Bunga Bank Tak Kunjung Turun, Ketua LPS Sebut Ada Faktor X

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 24 Desember 2020 | 16:11 WIB
Bunga Bank Tak Kunjung Turun, Ketua LPS Sebut Ada Faktor X
Ilustrasi: Transaksi di perbankan. (Antara/Wahyu Putro)

Suara.com - Banyak pihak yang mempertanyakan terkait belum turunnya suku bunga kredit perbankan yang masih double digit sementara suku bunga acuan BI7DRR sudah sangat rendah di level 3,75 persen.

Lantas apa akar permasalahan ini, kenapa pihak perbankan lelet dalam menurunkan suku bunga kreditnya?

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, dalam situasi pandemi ini seharusnya semua pihak bisa berbuat maksimal untuk menentukan arah perekonomian nasional.

"Sektor riil harus bergerak, transmisi kebijakan moneter harus direfleksikan pada sektor riil. Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan terus mendorong pertumbuhan kredit melalui sinergi kebijakan antar anggotanya yaitu LPS, Kemenkeu, BI, dan OJK," kata Purnama dikutip dari akun instagram miliknya, @pyudhisadewa Kamis (24/12/2020).

Menurut dia banyak sekali keluhan yang datang kepada dirinya terkait masalah ini baik pengusaha atau pelaku UMKM.

"Seorang pelaku UMKM bertanya kepada saya mengapa bunga pinjaman bank tidak kunjung turun, ia mengeluhkan beratnya membayar kredit padahal suku bunga acuan sudah turun ke level terendah," ceritanya.

Mendapat pertanyaan tersebut, mantan ekonom ini lantas menjawab bahwa pemerintah terus mendorong pihak perbankan untuk menyesuaikan suku bunga kreditnya dengan berbagai cara.

Seperti halnya menambah likuiditas dalam sistem perekonomian. Dengan semakin besarnya uang yang berputar maka harga uang akan turun sesuai dengan hukum supply demand. Ini sudah dilakukan, namun masih bisa dimaksimalkan lagi.

Selain itu, pemerintah dan BI juga menurunkan imbal hasil obligasi 10 tahun dari sekitar 8 persen menjadi sekitar 6 persen. Hal ini sudah menurunkan suku bunga lainnya di pasar.

baca juga

Dan yang terakhir adalah dengan cara LPS menurunkan tingkat bunga penjaminan simpanan berjangka di bank umum menjadi 4,5 persen. Diharapkan bunga deposito akan turun, sehingga biaya dana (cost of fund) bisa ikut turun.

"Kami akan memonitor apakah biaya dana yang membuat perbankan belum bisa menurunkan bunga pinjaman mereka (padahal ada ruang untuk turun). Jika ini sudah turun namun bunga kredit masih belum turun, maka ada indikasi bahwa biaya dana bukan penyebab sulitnya bank menurunkan bunganya," paparnya.

"Ada faktor X, faktor ini yang perlu dicermati. Ini akan kami diskusikan di forum KKSK karena bisa mengurangi dampak positif dari kebijakan fiskal dan moneter yang sedang dijalankan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Pertahankan Suku Bunga, Ekonom Memprediksi Turun Pada Kuartal I 2021

BI Pertahankan Suku Bunga, Ekonom Memprediksi Turun Pada Kuartal I 2021

Your Say | Selasa, 22 Desember 2020 | 14:35 WIB

Suku Bunga Acuan BI Tetap di Level 3,75 Persen

Suku Bunga Acuan BI Tetap di Level 3,75 Persen

Bisnis | Kamis, 17 Desember 2020 | 16:01 WIB

Gubernur BI Kesal Perbankan Lelet Turunkan Suku Bunga

Gubernur BI Kesal Perbankan Lelet Turunkan Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2020 | 16:07 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×