Salurkan BST di Wilayah Kepulauan, Pos Tanjung Pandan Gandeng Komunitas

Iwan Supriyatna

Rabu, 24 Maret 2021 | 09:16 WIB
Salurkan BST di Wilayah Kepulauan, Pos Tanjung Pandan Gandeng Komunitas
Pos Tanjung Pandan Gandeng Komunitas.

Suara.com - Kondisi geografis Indonesia yang beragam mendorong PT Pos Indonesia (Persero) melakukan berbagai cara untuk menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) kepada para keluarga penerima manfaat (KPM). Misalnya, di wilayah kepulauan, seperti Pulau Belitung, Kepulauan Bangka Belitung.

BST merupakan program bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang disalurkan kepada para KPM yang terdampak pandemi covid-19. Bantuan berupa uang tunai Rp300 ribu per KPM disalurkan melalui kantor pos setiap bulan, hingga April 2021.

Kepala Kantor Pos Tanjung Pandan 33400 Syifa Fauziyah menjelaskan terkait mekanisme penyaluran BST di wilayah kepulauan tersebut. Terlebih, tidak ada kantor pos di sana.

"Seperti di Selat Nasik. Kami menyalurkan BST melalui komunitas," ujar Syifa, Selasa, 22 Maret 2021.

Selat Nasik masuk di wilayah Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Terdapat sekitar 50-an KPM di sana. Untuk bisa ke sana, tim Kantor Pos Tanjung Pandan 33400 harus sudah melakukan penjadwalan dua hari sebelum berangkat. Termasuk sudah berkoordinasi dengan aparat desa setempat.

"Begitu tiba, KPM penerima BST sudah berkumpul semuanya dan sudah dikondisikan. Dengan demikian, penyaluran BST tetap memerhatikan protokol kesehtan (prokes). Pembayaran juga bisa selesai dalam sehari," ujarnya.

Dalam menjaga prokes selama penyaluran BST, tim juru bayar Kantor Pos Tanjung Pandan 33400 sudah dibekali dengan masker, hand sanitizer, dan sarung tangan. Mereka juga dibekali vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Ketika di lapangan, tim juru bayar bersama para komunitas juga turut mengingatkan para KPM agar disiplin menerapkan prokes. Mengingat situasi pandemi covid-19 belum juga surut.

"Kami tetap mengingatkan prokes saaat memberikan pembayaran pertama. Kami harapkan tidak ada pelanggaran prokes. Misalnya, di komunitas, di meja pendaftaran ada tempat cuci tangan. Di meja transaksi sudah disediakan hand sanitizer," ujar Syifa.

baca juga

Secara keseluruhan untuk wilayah Kabupaten Belitung, tercatat ada 2.717 KPM penerima BST. Jumlah tersebut sudah mengalami penurunan karena beberapa status ekonomi beberapa KPM sudah mengalami peningkatan.

"Awalnya ada 3.000-an. Ada yang status ekonominya berubah setelah didata dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial PPPA Kabupaten Belitung Eko Wijarnoko.

Dalam pembaharuan data penerima KPM, kata Eko, perangkat desa akan memberikan usulan (sejumlah usulan nama KPM) untuk diajukan ke pemerintah daerah, selanjutnya diteruskan ke Kemensos untuk didata pada DTKS.

"Jadi (data) tetap dari DTKS dengan ada tambahan. Banyak ususlan dari daerah yang kemudian disesuaikan kriterianya yang sudah ditetapkan di Kemensos. Dari Kemensos, akan disalurkan melalui Pos Indonesia," kata Eko.

Supaya penyaluran BST berjalan tepat waktu dan memerhatikan prokes, pihak Dinas Sosial kerap dibantu oleh pekerja sosial masyarakat (PSM) dan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK). Keduanya kerap membantu dalam melakukan pendampingan dan menyalurkan BST ke rumah KPM lansia dan yang sedang sakit.

Sementara itu, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie memandang BST sangat penting dalam memulihkan perputaran roda ekonomi daerah. Secara khusus, membantu meningkatkan kemampuan daya beli masyarakat menengah ke bawah.

"BST ini sangat memengaruhi kehidupan masyarakat Belitung semenjak covid-19 mewabah. Kebutuhan masyarakat untuk BST ini sangat penting," kata Isyak.

Transparansi dan Digitalisasi menjadi Kunci

Isyak berharap pemerintah pusat melakukan transparansi jadwal penyaluran BST agar lebih tertib. Penyaluran BST yang tidak tertib, hingga menimbulkan kerumunan, menurutnya, disebabkan karena penyampaian jadwal yang tidak transparan.

"Masyarakat kita kan rasa penasaran dan ingin hadirnya itu sangat tinggi. Mereka tentunya berharap mendapatkan (bantuan) duluan agar tidak kehabisan," kata Isyak.

Penyampaikan informasi jadwal penyaluran BST bisa ditingkatkan melalui Diskominfo, media sosial, dan RT/RW. Isyak menjamin, para KPM akan tertib untuk melakukan transaksi BST.

Selain itu, dia memandang diperlukan sebuah inovasi agar penyaluran BST bisa disalurkan langsung ke rumah KPM. Tidak perlu lagi mengambil ke kantor pos. Pendataan dengan sistem digital, menurutnya, akan memperlancar proses ini.

"Blankspot di Belitung tinggal sedikit. Hanya di wilayah kepulauan saja, dan tidak banyak. Jadi sangat mudah untuk akses digitalisasi membantu percepatan penyaluran BST," kata Isyak.

Sejauh ini, ada tiga cara penyaluran BST yang dilakukan Pos Indonesia. KPM mengambil langsung ke kantor pos, melalui komunitas, dan mengantarkan langsung ke rumah KPM, khususnya bagi lansia dan yang sedang sakit.

Harapan BST Diperpanjang

Sejumlah KPM di Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung tampak gembira ketika sudah mencairkan BST di Kantor Pos Tanjung Pandan 33400. Dengan menunjukkan KTP dan KK, para KPM sudah bisa mendapatkan BST Rp300 ribu.

Salah satu KPM, Sri Wulandari, misalnya. BST sangat berarti bagi dia, setelah ibu dua anak ini tidak lagi berdagang semenjak pandemi covid-19.

"Saya sempat susah. Suami tidak kerja. Saya sangat tertolong dengan bantuan dari Kemensos ini," tutur Sri.

KPM lainnya, Lisa Novianti juga mengungkapkan kegembiraan seperti Sri. Dengan adanya BST ini, dia bisa menggunakannya untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

"Seperti beras dan lauk pauk. Sudah cukup untuk satu hingga dua minggu ke depan," tutur Lisa.

Mereka berdua menysukuri adanya bantuan ini, meskipun dirasa belum sepenuhnya menutupi seluruh kebutuhan hidup. "Harus disyukuri saja apa yang telah diberikan," katanya.

Apalagi, sebentar lagi sudah memasuki bulan puasa. Kebutuhan untuk Ramadan juga akan semakin tinggi. Sementara itu, program BST baru dijadwalkan berlangsung hingga April. Pemerintah belum ada mengeluarkan wacana untuk memperpanjang hingga saat ini.

Baik Sri dan Lisa, berharap agar pemerintah mau memperpanjang program BST. Setidaknya program bantuan ini tetap disalurkan selama pandemi covid-19 belum usai.

"Saya sih berharap dilanjut BST-nya biar kelompok agak menengah ke bawah bisa kebantu, dan biar puasanya lancar," kata Lisa.

Belitung Berbenah Diri sebagai Kawasan Wisata

Pulau Belitung sebetulnya sedang mempersiapkan diri menjadi kawasan destinasi wisata unggulan sebelum pandemi covid-19. Dengan harapan, hasilnya sudah terlihat pada 2020.

Tanpa disangka, wabah covid-19 melanda seluruh dunia yang mematikan seluruh sektor pariwisata. Termasuk Pulau Belitung. Dampak ini juga turut berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi daerah menjadi minus 2,31 persen pada 2020.

Namun demikian, Isyak memandang pandemi ini juga membawa berkah di satu sisi. "Bagi kami ini adalah sebuah hikmah, sehingga kami bisa meningkatkan sebuah SDM, kapabilitas dan menyiapkan destinasi sehingga lebih matang," kata Isyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirapel Anies, BST Lansia, Anak dan Difabel Triwulan I Baru Cair 26 Maret

Dirapel Anies, BST Lansia, Anak dan Difabel Triwulan I Baru Cair 26 Maret

News | Senin, 22 Maret 2021 | 13:03 WIB

3 Bansos BLT 2021 yang Cair Bulan Ini, Simak Persyaratannya

3 Bansos BLT 2021 yang Cair Bulan Ini, Simak Persyaratannya

News | Jum'at, 19 Maret 2021 | 08:53 WIB

Maruf Amin Ingin PT Pos Indonesia Jadi Pengumpul Dana Wakaf Masyarakat

Maruf Amin Ingin PT Pos Indonesia Jadi Pengumpul Dana Wakaf Masyarakat

News | Selasa, 16 Maret 2021 | 17:57 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×