Tesla Lebih Pilih India Ketimbang Indonesia, Kepala BKPM : Doakan Saja

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 24 Februari 2021 | 12:52 WIB
Tesla Lebih Pilih India Ketimbang Indonesia, Kepala BKPM : Doakan Saja
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. (Suara.com/Mohammad Fadil Djailani)

Suara.com - Produsen mobil listrik Tesla Inc. dikabarkan lebih memilih berinvestasi di India dari pada Indonesia. Perusahaan mobil listrik asal Amerika Serikat itu, dikabarkan akan mulai membangun pabrik mobil listrik di Selatan India, Karnataka.

Padahal sebelumnya pemerintah mengklaim bahwa Tesla ingin menanamkan investasinya di tanah air.

Menanggapi hal tersebut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui secara detail duduk perkara mengapa Tesla tiba-tiba pilih India ketimbang Indonesia.

"Tesla itu komunikasi awalnya dilakukan oleh Kementerian Marves (Maritim dan Investasi) kami di belakangnya. Nah Untuk itu saya akan coba untuk menanyakan lebih lanjut dengan pak Menko (Luhut Binsar Pandjaitan) informasinya sejauh apa," kata Bahlil dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (24/2/2021).

Namun yang pasti kata Bahlil, proses negosiasi dengan pihak Tesla terus dilakukan pemerintah dan itu memerlukan waktu yang tidak sebentar.

"Ini kan masih nego, engga ada yang hengkang, kalau hengkang kan udah tiba baru pergi, ini baru berproses jadi kalau orang berbisnis bernegosiasi deal-deal-an itu biasalah pasang surut, dunia belum berakhir barang ini masih ada," kata Bahlil.

Bahlil mengakui bahwa untuk mengajak perusahaan raksasa berinvestasi di tanah air bukanlah perkara yang mudah, dirinya mencontohkan perusahaan raksasa Jepang, seperti LG dimana proses negosiasinya hampir 1 tahun lebih, barulah LG mau berinvestasi di Indonesia.

"LG itu kan pasang surutnya tinggi juga 1 tahun lebih baru jadi, doakan saja lah yang terbaik," katanya.

Bahlil pun meyakini kedepannya bakal banyak perusahaan kelas dunia yang mau berinvestasi di Indonesia karena telah terbitnya UU Cipta Kerja.

baca juga

"Saya yakinkan bahwa Insya Allah dengan undang-undang Cipta kerja ini akan melahirkan iklim investasi yang lebih baik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Tesla Remuk karena Menabrak SUV, Sopirnya Salahkan Sistem Autopilot

Mobil Tesla Remuk karena Menabrak SUV, Sopirnya Salahkan Sistem Autopilot

Otomotif | Rabu, 24 Februari 2021 | 08:53 WIB

Hyundai Ioniq 5 Meluncur: Interior Lapang dan Baterai Lebih Canggih

Hyundai Ioniq 5 Meluncur: Interior Lapang dan Baterai Lebih Canggih

Otomotif | Selasa, 23 Februari 2021 | 23:45 WIB

Erick Thohir: Indonesia Masih Kejar Investasi Tesla

Erick Thohir: Indonesia Masih Kejar Investasi Tesla

Otomotif | Selasa, 23 Februari 2021 | 21:12 WIB

Terkini

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

×