Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Erma : Biaya Hemodialisa dari Jutaan Rupiah Jadi Gratis karena JKN - KIS

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 30 November 2020 | 11:24 WIB
Erma : Biaya Hemodialisa dari Jutaan Rupiah Jadi Gratis karena JKN - KIS
Peserta BPJS Kesehatan. (Dok : BPJS Kesehatan).

Suara.com - Hemodialisa (HD) merupakan terapi cuci darah yang dilakukan di luar tubuh. Bagi mereka yang mengidap penyakit jantung kronis atau gagal ginjal, cuci darah harus dilakukan rutin secara berkala setiap bulannya tergantung kondisi pasien.

Erma yang merupakan salah satu pasien hemodialisa di rumah sakit umum daerah (RSUD) Sinabang, mengaku sudah 10 tahun menderita penyakit ginjal dan bolak-balik berobat dan cuci darah, baik dengan biaya pribadi maupun menggunakan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN -KIS).

“Sebelum punya kartu JKN - KIS ini saya berobat menggunakan biaya sendiri, dan pada saat itu salah satu dokter di rumah sakit yang berada di Medan menyarankan kepada saya untuk mendaftar sebagai peserta dari Program JKN-KIS. Alhamdulillah sejak terdaftar pada April 2019 hingga sekarang ini, saya sudah sangat terbantu sekali oleh Program JKN - KIS,” akunya.

Erma juga menceritakan kisahnya sebelum mengenal Program JKN - KIS yang harus membayar sebesar Rp 19 juta untuk biaya cuci darah dan perawatan dirinya yang dirawat inap selama 4 hari di salah satu rumah sakit di Medan. Ia juga harus menyiapkan uang sebesar Rp 10 juta setiap bulannya untuk melakukan 3 kali cuci darah.

“Kalau tidak ada BPJS Kesehatan saya tidak tau harus mencari uang ke mana untuk biaya cuci darah. Saya termasuk golongan masyarakat kelas ekonomi menengah ke bawah mana sanggup bayar biaya yang besar seperti itu. Alhamdulillah dengan adanya Program JKN - KIS ini saya merasa lega karena sangat terbantu. Begitu juga dengan kawan-kawan yang se-ruangan dan seperjuangan untuk cuci darah,” ungkap Erma sambil menahan haru.

Wanita yang sudah genap berusia 60 tahun ini juga mengungkapkan bahwa dirinya dan teman-teman seperjuangannya di ruang hemodialisa sering berandai-andai bagaimana nasib mereka apabila tidak ada Program JKN - KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan ini. Pasti saat ini mereka tengah sibuk memikirkan bagaimana harus bertahan hidup dan kemana mencari uang untuk biaya berobat.

“Sejak menggunakan Program JKN - KIS, saya jadi lebih bersemangat untuk hidup dan berobat karena Alhamdulillah, seluruh biayanya di tanggung oleh BPJS Kesehatan. Bahkan sejak terdaftar sebagai peserta JKN - KIS, saya sudah tidak pernah membeli obat apapun lagi dan pelayanan yang diberikan juga sangat baik tanpa ada masalah baik di RSUD Sinabang maupun rumah sakit di Medan,” tuturnya.

Saat ditanyai tentang saran dan harapannya kepada BPJS Kesehatan, Erma mengaku cukup terkesima dengan pelayanan yang diberikan terhadap peserta JKN - KIS.

“Dulu kami berobat cukup hanya dengan menempelkan sidik jari kami kepada mesin finger print, namun sekarang sejak Covid-19 kami cukup membawa kartu JKN dan langsung mendapatkan pelayanan. Salah satu metode yang sangat mudah sekali untuk mendapat jaminan kesehatan,” jelas Erma.

Diakhir percakapan, ia berterima kasih kepada peserta JKN - KIS yang telah membayar iuran dan berharap juga agar BPJS Kesehatan tidak menghapus program cuci darah ini karena sangat banyak masyarakat yang membutuhkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota Pepabri Ini Mengaku Puas dengan Pelayanan JKN - KIS

Anggota Pepabri Ini Mengaku Puas dengan Pelayanan JKN - KIS

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 11:18 WIB

Penyintas Talasemia : Hidup Saya Bergantung pada JKN  KIS

Penyintas Talasemia : Hidup Saya Bergantung pada JKN KIS

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 11:12 WIB

Kanal Digital Kini Jadi Favorit Masyarakat untuk Akses Layanan Kesehatan

Kanal Digital Kini Jadi Favorit Masyarakat untuk Akses Layanan Kesehatan

Bisnis | Minggu, 29 November 2020 | 16:32 WIB

BPJS Kesehatan Apresiasi Anggota KORPRI dalam Penerapan Protokol Kesehatan

BPJS Kesehatan Apresiasi Anggota KORPRI dalam Penerapan Protokol Kesehatan

Bisnis | Minggu, 29 November 2020 | 16:13 WIB

Dua Kali Operasi karena Saraf Terjepit, Elma: Untung Jadi Peserta JKN - KIS

Dua Kali Operasi karena Saraf Terjepit, Elma: Untung Jadi Peserta JKN - KIS

Bisnis | Jum'at, 27 November 2020 | 11:08 WIB

Reni Etipa : Jalani Kuretase, Sepenuhnya Ditanggung JKN - KIS

Reni Etipa : Jalani Kuretase, Sepenuhnya Ditanggung JKN - KIS

Bisnis | Jum'at, 27 November 2020 | 10:49 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB