Arus Lalu Lintas Penerbangan Turun 43 Persen Imbas Pandemi

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 03 Februari 2021 | 08:21 WIB
Arus Lalu Lintas Penerbangan Turun 43 Persen Imbas Pandemi
Ilustrasi pesawat mendarat (Pixabay/dirkvermeylen)

Suara.com - AirNav Indonesia mencatat sebanyak 1.202.749 pergerakan pesawat udara sepanjang tahun 2020. Secara year to year (yoy) 2020 dibandingkan dengan 2019, terdapat akumulasi penurunan sebesar 43 persen.

Direktur Utama AirNav Indonesia, M Pramintohadi Sukarno mengatakan, bahwa pergerakan pesawat udara tersebut terdiri dari 568.708 pergerakan keberangkatan, 570.896 pergerakan kedatangan dan 63.145 pergerakan lokal.

“Pada dua bulan pertama di tahun 2020, pergerakan pesawat udara mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2019. Setelah itu, terjadi proses penurunan pergerakan pesawat udara pada bulan Maret 2020 ketika pandemi," ujar Praminto dalam keterangannya yang ditulis Rabu (3/2/2021).

Praminto melanjutkan, penurunan paling signifikan terjadi pada bulan April yaitu 66 persen, Mei -84 persen, dan Juni 72 persen.

Hal ini terjadi sejak adanya pembatasan pergerakan transportasi udara selama masa mudik Idul Fitri Tahun 1441 H dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

"Penurunan pergerakan pesawat udara akibat pandemi Covid-19 tidak hanya dialami di Indonesia saja, tetapi seluruh industri penerbangan dunia. Sebagai contoh perbandingan, Thailand mencatatkan penurunan yoy sebesar 56 persen, sedangkan Singapura mengalami penurunan yoy sebesar 67 persen," jelas dia.

Dijelaskannya, AirNav Indonesia mencatat sepanjang 2020 terdapat penurunan pergerakan pesawat udara untuk rute domestik senilai 40 persen dibandingkan dengan tahun 2019.

Sedangkan untuk pergerakan pesawat udara rute internasional, penurunannya mencapai 67 persen. Pergerakan pesawat udara lintas (overflying) juga mengalami penurunan senilai 64 persen yoy.

Setelah bulan Juni 2020, pergerakan pesawat udara mulai pulih meskipun perlahan. Pemulihan terus berlanjut hingga Desember 2020, di mana penurunan pergerakan pesawat udara yoy menjadi 34 persen.

baca juga

Grafik pergerakan pesawat udara yang berubah-ubah dengan pola yang tidak terprediksi ini mengindikasikan dampak luar biasa pandemi Covid-19 terhadap industri penerbangan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Untuk tahun 2021 ini kami bersama dengan seluruh pemangku kepentingan industri penerbangan di tanah air optimis, industri penerbangan akan semakin pulih," pungkas Praminto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AirNav Kelola 1,2 Juta Pergerakan Pesawat di Indonesia selama 2020

AirNav Kelola 1,2 Juta Pergerakan Pesawat di Indonesia selama 2020

Tekno | Selasa, 02 Februari 2021 | 23:47 WIB

Akhirnya, Izin Penerbangan Perintis Bersubsidi di Kaltim Disetujui Kemenhub

Akhirnya, Izin Penerbangan Perintis Bersubsidi di Kaltim Disetujui Kemenhub

Kaltim | Rabu, 27 Januari 2021 | 10:43 WIB

Benda Mirip Sayap Pesawat Terbang di Bintan Diperiksa TNI AU di Jakarta

Benda Mirip Sayap Pesawat Terbang di Bintan Diperiksa TNI AU di Jakarta

Tekno | Rabu, 27 Januari 2021 | 03:05 WIB

Terkini

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:26 WIB

BEI Kaji Pembagian Dividen dalam Skema Demutualisasi, Besarannya Belum Ditentukan

BEI Kaji Pembagian Dividen dalam Skema Demutualisasi, Besarannya Belum Ditentukan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:25 WIB

8 Harga Bedak Two Way Cake di Bawah Rp100 Ribu, Ada Wardah hingga OMG

8 Harga Bedak Two Way Cake di Bawah Rp100 Ribu, Ada Wardah hingga OMG

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:24 WIB

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:22 WIB

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 14:20 WIB

Cerita Silfester Matutina, 5 Hari Menjabat Komisaris Pelindo Lalu Dipecat

Cerita Silfester Matutina, 5 Hari Menjabat Komisaris Pelindo Lalu Dipecat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi OBSBOT Meet Flip, Diklaim Jadi Webcam 4K Terkecil

Harga dan Spesifikasi OBSBOT Meet Flip, Diklaim Jadi Webcam 4K Terkecil

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 14:19 WIB

Bukan Cuma Dengar Musik, Snapdragon Sound Elite Gen 2 Bawa AI ke Earbuds

Bukan Cuma Dengar Musik, Snapdragon Sound Elite Gen 2 Bawa AI ke Earbuds

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 14:16 WIB

Soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Akan Panggil Ombudsman dan Ditjen PAS

Soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Akan Panggil Ombudsman dan Ditjen PAS

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:12 WIB

Isu Aliran Rp480 Miliar di Muktamar NU, Gus Ipul Ancam Polisikan 3 Orang

Isu Aliran Rp480 Miliar di Muktamar NU, Gus Ipul Ancam Polisikan 3 Orang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 14:08 WIB

×