Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Turun dari Level 70 Dolar AS per Barel

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 10 Maret 2021 | 08:04 WIB
Harga Minyak Dunia Turun dari Level 70 Dolar AS per Barel
Ilustrasi harga minyak dunia turun. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah dunia turun menjadi sekitar 68 dolar AS per barel. Penurunan harga ini dikarenakan memudarnya kekhawatiran gangguan pasokan di Arab Saudi, menutupi katalis pelemahan dolar dan prospek pasokan yang lebih ketat di tengah pembatasan produksi OPEC Plus.

Pada sesi Senin, minyak mentah menyentuh level tertinggi sejak dimulainya pandemi virus corona, sehari setelah pasukan Houthi Yaman menembakan drone dan rudal ke fasilitas minyak Saudi.

Namun, Arab Saudi mengatakan pihaknya menggagalkan serangan tersebut, dan harga merosot karena kekhawatiran seputar pasokan mulai mereda.

Memgutip CNBC, Rabu (10/3/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup anjlok 72 sen, atau 1,06 persen menjadi 67,52 dolar AS per barel. Kontrak tersebut mundur setelah diperdagangkan setingginya 69,33 dolar AS per barel.

Brent menembus 71,38 dolar AS per barel pada sesi Senin, level tertinggi sejak 8 Januari 2020.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melorot 1,04 dolar AS atau 1,6 persen menjadi 64,01 dolar AS per barel. Kontrak tersebut mencapai level tertinggi sejak Oktober 2018 pada sesi Senin.

"Ada ekspektasi bahwa kita akan melihat peningkatan lain dalam pasokan minyak mentah Amerika karena pengilangan masih ditutup," kata Phil Flynn, analis Price Futures.

Rekor penurunan persediaan Amerika minggu lalu terjadi setelah penutupan pengilangan Gulf Coast akibat badai musim dingin baru-baru ini di Texas.

"Pasar tampaknya melemah karena kekhawatiran tersebut," ujar Flynn.

baca juga

Putaran terakhir laporan inventaris Amerika diperkirakan menunjukkan stok minyak mentah menurun.

EIA mengatakan saat ini memperkirakan produksi minyak mentah Amerika turun 160.000 barel per hari (bph) pada 2021 menjadi 11,15 juta bph, penyusutan yang lebih kecil dari ekspektasi sebelumnya, yakni penurunan 290.000 bph.

Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) ditambah Rusia dan sekutunya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, pekan lalu memutuskan untuk secara luas mempertahankan kesepakatan pemotongan produksi, memicu reli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kilang Arab Saudi Diserang, Harga Minyak Dunia Langsung Ambles

Kilang Arab Saudi Diserang, Harga Minyak Dunia Langsung Ambles

Bisnis | Selasa, 09 Maret 2021 | 07:51 WIB

Harga Minyak Dunia Sentuh Level Tertingginya Dalam 1 Tahun Terakhir

Harga Minyak Dunia Sentuh Level Tertingginya Dalam 1 Tahun Terakhir

Bisnis | Senin, 08 Maret 2021 | 08:27 WIB

Harga Minyak Mentah Naik Gara-gara OPEC dan Sekutunya

Harga Minyak Mentah Naik Gara-gara OPEC dan Sekutunya

Bisnis | Jum'at, 05 Maret 2021 | 08:11 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×