Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Distribusi di Pamekasan Aman, Petani Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi

Fabiola Febrinastri

Rabu, 24 Februari 2021 | 16:50 WIB
Distribusi di Pamekasan Aman, Petani Bisa Tebus Pupuk Bersubsidi
Ilustrasi pupuk. (Dok : Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo memberikan apresiasi terhadap Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, yang turut memantau distribusi pupuk bersubsidi. Stok pupuk di Kabupaten Pamekasan dipastikan aman, sehingga petani yang namanya tercantum dalam e-RDKK pun sudah bisa menebus pupuk tersebut.

"Jumlah pupuk bersubsidi terbatas. Oleh karena itu, kita harus sama-sama memantau ketersediaan dan distribusinya sehingga bisa tepat sasaran," katanya, Rabu (24/2/2021).

Di tempat terpisah, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan, agar tepat sasaran, distribusi pupuk bersubsidi dilakukan berdasarkan e-RDKK.

"Di e-RDKK itu ada data petani penerima pupuk subsidi dan jumlah pupuk yang telah disesuaikan, sehingga penyelewengan bisa diminimalisir. Kita juga menerapkan by name by address dalam distribusi ini," terangnya.

Sarwo menjelaskan, petani yang belum masuk e-RDKK masih bisa mendapatkan pupuk bersubsidi tahun depan, namun dengan memperhatian sejumlah kriteria.

"Yang harus diperhatikan, kriteria petani penerima pupuk bersubsidi adalah memiliki KTP, memiliki lahan seluas maksimal 2 hektare, tergabung dalam kelompok tani, dan menyusuk e-RDKK," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Pamekasan,  Ajib Abdullah memastikan, keamanan stok pupuk bersubsidi untuk tahun anggaran 2021.

Hal itu disampaikan untuk menjawab auidensi yang dilakukan DPC GMNI Pamekasan. Stok ketersediaan pupuk tahun ini, untuk para petani di kabupaten berjuluk Kota Gerbang Salam ini, menurutnya masih tercukupi.

“Tidak ada pupuk langka, apalagi awal tahun. Kalau saya amati di lapangan, gak ada kelangkaan pupuk itu,” ungkapnya.

Ajib menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan sekitar 28.000 ton pupuk urea bersubsidi ke pemerintah pusat dan dinyatakan telah disetujui dengan bukti turunnya surat keputusan

baca juga

“Sudah turun SK-nya. Untuk urea tahun ini, kuota pupuk itu sama dengan pengajuan yaitu sekitar 28.000 ton,” sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dekan Pertanian UGM: Kita Harus Membentuk Karakter Konsumsi Pangan Lokal

Dekan Pertanian UGM: Kita Harus Membentuk Karakter Konsumsi Pangan Lokal

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 13:11 WIB

Sektor Pertanian saat Pandemi, Dorodjatun: Untung Pangan Tak Jadi Soal

Sektor Pertanian saat Pandemi, Dorodjatun: Untung Pangan Tak Jadi Soal

News | Selasa, 23 Februari 2021 | 15:49 WIB

UI : 1% Pertumbuhan Pertanian Berdampak pada 1,36% Pertumbuhan Industri

UI : 1% Pertumbuhan Pertanian Berdampak pada 1,36% Pertumbuhan Industri

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2021 | 12:43 WIB

Mentan Minta Para Petani Gunakan Pupuk Bersubsidi dengan Baik

Mentan Minta Para Petani Gunakan Pupuk Bersubsidi dengan Baik

Bisnis | Selasa, 23 Februari 2021 | 08:48 WIB

Hindari Rugi saat Panen Gagal, Mentan Ajak Petani Asuransikan Lahannya

Hindari Rugi saat Panen Gagal, Mentan Ajak Petani Asuransikan Lahannya

Bisnis | Senin, 22 Februari 2021 | 09:57 WIB

Sambangi Ponpes Al Ghazaly, Mentan SYL Dorong Aksi Kolaboratif Lawan Corona

Sambangi Ponpes Al Ghazaly, Mentan SYL Dorong Aksi Kolaboratif Lawan Corona

News | Minggu, 21 Februari 2021 | 17:36 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×