Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BEI Bakal Kedatangan Calon Emiten Kakap, Incar Dana Rp 1,1 Triliun

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 06 Januari 2021 | 18:06 WIB
BEI Bakal Kedatangan Calon Emiten Kakap, Incar Dana Rp 1,1 Triliun
Bursa Efek Indonesia (Shutterstock)

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam waktu dekat bakal kedatangan calon emiten kakap yang bakal mengincar dana hingga Rp 1,1 triliun.

Dia adalah PT Widodo Makmur Unggas Tbk yang bakal menawarkan harga Initial Public Offering atau IPO berkisar antara Rp 142 sampai Rp 200.

Mereka akan melepas saham sebanyak 5.923.076.900 lembar atau setara 35 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Dengan demikian, calon emiten unggas itu berpeluang meraup dana sebesar Rp 841,07 miliar hingga Rp 1,184 triliun.

Direktur Utama PT Widodo Makmur Ungga Tbk, Ali Mas’adi, mengatakan perseroan akan menggunakan dana IPO sebesar 74,3 persen untuk ekspansi dengan menambah serta memperluas sarana produksi.

Sisanya yang sebesar 25,7 persen akan digunakan untuk modal kerja perseroan, terutama pembelian bahan baku pada Feedmill dan pembelian Ayam Broiler Komersial Slaughterhouse. 

“Dengan dana IPO, kami harap pendapatan tahun 2021 mencapai Rp4,3 triliun. Sedangkan sebelum IPO atau akhir tahun 2020 sebesar Rp1,1 triliun,” kata Ali  Public Expose Penawaran Umum Perdana Saham PT Widodo Makmur Unggas secara virtual, Rabu (6/1/2021).

Sementara itu, Komisaris utama PT Widodo Makmur Unggas Tbk, Tumiyana mengatakan, valuasi saham perseroan tergolong murah. Sebab PBV 1,7 kali sedangkan PBV perseroan 1,1 kali.

Adapun berdasarkan Price Earning Ratio (PER) tercatat 12 kali, dibandingkan industri serupa sebesar 24-25 kali.

Saat ini, komposisi kepemilikan saham WMU dimiliki oleh PT Widodo Makmur Perkasa (WMP) 90 persen, Warsini 5 persen, dan Wahyu Andi Susilo 5 persen.

Di tengah pandemi Covid-19, perseroan tetap optimis dapat melanjutkan torehan kinerja positif.

Pada tahun ini, Perseroan memproyeksikan penjualan meroket naik 436 persen dan laba bersih 259 persen dari tahun lalu.

Perseroan pun fokus pada pengembangan bisnis produksi karkas, apalagi di sepanjang semester pertama tahun lalu produksi karkas tumbuh 22 persen menjadi 16 ribu ton.

"Konsumen kita tersebar di seluruh Indonesia dan kebutuhan protein daging ayam nasional terus meningkat. Jadi kita yakin penjualan tahun ini tumbuh tajam," imbuh Ali Mas'adi.

Sesuai rencana, pernyataan pra-efektif dari Otoritas Jasa Keuangan terbit pada tanggal 30 Desember 2020.

Penawaran umum perdana pada 7 Januari – 13 Januari 2021. Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada tanggal 29 Januari 2021.

Perseroan menunjuk CIMB Niaga Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, dan Samuel Sekuritas sebagai Joint Lead Underwriters (JLU). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raffi Ahmad dan Ari Lasso Ngajak Cuan dari Saham, BEI Ingatkan Hal Ini

Raffi Ahmad dan Ari Lasso Ngajak Cuan dari Saham, BEI Ingatkan Hal Ini

Jabar | Selasa, 05 Januari 2021 | 15:53 WIB

28 Perusahaan Siap Melantai di Bursa

28 Perusahaan Siap Melantai di Bursa

Bisnis | Senin, 04 Januari 2021 | 16:15 WIB

Insentif akan Dorong Pelaku Usaha Melantai di BEI

Insentif akan Dorong Pelaku Usaha Melantai di BEI

Jawa Tengah | Senin, 04 Januari 2021 | 10:24 WIB

30 Perusahaan Ditargetkan IPO Tahun Ini

30 Perusahaan Ditargetkan IPO Tahun Ini

Bisnis | Senin, 04 Januari 2021 | 10:19 WIB

51 Perusahaan IPO Tahun 2020, Airlangga Hartarto Sindir Nilainya

51 Perusahaan IPO Tahun 2020, Airlangga Hartarto Sindir Nilainya

Bisnis | Rabu, 30 Desember 2020 | 18:41 WIB

Daftar Saham Top Gainer dan Top Loser Perdagangan Terakhir Tahun 2020

Daftar Saham Top Gainer dan Top Loser Perdagangan Terakhir Tahun 2020

Bisnis | Rabu, 30 Desember 2020 | 16:57 WIB

Listing di BEI, Surge Digital Ecosystem Incar Dana Segar Rp 52,5 Miliar

Listing di BEI, Surge Digital Ecosystem Incar Dana Segar Rp 52,5 Miliar

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2020 | 10:25 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB