UMKM Makin Maju Berkat Suntikan PEN Bank BJB

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 22 Januari 2021 | 12:07 WIB
UMKM Makin Maju Berkat Suntikan PEN Bank BJB
UMKM seakin maju berkat suntikan PEN Bank BJB. (Dok : BJB)

Suara.com - Gairah pelaku ekonomi di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tengah terjangan pandemi Covid-19 terus meningkat. Hal ini terlihat di sejumlah UMKM, khususnya di wilayah Jabar dan Banten, seperti Kota Bandung.

Para pelaku UMKM terlihat lebih bersemangat untuk berupaya mendapatkan bantuan suntikan dan dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang disalurkan pemerintah melalui Bank BJB.

Salah satunya Kopi Seru. Di tengah wabah Covid-19 merebak dan memukul para pelaku UMKM, Kopi Seru mampu menunjukkan kinerja bisnis yang terus meningkat. Bahkan, berencana melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri.

”Hadirnya bantuan suntikan dana dari Bank BJB membuat usaha saya bukan saja mampu bertahan di tengah pandemi, namun juga makin berkembang sampai ada rencana membuat cabang di luar negeri, tepatnya di Perth Australia,” kata pemilik Kopi Seru Dave Julian Soepriyadi, saat ditemui di tempat usahanya, Jalan Sarimanis, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Dave menyebutkan, sejak dibuka pertama kali pada 2018, Kopi Seru sebetulnya mampu berkembang dengan baik hingga mampu membuka beberapa cabang di Kota Bandung. Setelah itu, Kopi Seru pun mampu melakukan ekspansi ke luar Bandung seperti Jakarta, Solo, Semarang, Bahkan ke Manado.

Sayang, kehadiran pandemi Covid-19, sempat membuat usahanya tersendat. Meski pun tetap mampu bertahan. Padahal, ia sendiri memiliki keinginan untuk membuka usaha lagi ke luar negeri.

Di tengah progres usahanya yang tersendat pandemi, Bank BJB kemudian hadir memberikan solusi suntikan dana PEN untuk membuat Kopi Seru tetap bertahan dan mampu berkembang lagi. Ini membuat semangat Dave tumbuh kembali dan menatap masa depan pengembangan Kopi Seru dengan lebih optimistis.

”Bantuan dari Bank BJB sangat saya butuhkan untuk pengembangan usaha. Karena jika usaha saya berkembang, tentunya akan banyak terdampak juga ke sektor lain. Misal membuat lowongan pekerjaan, pemberdayaan para petani kopi, serta tentunya seluruh pihak yang terlibat dalam rantai pasok kebutuhan bisnis ini tentunya,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Bank BJB sendiri konsisten berkontribusi dalam agenda percepatan PEN lewat berbagai agenda dan program yang dijalanlan, menyalurkan bantuan kebencanaan, melakukan pelatihan dan pendampingan kepada para pelaku usaha UMKM serta distribusi dan ekspansi kredit kebermanfaatan porsi penempatan uang negara sebagaimana PMK nomor 104/PMK.05/2020 tentang penempatan Dana Dalam Rangka Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional.

Suntikan permodalan kepada sektor produktif merupakan implementasi dari pernyaluran dana program PEN yang dicanangkan pemerintah. Bank BJB optimistis target leverage dana PEN dari Rp 2,5 triliun yang ditempatkan dapat terpenuhi sesuai target mengingat capaian penyaluran saat ini ditorehkan dalam waktu singkat.

baca juga

Dalam perwujudan komitmen bank bjb untuk mendorong laju perekomian, khususnya di jabar melalui Program BJB PENtas (penguatan Ekonomi Nasional Tangguh dan Sejahtera) yang merupakan inisiasi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Pengamat Ekonomi Universitas Pasundan (Unpas), Acuviarta Kartabi mengapresiasi kebijakan yang sudah berjalan berkaitan dengan penyaluran dana PEN di Bank BJB. Namun, Bank BJB menurutnya perlu kebijakan out off the box untuk menyikapi kondisi saat ini.

Menurut dia, captive market Jawa Barat, 90 persennya adalah UMKM. Makanya, hal itu menjadi prioritas dan effort lebih, untuk mencapainya.

”Saya optimistis, Bank BJB bisa lebih baik dari bank Himbara. Tinggal memberikan beragam kemudahan untuk UMKM di Jabar, namun tetap terukur,” kata Acuviarta.

Acuviarta mengungkapkan, sektor konstruksi infrastruktur diketahui juga banyak dibiayai dana PEN. Sebab, sektor kontruksi juga banyak menyerap tenaga kerja dan menambah gerakan roda ekonomi yang lainnya pula. Begitu pun penyaluran kredit. Dengan dorongan program dana PEN, serta program kredit KUR dan lainnya, pasti berdampak signifikan kepada masyarakat.

”Terlebih dengan kondisi seluruh bank saat ini, harus mengalami relaksasi seluruh angsuran kredit, menyebabkan ruang penyaluran kredit menjadi sempit. Selain memperhatikan prudent terhadap sektor-sektor usaha yang banyak terdampak dan ketidakinginan atau menunda penambahan modal dari ajuan kredit,” tandasnya.

Sebagai informasi, skema penyaluran pinjaman dana PEN dari Bank BJB, untuk penyaluran kredit di antaranya Pertanian, Perburuan, Kehutanan sebesar Rp 154 miliar, lalu Industri Pengolahan Rp 794 miliar.

Kemudian, Konstruksi Rp 1,35 triliun, Pedagang Besar dan Eceran Rp 1,34 triliun dan Sektor Lainnya Rp 1,69 triliun. Sedangkan berdasarkan sektor, pencairan dan PEN tersebut diurai dari sektor Korporasi dan Komersial, BPR, KPR, Konsumer dan UMKM.

”Setiap sektor juga kan memiliki multiplier effect. Saling berkaitan, sekecil apa pun usaha di UMKM bisa menarik sumberdaya yang lain,” ujarnya.

Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi mengatakan, dukungan keuangan ini disalurkan untuk mendorong upaya mendongkrak laju perekonomian, khususnya di Jabar.

”Bank BJB selalu siap menjadi mitra berbagai pihak dalam mendorong pembangunan daerah. Kami memiliki peran sebagai agen pembangunan yang selalu diimplementasikan dengan dukungan-dukungan nyata. Terutama dorongan keuangan yang akan memberi dampak ekonimi dan sosial dalam skala lebih luas,” ujar Yuddy.

Pembiayaan ini diharapkan akan menghadirkan multiplier effect yang mendorong yang mendorong geliat aktivitas ekonomi. Dampak ekonomi dapat dirasakan selama proses pemanfaatan dana dapat menciptakan lapangan pekerjaan lebih luas. Serta dapat menyerap produk-produk dalam negeri.

Pencairan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) terus digencarkan untuk segmen produktif dan padat karya. Kucuran pembiayaan ini merupakan bentuk implementasi komitmen Bank BJB dalam mendukung penuh program percepatan PEN lewat penyaluran permodalan di berbagai sektor usaha produktif, khususnya UMKM.

”Pada prinsipnya, kami selalu mendukung penuh berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat, dunia usaha dan pemerintah daerah untuk memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang kami keluarkan guna mendukung program mau pun usaha yang dijalankan agar memberikan hasil optimal,” jelas Yuddy.

Sebagai infomasi, berdasarkan catatan perseroan per 18 Oktober 2020, Bank BJB sudah menyalurkan dana PEN sebesar Rp 5,34 triliun. Artinya, target leverage 2 kali lipat sebesar Rp 5 triliun telah terlampaui dalam hitungan kurang dari tiga bulan sejak gelontoran dana sebesar Rp 2,5 triliun diterima perseroan pada akhir Juli 2020. Angka realisasi kredit PEN bank bjb hingga pertengahan Oktober itu mencapai 106% dari target.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyaluran BPUM Cepat & Mudah oleh BRI, Bantu Kelangsungan Bisnis UMKM

Penyaluran BPUM Cepat & Mudah oleh BRI, Bantu Kelangsungan Bisnis UMKM

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2021 | 11:31 WIB

Mau Dapat Untung dari Bisnis UMKM? Simak Webinar Ini

Mau Dapat Untung dari Bisnis UMKM? Simak Webinar Ini

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2021 | 06:29 WIB

RUPSLB BRI 2021: BRI Perkuat Komitmen kepada UMKM

RUPSLB BRI 2021: BRI Perkuat Komitmen kepada UMKM

Bisnis | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:24 WIB

Agar Tidak Bangkrut, Ini Tips Pertahankan Usaha di Tengah Pandemi Covid-19

Agar Tidak Bangkrut, Ini Tips Pertahankan Usaha di Tengah Pandemi Covid-19

Lifestyle | Kamis, 21 Januari 2021 | 17:50 WIB

Kiat Sukses Raup Untung dari Bisnis UMKM, Simak di Sini

Kiat Sukses Raup Untung dari Bisnis UMKM, Simak di Sini

Bisnis | Kamis, 21 Januari 2021 | 06:54 WIB

Merger Gojek Tokopedia Ciptakan Efisiensi Ekonomi Digital dan Membantu UMKM

Merger Gojek Tokopedia Ciptakan Efisiensi Ekonomi Digital dan Membantu UMKM

Bisnis | Selasa, 19 Januari 2021 | 15:36 WIB

Terkini

BRI Private Dukung Gaya Hidup Sehat Nasabah Lewat Premium Medical Check Up

BRI Private Dukung Gaya Hidup Sehat Nasabah Lewat Premium Medical Check Up

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 16:55 WIB

Bukan Sekadar PM2.5, Mengapa Asap Kebakaran Lebih Berisiko bagi Kesehatan?

Bukan Sekadar PM2.5, Mengapa Asap Kebakaran Lebih Berisiko bagi Kesehatan?

News | Rabu, 23 September 2026 | 16:55 WIB

Apakah Bisa Ganti Foto KTP? Ini Ketentuan, Syarat, dan Caranya

Apakah Bisa Ganti Foto KTP? Ini Ketentuan, Syarat, dan Caranya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 16:55 WIB

Pertamina Patra Niaga Perkuat Tata Kelola Pengadaan & Distribusi Energi, Jaga Ketahanan Nasional

Pertamina Patra Niaga Perkuat Tata Kelola Pengadaan & Distribusi Energi, Jaga Ketahanan Nasional

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:54 WIB

Nikmati Layanan Premium Medical Check Up Bersama BRI Private

Nikmati Layanan Premium Medical Check Up Bersama BRI Private

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 16:51 WIB

He Is Psychometric: Menyingkap Misteri Kejahatan dengan Kekuatan Psikometri

He Is Psychometric: Menyingkap Misteri Kejahatan dengan Kekuatan Psikometri

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:50 WIB

BRI Private Permudah Nasabah Dapatkan Layanan Premium Medical Check Up

BRI Private Permudah Nasabah Dapatkan Layanan Premium Medical Check Up

Malang | Rabu, 23 September 2026 | 16:47 WIB

BRI InFrame 2026 Ajak Jurnalis dan Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Kerakyatan

BRI InFrame 2026 Ajak Jurnalis dan Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Kerakyatan

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 16:46 WIB

BRI InFrame 2026 Hadirkan Kompetisi Fotografi dengan Tema Potret Ekonomi Kerakyatan

BRI InFrame 2026 Hadirkan Kompetisi Fotografi dengan Tema Potret Ekonomi Kerakyatan

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 16:45 WIB

4 Serum Anti-Aging Rp50 Ribuan Tanpa Alkohol Atasi Penuaan Kulit Sensitif

4 Serum Anti-Aging Rp50 Ribuan Tanpa Alkohol Atasi Penuaan Kulit Sensitif

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 16:45 WIB

×