Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Pfizer dan Moderna Raup 32 Miliar Dolar AS dari Penjualan Vaksin Corona

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 14 Desember 2020 | 08:56 WIB
Pfizer dan Moderna Raup 32 Miliar Dolar AS dari Penjualan Vaksin Corona
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

Suara.com - Perusahaan farmasi Pfizer dan Moderna mendapat untung besar dari penjualan vaksin Covid-19. Vaksin yang disebut telah efektif ini bakal diborong oleh beberapa negara untuk menyudahi pandemi.

Seperti dilansir CNNMoney, Analis Wall Street memproyeksikan Pfizer dan Moderna akan meraup pendapatan 32 miliar dolar AS dalam penjualan vaksin Covid-19 pada tahun 2021.

Sedangkan menurut Morgan Stanley, Pfizer diproyeksikan meraih pendapatan 19 miliar dolar AS dalam penjualan vaksin Covid-19 pada tahun 2021.

Namun, Pfizer akan membagi pendapatannya dengan BioNTech perusahaan Jerman yang bermitra untuk mengembangkan vaksin.

Panel penasihat FDA merekomendasikan bahwa badan tersebut memberikan otorisasi penggunaan darurat vaksin yang dikembangkan dua perusahaan tersebut. Para pejabat AS juga memberi lampu hijau dalam penggunaan vaksin tersebut.

Kendati begitu, Morgan Stanley melihat pendapatan Pfizer akan vaksin Covid-19 menurun pada 2022 dan 2023 yang diproyeksikan sebesar 9,3 miliar dolar AS.

Pfizer Inc akhirnya mengumumkan hasil akhir dari uji coba fase tiga dari kandidat vaksin Covid-19 mereka, yang menunjukkan 94% efektif.

Perusahaan mengatakan hasil kemanjuran vaksin yang dikembangkannya bersama BioNTech SE asal Jerman konsisten pada semua kalangan, baik berdasarkan usia maupun etnis.

Vaksin ini juga disebut tidak memiliki efek samping yang besar. Menurut mereka, itu menjadi tanda bahwa imunisasi dapat dilakukan secara luas di seluruh dunia.

Channel News Asia melaporkan, efektivitas pada orang dewasa di atas 65 tahun, yang berisiko tinggi tertular virus corona jenis baru, lebih dari 94%.

Analisis terakhir ini dilakukan setelah perusahaan mengumumkan hasil awal dari uji coba yang menunjukkan 90% efektif pekan lalu.

Pfizer memaparkan ada 170 kasus Covid-19 dalam percobaan terhadap 43 ribu sukarelawan. Sebanyak 162 di antaranya termasuk dalam kelompok plasebo dan 8 di kelompok vaksin.

Sepuluh orang mengembangkan Covid-19 parah, dan salah satunya menerima vaksin.

Perusahaan mengatakan vaksin dapat ditoleransi dengan baik dan sebagian besar efek sampingnya ringan hingga sedang, dapat hilang secara cepat.

Satu-satunya kejadian buruk yang memengaruhi lebih dari 2% pada mereka yang divaksinasi adalah kelelahan. Efek itu memengaruhi 3,7 persen penerima setelah dosis kedua.

"Dengan ratusan ribu orang di seluruh dunia terinfeksi setiap hari, kami sangat membutuhkan vaksin yang aman dan efektif untuk dunia," kata CEO Pfizer Albert Bourla dalam sebuah pernyataan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Negara Ini Gratiskan Vaksin Covid-19 untuk Seluruh Warga, Ada Indonesia?

5 Negara Ini Gratiskan Vaksin Covid-19 untuk Seluruh Warga, Ada Indonesia?

Health | Senin, 14 Desember 2020 | 06:56 WIB

Ini Bahaya Pemilik Alergi Terima Vaksin Covid-19 Pfizer

Ini Bahaya Pemilik Alergi Terima Vaksin Covid-19 Pfizer

Tekno | Senin, 14 Desember 2020 | 05:34 WIB

RS di Medan Belum Buka Pendaftaran Vaksinasi Covid-19, Ini Alasannya

RS di Medan Belum Buka Pendaftaran Vaksinasi Covid-19, Ini Alasannya

Sumut | Senin, 14 Desember 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI

Emiten SMMT dan MGRO Beri Komentar Soal DSI

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:33 WIB

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:14 WIB

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:04 WIB

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Misi Gagal Total, AS-Israel Memilih Berdamai dengan Iran di Tengah Gempuran

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:01 WIB

LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen

LRT Jakarta Fase 1B Masuki Tahap Uji Coba, Waskita Karya Catat Progres Konstruksi 93,07 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:55 WIB

Risiko Besar jika Rupiah Tembus Rp18.000, Siapa yang Dirugikan?

Risiko Besar jika Rupiah Tembus Rp18.000, Siapa yang Dirugikan?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:45 WIB

Digitalisasi di Desa Pleret Bantul, Warga Bisa Urus Layanan Kalurahan Lewat HP dari Rumah

Digitalisasi di Desa Pleret Bantul, Warga Bisa Urus Layanan Kalurahan Lewat HP dari Rumah

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:43 WIB

Moody's Beri Prospek Negatif, Fitch dan S&P Anggap Danantara 'Stabil': Ini Alasannya

Moody's Beri Prospek Negatif, Fitch dan S&P Anggap Danantara 'Stabil': Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 07:35 WIB

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB