampak bencana gempa pun terjamin. Salah satu upaya antisipasi yang dapat dilakukan adalah menerapkan teknologi balutan lapisan ferosemen sebagai teknologi alternatif untuk memperkuat bangunan rumah.

Menurut Arsyad, penggunaan inovasi teknologi ferosemen ini, selain sebagai bagian dari Program Direktorat Rumah Swadaya, juga sekaligus untuk memberikan pemenuhan komitmen terhadap tim World Bank, yang mana Direktorat Rumah Swadaya melakukan perubahan-perubahan dari sisi pengelolaan keselamatan dan monitoring BSPS.

Arsyad juga menyampaikan, target SDGs tidak hanya fokus dari struktur saja, tapi juga hal lain, seperti akses mandi-cuci-kakus (MCK), akses air minum dan kecukupan yang luas.

Teknologi balutan lapisan ferosemen yang digagas oleh Ir. Teddy Boen ini merupakan metode perkuatan bangunan rumah berupa pemasangan kawat (wiremesh) sebagai lapisan perkuatan pada dinding pasangan bata untuk menambah kekuatan struktur dan mengurangi, atau menghilangkan penggunaan tulangan baja.

Metode ini dinilai dapat mendukung kekuatan bangunan terhadap gempa, mudah dalam pemasangan dan lebih efisien dalam hal biaya konstruksi.

Kepala Pelaksana PIU NAHP, Chandra Rudi Situmorang, ST, MT di sela pembukaan acara menyampaikan, teknologi ferosemen menjadi salah satu indikator yang digunakan di dalam proses peningkatan kualitas konstruksi rumah, sebagaimana yang sudah disepakati dengan World Bank.

baca juga

“Saat ini, kami sedang melaksanakan proses restrukturisasi alokasi pinjaman luar negeri untuk kegiatan National Affordable Housing Program (NAHP) untuk melaksanakan pengalihan dana dari komponen 1, yaitu BP2BT, ke komponen 2 yakni BSPS, serta ke depan, akan ada tambahan dana dari World Bank sebesar 90 juta dolar AS, yang akan kami gunakan sebagai penambahan alokasi BSPS yang sudah kita laksanakan sekarang,” terangnya.

Adapun peserta kegiatan ini berasal dari Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu, dalam hal ini PPK dan Kaur Teknis Rumah Swadaya dari seluruh provinsi di Indonesia.

Kasubdit Pelaksanaan Bantuan Stimulan Direktorat Rumah Swadaya, Ir. Fitrah Nur, M.Si menyampaikan, pelaksanaan kegiatan pengenalan teknologi balutan ferosemen ini langsung dipraktikkan oleh para peserta kegiatan pada hari kedua setelah penerimaan materi yang mengunjungi lokasi di Desa, Bendungan dan Desa Suka Damai, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Tahap III, 1.000 Rumah Tak Layak Huni di DIY Dapat Bantuan Pemerintah

Masuk Tahap III, 1.000 Rumah Tak Layak Huni di DIY Dapat Bantuan Pemerintah

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 12:29 WIB

Hari Bhakti ke-75, PUPR Gelar Pameran Foto Di Gancit

Hari Bhakti ke-75, PUPR Gelar Pameran Foto Di Gancit

News | Sabtu, 28 November 2020 | 15:54 WIB

PUPR Hadirkan Buku Manual Desain Rumah Khusus sebagai Panduan

PUPR Hadirkan Buku Manual Desain Rumah Khusus sebagai Panduan

Bisnis | Jum'at, 27 November 2020 | 16:11 WIB

7.000 Rumah Lebih di Sumut Terima Program Bedah Rumah Senilai Rp 126 Miliar

7.000 Rumah Lebih di Sumut Terima Program Bedah Rumah Senilai Rp 126 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 November 2020 | 18:39 WIB

Terima Penghargaan, PUPR Dinilai Mampu Memberi Layanan kepada Publik

Terima Penghargaan, PUPR Dinilai Mampu Memberi Layanan kepada Publik

Bisnis | Rabu, 25 November 2020 | 19:03 WIB

Alokasikan Rp 52,5 M, PUPR Bedah 3.000 Rumah Masyarakat di Kalimantan Utara

Alokasikan Rp 52,5 M, PUPR Bedah 3.000 Rumah Masyarakat di Kalimantan Utara

Bisnis | Selasa, 24 November 2020 | 18:53 WIB

Terkini

Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan

Cara Gabung Shopee Affiliate, Tips untuk Ibu Rumah Tangga Dapat Cuan Tambahan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:30 WIB

BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ

BCA Syariah Gandeng BEI dan Henan Sekuritas Edukasi Investasi Syariah Mahasiswa PNJ

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 20:19 WIB

Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam

Lagi Butuh Dana Darurat? Gini Cara Pinjam Uang di Shopee Pakai SPinjam

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:53 WIB

Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!

Dokumen Rencana Kunker Bareng Keluarga ke New York Jadi Sorotan, Menteri PU: Batal, batal!

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:42 WIB

BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan

BRI dan Danantara Percepat Transformasi untuk Tingkatkan Efisiensi Pendanaan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:39 WIB

Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT

Purbaya Masih Kaji Permintaan Said Iqbal soal Hapus Pajak JHT

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:23 WIB

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Inovasi Water-Based Dipamerkan untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:20 WIB

Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura

Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:18 WIB

PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia

PFII Diramalkan Akan Bawa Rp500 Triliun ke Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:18 WIB

Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?

Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:24 WIB

×