facebook

Mentan : Rehabilitasi Jaringan Irigasi Mampu Dukung Upaya Pertanian

Fabiola Febrinastri
Mentan : Rehabilitasi Jaringan Irigasi Mampu Dukung Upaya Pertanian
Saluran irigasi pertanian. (Dok : Kementan)

Saluran irigasi yang telah dibenahi bisa dimaksimalkan masyarakat petani.

Suara.com - Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) menjadi salah satu yang utama dalam mendukung upaya pertanian. Hal inilah yang dilakukan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang diharapkan bisa mengairi lahan hingga 50 hektare.

"Dengan RJIT, kita memastikan air bisa sampai ke petakan-petakan sawah. Dengan demikian, produktivitas bisa terjaga bahkan ditingkatkan. Dengan itu, ketahanan pangan bisa kita jaga," ujar Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, Jakarta, Kamis (21/1/2021).

RJIT di Kabupaten Bandung dilakukan di Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikancung, yang dikerjakan secara swadaya oleh Kelompok Tani Mukti 1.

Dirjen PSP Kementan, Sarwo Edhy mengatakan, kegiatan rehabilitasi bukan hanya membenahi saluran irigasi yang rusak.

Baca Juga: Perkuat Kementan, Wamentan Siap Wujudkan Program yang Tengah Berjalan

"RJIT adalah bagian dari kegiatan padat karya. RJIT dilakukan bukan hanya untuk membenahi saluran irigasi yang rusak. RJIT juga dimaksudkan untuk memaksimalkan fungsi irigasi. Sehingga bisa mendukung peningkatan produktivitas juga indeks pertanaman," tuturnya.

Sarwo berharap, saluran irigasi yang telah dibenahi bisa dimaksimalkan masyarakat petani.

"Sehingga irigasi yang telah direhabilitasi ini juga bisa mendukung peningkatan ekonomi atau memberikan nilai tambah untuk petani," katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar