Pandemi Membuat Akses Data Internet Terus Tumbuh

Iwan Supriyatna

Rabu, 10 Maret 2021 | 14:08 WIB
Pandemi Membuat Akses Data Internet Terus Tumbuh
Ilustrasi akses internet. (Pixabay/foundry)

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang berlangsung sekitar setahun, membuat banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat. Utamanya adalah melakukan kegiatan yang tadinya bersifat tatap muka dalam proses pengajaran, hadir ke kantor untuk bekerja, bertemu langsung rapat dengan banyak orang, berubah menjadi kegiatan berbasis online untuk mencegah penyebaran virus.

"Aktivitas berubah menjadi virtual seperti work from home, pembelajaran jarak jauh, meeting online, berbelanja atau berjualan dari rumah melalui platform eCommerce. Tambah lain mengisi waktu dengan bermain games atau menonton film terbaru secara online, membuat kebutuhan akan akses internet di rumah dan data melalui telepon seluler meningkat tajam," papar Direktur Eksekutif Indonesia ICT Intitute Heru Sutadi, dalam kajiannya, ditulis Rabu (10/3/2021).

Mengutip data we are social-Hootsuite, per Januari 2021 ini jumlah pengguna internet di Indonesia naik 73,7 persen dari populasi Indonesia yang 274,9 juta atau menembus 202,6 juta pengguna. Selama setahun terakhir, terjadi penambahan 27 juta pengguna.

Yang menarik, waktu yang digunakan untuk mengakses internet juga meningkat, dari 7 jam 59 menit menjadi 8 jam 52 menit. Dengan penggunaan untuk chat (96,5%), jejaring sosial (96,3%), shopping (78,2%), layanan keuangan (39,2%), entertainment (86,2%) dan lainnya.  

Dari segi trafik, beberapa operator telekomunikasi menyampaikan ada kenaikan trafik sebagai dampak pandemi yang mencapai 40%. Di tingkat rumah tangga, dengan penggunaan secara bersamaan ayah dan ibu serta anak-anak untuk menjalankan aktivitas bekerja dari rumah, belajar dari rumah serta berjualan dan berdagang dari rumah, kecepatan internet yang dibutuhkan juga meningkat. Apalagi aktivitas yang dilakukan menggunakan fitur video secara streaming.

Kecepatan internet per rumah tangga yang tadinya cukup antara 10 Mbps hingga 20 Mbps, kini setidaknya harus dicukupi dengan kecepatan akses minimal 20 Mbps.

Bahkan sebagian masyarakat khususnya untuk para content creator dan professional gammer, akses kecepatan internet yang dibutuhkan bisa mencapai 50 Mbps.

Apalagi perkembangan layanan video on demand dengan dukungan kreativitas generasi milenial dan Gen Z yang menghasilkan konten video semisal untuk YouTube. Oleh karena itu, kecepatan optimal yang dibutuhkan setiap pelanggan sangat berbeda tergantung dari aktivitas digital yang dikerjakan.

"Mengingat pandemi Covid-19 berdampak secara merata ke seluruh tanah air. Maka, akses kecepatan optimal internet sangat dibutuhkan oleh semua masyarakat di seluruh Indonesia hingga ke pelosok desa. Bukan sekadar memberikan akses kecepatan internet tetapi hanya berada di area-area tertentu seperti di kota-kota besar saja," ulasnya.

baca juga

Ditambah memang Indonesia sedang memasuki transformasi digital, infrastruktur akses internet sangat dibutuhkan, baik di kota maupun hingga ke desa, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote.

Beruntung memang upaya infastruktur telekomunikasi dan internet secara terus-menerus dikerjakan, termasuk Palapa Ring yang dikerjakan pemerintah dan Telkom yang sebelumnya juga telah membangun jalur serat optik pita lebar SMPCS (Sulawesi Maluku Papua Cable System) dan jalur Kupang-Mataram.

Walaupun pemerintah akan membangun 12.548 desa yang disebut belum mendapatkan jaringan 4G, operator telekomunikasi sesungguhnya sudah memberikan banyak kontribusi, termasuk membuka akses internet di ujung Timur Indonesia, Papua, dan wilayah yang tergolong 3T (terdepan, terluar dan tertinggal).

Seperti yang dilakukan IndiHome layanan unggulan fixed broadband milik Telkom, tercatat jaringan fiber optic IndiHome sudah terpasang sepanjang 166.343 kilometer di seluruh wilayah Nusantara dari kota hingga pelosok desa, dengan jumlah pelanggan lebih dari 8 juta pelanggan atau 85% market share nya di Indonesia.

Jaringan IndiHome juga menjangkau sembilan pulau terluar di Indonesia, yakni Pulau Bintan, Pulau Karimun, Pulau Kei, Pulau Alor, Pulau Simeulue, Pulau Weh, Pulau Sebatik, Pulau Rote, dan Pulau Sabu. Hal ini setara dengan membentangkan jaringan fiber optic sepanjang empat kali keliling bumi.

Telkomsel, anak usaha Telkom, bersama BAKTI juga telah menggelar 1.111 BTS USO yang kini seluruhnya telah terhubung teknologi jaringan broadband terdepan 4G LTE. Pengembangan teknologi jaringan tersebut juga menjadi bagian dari total lebih dari 233 ribu BTS Telkomsel yang telah beroperasi melayani lebih dari 170 juta pelanggan di sekitar 95% wilayah populasi di Indonesia.

Telkomsel juga telah mendapat amanat bersama BAKTI untuk membangun tambahan 47 BTS USO baru berteknologi 4G LTE di sejumlah wilayah 3T di Indonesia, guna semakin mengakselerasikan pemerataan dan kesetaraan konektivitas broadband terdepan, sehingga dapat memberi manfaat bagi lebih banyak masyarakat hingga wilayah terdepan.

"Memang pemerintah cukup beruntung dengan adanya dukungan dari penyedia jasa internet dan operator telekomunikasi yang ada di Indonesia—apalagi Badan Usaha Milik Negara yang juga memiliki tugas sebagai agent of development. Sehingga, tugas untuk menyediakan akses internet di masa pandemi dan menghadapi tantangan ekonomi digital ke depan yang kian berat, menjadi lebih ringan. Kuncinya adalah kolaborasi semua pemangku kepentingan di sektor telekomunikasi—ya pemerintah, operator telekomunikasi, masyarakat, akademisi dan juga media atau dikenal dengan istilah pentahelix. Apalagi, tantangan ke depan juga masih menjadi “pekerjaan rumah” yang besar dimana kita tidak tahu kapan pandemi akan selesai. Tapi setidaknya, komunikasi virtual atau online telah menjadi jawaban bahwa kehidupan masih bisa terus berjalan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Ikut Mendorong Masyarakat Berbisnis di Bidang Internet

Tren Ikut Mendorong Masyarakat Berbisnis di Bidang Internet

Press Release | Selasa, 09 Maret 2021 | 01:40 WIB

Internet Ponsel di Bali Akan Dimatikan Selama Hari Raya Nyepi Minggu Ini

Internet Ponsel di Bali Akan Dimatikan Selama Hari Raya Nyepi Minggu Ini

Bali | Senin, 08 Maret 2021 | 06:30 WIB

Kuota Internet Gratis Kemendikbud: Cara Daftar dan Syarat Lengkap

Kuota Internet Gratis Kemendikbud: Cara Daftar dan Syarat Lengkap

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 21:38 WIB

Terkini

Bedanya Krim Malam Viva Queen White Advance dan Viva Queen Pro Age, Mana yang Cocok untukmu?

Bedanya Krim Malam Viva Queen White Advance dan Viva Queen Pro Age, Mana yang Cocok untukmu?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Musik Timur Resmi Bikin Sejarah Baru di AMI Awards 2026

Musik Timur Resmi Bikin Sejarah Baru di AMI Awards 2026

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Diperiksa KPK, Sestama BNPB Dicecar soal Status Adik Suharyanto hingga Alur Pengadaan

Diperiksa KPK, Sestama BNPB Dicecar soal Status Adik Suharyanto hingga Alur Pengadaan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:57 WIB

Kasatgas Tito Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatera, Targetkan Realisasi Kegiatan 2026 Tuntas

Kasatgas Tito Kebut Pemulihan Pascabencana Sumatera, Targetkan Realisasi Kegiatan 2026 Tuntas

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Bongkar Pabrik Sabu Berkedok Bengkel di Aceh, Polisi Tetapkan 10 Tersangka Termasuk 2 WNA China

Bongkar Pabrik Sabu Berkedok Bengkel di Aceh, Polisi Tetapkan 10 Tersangka Termasuk 2 WNA China

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Manchester United Belum Pecat Michael Carrick, Partai Lawan Chelsea Jadi Penentu?

Manchester United Belum Pecat Michael Carrick, Partai Lawan Chelsea Jadi Penentu?

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Bedak Padat Sariayu Punya Kandungan SPF Berapa? Ini Spesifikasi, Manfaat, dan Harganya

Bedak Padat Sariayu Punya Kandungan SPF Berapa? Ini Spesifikasi, Manfaat, dan Harganya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Bocoran Jadwal dan Mekanisme Penetapan UMP 2027

Bocoran Jadwal dan Mekanisme Penetapan UMP 2027

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:48 WIB

BRIN Paparkan Riset ke Prabowo: Potensi Limbah Sawit Jadi Listrik

BRIN Paparkan Riset ke Prabowo: Potensi Limbah Sawit Jadi Listrik

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?

Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:46 WIB

×