Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Neraca Dagang Surplus, Pengamat: Industri Kita Tidak Berjalan Normal

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 16 Februari 2021 | 13:24 WIB
Neraca Dagang Surplus, Pengamat: Industri Kita Tidak Berjalan Normal
Ilustrasi resesi ekonomi (Kolase foto/Shutterstock)

Suara.com - Neraca perdagangan Indonesia pada bulan Januari 2021 mengalami surplus sebesar 1,96 miliar dolar AS.

Angka surplus ini didapat dari nilai ekspor yang lebih tinggi dibandingkan nilai impor pada bulan tersebut, dimana nilai ekspor mencapai 15,30 miliar dolar AS sementara impor sebesar 13,34 dolar AS.

Pengamat ekonomi dari Core Indonesia Piter Abdullah mengatakan, kondisi neraca dagang surplus ini tidaklah begitu menggembirakan, pasalnya surplus di dapat dari anjloknya kegiatan importasi.

"Kita mengalami surplus tetapi surplus tersebut menyiratkan satu hal ketidakwajaran karena industri kita tidak berjalan secara normal," ungkap Piter dalam sebuah dialog bertajuk 'Daya Ungkit untuk Ekonomi Bangkit, secara virtual Selasa (16/2/2021).

Piter menjelaskan, dilihat menurut penggunaan barang kegiatan impor dari seluruh pengguna baik untuk konsumsi, untuk bahan baku atau penolong dan juga barang modal keseluruhannya masih mengalami pertumbuhan negatif.

Barang konsumsi misalnya secara month to month mengalami penurunan sebesar 17 persen, sementara secara tahunan turun 2,92 persen, begitu juga impor bahan baku atau penolong mengalami penurunan 2,62 persen secara bulanan dan tahunan anjlok 6,10 persen.

Sementara untuk impor barang modal juga anjlok 21,23 persen secara month to month dan tahunan mengalami kontraksi sebesar 6,49 persen.

"Selama terjadinya pandemi ini mengalami penurunan yang sangat drastis yang baik dari sisi produksi maupun dari penjualan dan itu kemudian berdampak kepada yang sangat sederhana, yang terlihat dari impor kita yang impor bahan baku impor barang modal yang diimpor bahwa barang-barang penolong itu yang semuanya dibutuhkan oleh industri itu menurun sangat drastis," paparnya.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto, surplus Januari 2021 jauh lebih bagus bila dibandingkan Januari 2020 dan 2019 yang masing-masing mengalami defisit 0,86 miliar dolar AS dan 1,16 miliar dolar AS.

"Performa bulan Januari cukup bagus karena ekspornya meningkat 12,24 persen (yoy). Ekspor pertanian naik 13,91 persen, ekspor industri juga naik 11,72 persen, demikian nilai ekspor tambang naik 16,92 persen," kata Kecuk dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Senin (15/2/2021).

Nilai ekspor Indonesia Januari 2021 mencapai 15,30 miliar dolar AS atau turun 7,48 persen dibanding ekspor Desember 2020. Sementara dibanding Januari 2020 naik 12,24 persen.

Ekspor nonmigas Januari 2021 mencapai 14,42 miliar dolar AS, turun 7,11 persen dibanding Desember 2020. Dibanding ekspor nonmigas Januari 2020, naik 12,49 persen.

Sementara nilai impor Indonesia Januari 2021 mencapai 13,34 miliar dolar AS, turun 7,59 persen dibandingkan Desember 2020 atau turun 6,49 persen dibandingkan Januari 2020.

Impor migas Januari 2021 senilai 1,55 miliar dolar AS naik 4,73 persen dibandingkan Desember 2020 atau turun 21,90 persen dibandingkan Januari 2020.

Impor nonmigas Januari 2021 mencapai 11,79 miliar dolar AS, turun 9,00 persen dibandingkan Desember 2020 atau turun 4,00 persen dibandingkan Januari 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Miskin Sumbar Bertambah 20.056 Ribu Orang, Salah Satunya Gegara Rokok

Warga Miskin Sumbar Bertambah 20.056 Ribu Orang, Salah Satunya Gegara Rokok

Sumbar | Selasa, 16 Februari 2021 | 08:20 WIB

Surplus Neraca Dagang Bakal Jadi Penyumbang Positif Pertumbuhan Ekonomi

Surplus Neraca Dagang Bakal Jadi Penyumbang Positif Pertumbuhan Ekonomi

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 00:05 WIB

Meningkat! BPS Ungkap Jumlah Penduduk Miskin di NTB Capai 746.040 orang

Meningkat! BPS Ungkap Jumlah Penduduk Miskin di NTB Capai 746.040 orang

News | Senin, 15 Februari 2021 | 15:52 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB