Idap Kanker Payudara, Ibu Asal Lumajang Jalani Pengobatan Tanpa Biaya

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 01 Desember 2020 | 13:24 WIB
Idap Kanker Payudara, Ibu Asal Lumajang Jalani Pengobatan Tanpa Biaya
Muntik peserta BPJS Kesehatan. (Dok : BPJS Kesehatan).

Suara.com - Muntik (40) berlega hati mendapat penjaminan penuh dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk menjalani operasi pengangkatan kanker payudara. Tak pernah menyangka sebelumnya, Muntik harus menjalani operasi pengangkatan total dan menjalani kemoterapi.

Semua ini berawal ketika pada bulan April 2020 lalu Muntik merasakan ada benjolan yang tak wajar di salah satu bagian tubuhnya.

“Tidak sengaja, waktu diraba ternyata ada benjolan yang tidak seperti biasa cukup besar. Akhirnya saya memeriksakan diri ke puskesmas terdekat. Dokter bilang kemungkinan fam atau tumor jinak. Tetapi dokter menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan ke rumah sakit," ujar Muntik.

Ada perasaan takut dan ragu untuk menerima kenyataan jika akhirnya nanti hasil pemeriksaan lanjutan justru memberikan hasil yang lebih buruk. Namun perasaan khawatir membawa Muntik bertekad untuk mengikuti rekomendasi dokter melakukan pemeriksaan lanjutan dengan berbekal surat rujukan yang diberikan Puskesmas.

“Ketika di rumah sakit, dilakukan tes laboratorium dan hasil sudah keluar dokter mengatakan saya mengidap kanker payudara. Harus dilakukan tindakan pengangkatan total sebelum terlambat. Namanya perasaan memang tidak bisa bohong, benar saja hasil tes ternyata menyatakan saya menderita kanker,” ungkap Ibu dua orang anak ini.

Tak membutuhkan waktu lama, keesokan harinya dokter dan tim medis RS. Bhayangkara Lumajang melakukan pengangkatan kanker yang bersarang di tubuh Muntik. Usai dioperasi Muntik menjalani rawat inap kurang lebih hampir 1 minggu sampai kondisi tubuhnya membaik. Tak sampai disitu, Muntik tetap harus berjuang dengan menjalani kemoterapi 2 minggu sekali. Sampai dengan saat ini sudah hampir 10 kali kemoterapi yang sudah dijalani.

Semua proses pengobatan itu diakui Muntik tanpa biaya. Muntik adalah salah satu peserta JKN-KIS yang dibiayai oleh pemerintah pusat atau biasa disebut peserta PBI-JK. Bantuan berupa asuransi kesehatan dari Pemerintah ini didapat 2 bulan sebelum ia didiagnosa kanker payudara.

“Sudah digariskan sama Allah, dapat kartu BPJS sebelum saya tahu kalau menderita kanker. Ini pentingnya punya BPJS. Sakit itu bisa datang kapan saja. Kalau orang mampu mungkin tidak bingung, kalau saya pasti sudah tidak sanggup membiayai pengobatan ini kalau tidak pakai BPJS. Suami saya petani, dan saya dulu bekerja sebagai tukang masak di warung. Sejak sakit saya berhenti," ujar Muntik.

Muntik menyampaikan ungkapan terima kasihnya karena meski iurannya dibiayai pemerintah, namun ia menyadari ada uluran tangan iuran peserta lain yang turut membantu  biaya pengobatannya. Ia berharap makin banyak masyarakat yang menyadari petingnya memiliki jaminan kesehatan JKN-KIS. Baginya selain untuk melindungi diri sendiri, iuran yang dibayarkan juga bermanfaat juga untuk membantu  biaya pengobatan peserta yang membutuhkan.

baca juga

“Banyak yang mengandalkan BPJS untuk berobat. Harapan saya program ini tetap berlanjut dan terus memberikan kemudahan pelayanan berobat bagi yang membutuhkan,” tutup Muntik .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erma : Biaya Hemodialisa dari Jutaan Rupiah Jadi Gratis karena JKN - KIS

Erma : Biaya Hemodialisa dari Jutaan Rupiah Jadi Gratis karena JKN - KIS

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 11:24 WIB

Anggota Pepabri Ini Mengaku Puas dengan Pelayanan JKN - KIS

Anggota Pepabri Ini Mengaku Puas dengan Pelayanan JKN - KIS

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 11:18 WIB

Penyintas Talasemia : Hidup Saya Bergantung pada JKN  KIS

Penyintas Talasemia : Hidup Saya Bergantung pada JKN KIS

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 11:12 WIB

Kanal Digital Kini Jadi Favorit Masyarakat untuk Akses Layanan Kesehatan

Kanal Digital Kini Jadi Favorit Masyarakat untuk Akses Layanan Kesehatan

Bisnis | Minggu, 29 November 2020 | 16:32 WIB

BPJS Kesehatan Apresiasi Anggota KORPRI dalam Penerapan Protokol Kesehatan

BPJS Kesehatan Apresiasi Anggota KORPRI dalam Penerapan Protokol Kesehatan

Bisnis | Minggu, 29 November 2020 | 16:13 WIB

Dua Kali Operasi karena Saraf Terjepit, Elma: Untung Jadi Peserta JKN - KIS

Dua Kali Operasi karena Saraf Terjepit, Elma: Untung Jadi Peserta JKN - KIS

Bisnis | Jum'at, 27 November 2020 | 11:08 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×