Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.449,830
LQ45 631,032
Srikehati 307,374
JII 384,118
USD/IDR 17.851

Pandemi Bawa Harga Emas Dunia Naik 25 Persen Sepanjang 2020

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 01 Januari 2021 | 09:09 WIB
Pandemi Bawa Harga Emas Dunia Naik 25 Persen Sepanjang 2020
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia melesat tinggi sepanjang tahun ini akibat adanya pandemi virus corona atau Covid-19.

Mengutip CNBC, Jumat (1/1/2021) harga emas di pasar spot diperdagangkan sekitar 1.892,97 dolar AS per ounce.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup naik 0,1 persen menjadi 1.895,10 dolar AS per ounce.

Emas melambung 25 persen sejauh ini pada 2020 karena bank sentral dan pemerintah secara global memberikan stimulus ekonomi, meletakkan dasar untuk inflasi yang lebih tinggi dan penurunan nilai mata uang.

Federal Reserve akan tetap sangat akomodatif hingga 2022 dan Partai Demokrat yang semakin progresif ingin meminjam dan membelanjakan uang secara agresif, kata Tai Wong, Kepala Perdagangan BMO.

Logam mulia dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang kemungkinan besar dihasilkan dari rekor stimulus fiskal dan kebijakan moneter yang sangat dovish.

Mengungguli emas tahun ini dengan kenaikan hampir 48 persen kinerja terkuat sejak 2010, perak di pasar spot, namun anjlok 1,2 persen menjadi 26,30 dolar AS per ounce pada sesi Kamis.

Palladium tampaknya akan membukukan keuntungan untuk tahun kelima berturut-turut, setelah meroket lebih dari 25 persen pada 2020, sementara platinum berada di jalur untuk mencatat kenaikan tahunan kedua berturut-turut, melesat sekitar 10 persen.

Harga paladium melonjak 3 persen menjadi 2.433,61 dolar AS per ounce dan platinum turun 0,2 persen menjadi 1.063,52 dolar AS pada sesi Kamis.

baca juga

Kedua logam tersebut digunakan pabrikan otomotif dalam pembuatan catalytic converter untuk membersihkan asap knalpot mobil.

Dengan konsumen memilih kendaraan single-family dari pada transportasi umum, logam kelompok platinum akan mendapat keuntungan dari pemulihan penjualan mobil global, pengetatan standar emisi, dan impor China yang kuat, kata Kepala Strategi Pasar Global Axi, Stephen Innes.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar AS Ambles ke Level Terendahnya, Harga Emas Dunia Bersinar

Dolar AS Ambles ke Level Terendahnya, Harga Emas Dunia Bersinar

Bisnis | Kamis, 31 Desember 2020 | 10:12 WIB

Harga Emas Antam Turun Lagi Rp 2.000 Jadi Rp 965.000 per Gram

Harga Emas Antam Turun Lagi Rp 2.000 Jadi Rp 965.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 30 Desember 2020 | 10:54 WIB

Harga Emas Dunia Naik Lagi Imbas Stimulus BLT dari Trump

Harga Emas Dunia Naik Lagi Imbas Stimulus BLT dari Trump

Bisnis | Rabu, 30 Desember 2020 | 10:46 WIB

Terkini

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Panjat Pinang: Dari Hiburan Kolonial Menjadi Tradisi Kemerdekaan

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Skandal di Balai Desa: Hanya Pakai Sarung Saat Digerebek, Oknum Kasun di Gresik Didenda Rp20 Juta

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:49 WIB

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bahlil Ungkap Alasan Presiden Bentuk Bursa Mineral: Prabowo Mau Seluruh Kekayaan Kita Yang Atur!

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:44 WIB

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Pemerintah Siapkan Insentif Percepat Pengembangan Panas Bumi

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:43 WIB

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

5 Tips Menempatkan Posisi Meja Kasir Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Omzet Makin Deras

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:40 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Rupiah Menguat ke Rp17.840, Sikap Hawkish BI Jadi Penopang Mata Uang Garuda

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger

Ngecas Mobil Listrik Pakai Listrik Rumah 2.200 VA, Bisa? Ini Rincian Biaya Tambah Daya Home Charger

Otomotif | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:35 WIB

×