Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Distribusi di Pamekasan Aman, Petani Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi

Fabiola Febrinastri

Rabu, 24 Februari 2021 | 16:50 WIB
Distribusi di Pamekasan Aman, Petani Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi
Ilustrasi pupuk. (Dok : Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo memberikan apresiasi terhadap Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, yang turut memantau distribusi pupuk bersubsidi. Stok pupuk di Kabupaten Pamekasan dipastikan aman, sehingga petani yang namanya tercantum dalam e-RDKK pun sudah bisa menebus pupuk tersebut.

"Jumlah pupuk bersubsidi terbatas. Oleh karena itu, kita harus sama-sama memantau ketersediaan dan distribusinya sehingga bisa tepat sasaran," katanya, Rabu (24/2/2021).

Di tempat terpisah, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan, agar tepat sasaran, distribusi pupuk bersubsidi dilakukan berdasarkan e-RDKK.

"Di e-RDKK itu ada data petani penerima pupuk subsidi dan jumlah pupuk yang telah disesuaikan, sehingga penyelewengan bisa diminimalisir. Kita juga menerapkan by name by address dalam distribusi ini," terangnya.

Sarwo menjelaskan, petani yang belum masuk e-RDKK masih bisa mendapatkan pupuk bersubsidi tahun depan, namun dengan memperhatian sejumlah kriteria.

"Yang harus diperhatikan, kriteria petani penerima pupuk bersubsidi adalah memiliki KTP, memiliki lahan seluas maksimal 2 hektare, tergabung dalam kelompok tani, dan menyusuk e-RDKK," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Pamekasan,  Ajib Abdullah memastikan, keamanan stok pupuk bersubsidi untuk tahun anggaran 2021.

Hal itu disampaikan untuk menjawab auidensi yang dilakukan DPC GMNI Pamekasan. Stok ketersediaan pupuk tahun ini, untuk para petani di kabupaten berjuluk Kota Gerbang Salam ini, menurutnya masih tercukupi.

“Tidak ada pupuk langka, apalagi awal tahun. Kalau saya amati di lapangan, gak ada kelangkaan pupuk itu,” ungkapnya.

Ajib menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan sekitar 28.000 ton pupuk urea bersubsidi ke pemerintah pusat dan dinyatakan telah disetujui dengan bukti turunnya surat keputusan

baca juga

“Sudah turun SK-nya. Untuk urea tahun ini, kuota pupuk itu sama dengan pengajuan yaitu sekitar 28.000 ton,” sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dekan Pertanian UGM: Kita Harus Membentuk Karakter Konsumsi Pangan Lokal

Dekan Pertanian UGM: Kita Harus Membentuk Karakter Konsumsi Pangan Lokal

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 13:11 WIB

Sektor Pertanian saat Pandemi, Dorodjatun: Untung Pangan Tak Jadi Soal

Sektor Pertanian saat Pandemi, Dorodjatun: Untung Pangan Tak Jadi Soal

News | Selasa, 23 Februari 2021 | 15:49 WIB

UI : 1% Pertumbuhan Pertanian Berdampak pada 1,36% Pertumbuhan Industri

UI : 1% Pertumbuhan Pertanian Berdampak pada 1,36% Pertumbuhan Industri

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2021 | 12:43 WIB

Mentan Minta Para Petani Gunakan Pupuk Bersubsidi dengan Baik

Mentan Minta Para Petani Gunakan Pupuk Bersubsidi dengan Baik

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2021 | 08:48 WIB

Hindari Rugi saat Panen Gagal, Mentan Ajak Petani Asuransikan Lahannya

Hindari Rugi saat Panen Gagal, Mentan Ajak Petani Asuransikan Lahannya

Bisnis | Senin, 22 Februari 2021 | 09:57 WIB

Sambangi Ponpes Al Ghazaly, Mentan SYL Dorong Aksi Kolaboratif Lawan Corona

Sambangi Ponpes Al Ghazaly, Mentan SYL Dorong Aksi Kolaboratif Lawan Corona

News | Minggu, 21 Februari 2021 | 17:36 WIB

Terkini

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:15 WIB

×