Maruf Amin Ingin PT Pos Indonesia Jadi Pengumpul Dana Wakaf Masyarakat

Erick Tanjung

Selasa, 16 Maret 2021 | 17:57 WIB
Maruf Amin Ingin PT Pos Indonesia Jadi Pengumpul Dana Wakaf Masyarakat
Wakil Presiden Maruf Amin [Dok. KIP Setwapres]

Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin meminta PT Pos Indonesia menjadi kanal penerimaan wakaf uang untuk memudahkan orang yang menyerahkan wakafnya.

"Saya kira ini merupakan kanal yang sangat efektif, sehingga masyarakat di mana-mana bisa berwakaf melalui PT Pos Indonesia," kata Maruf saat beraudiensi dengan direksi PT Pos Indonesia secara virtual dari rumah dinas wapres di Jakarta, Selasa (16/3/2021).

Keberadaan kantor-kantor perwakilan PT Pos Indonesia yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, menjadi potensi baik untuk mengembangkan wakaf uang.

"PT Pos Indonesia itu merupakan salah satu kanal yang sangat potensial karena tersebar di seluruh Indonesia, bahkan sampai di tingkat kecamatan dan kelurahan," ujarnya.

Oleh karena itu, Wapres meminta jajaran direksi PT Pos Indonesia dapat berkoordinasi lebih lanjut dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dalam rangka pengembangan wakaf uang tersebut.

"Maka nanti saya minta PT Pos Indonesia untuk berkomunikasi dengan Badan Eksekutif KNEKS, yang juga memang bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia," katanya.

Selain dapat meningkatkan pengembangan wakaf uang dengan menjadi kanal pembayaran, keterlibatan PT Pos Indonesia juga bisa memiliki nilai ibadah.

"Mudah-mudahan keikutsertaan Kantor Pos ini selain juga merupakan satu partisipasi yang sangat besar manfaatnya, mudah-mudahan juga menjadi ibadah," ujarnya.

Pemerintah meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU) sebagai salah satu upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam program dana sosial syariah.

baca juga

Dengan peluncuran Gerakan Nasional tersebut, Pemerintah berharap potensi wakaf uang senilai Rp180 triliun setiap tahunnya dapat terealisasi.

Hadir dalam audiensi virtual tersebut ialah Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi, Direktur Keuangan Endy Pattia Rahmadi Abdurrahman, Direktur Kelembagaan Nezar Patria, Direktur Kurir dan Logistik Hariadi, Direktur SDM dan Umum Tonggo Marbun dan Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan Charles Sitorus.

Sementara itu, Wapres Maruf Amin didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, Staf Khusus Wapres Bambang Widianto dan Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rayakan Ulang Tahun, Maruf Amin: Yang Allah Lihat Bukan Umur, Tapi Amal

Rayakan Ulang Tahun, Maruf Amin: Yang Allah Lihat Bukan Umur, Tapi Amal

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 01:12 WIB

Lapor SPT Tahunan, Wapres Maruf Minta Masyarakat Patuh Pajak

Lapor SPT Tahunan, Wapres Maruf Minta Masyarakat Patuh Pajak

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 17:12 WIB

Ketagihan Judi Togel Online, Kepala Kantor Pos Korupsi Uang Perusahaan

Ketagihan Judi Togel Online, Kepala Kantor Pos Korupsi Uang Perusahaan

Batam | Senin, 08 Maret 2021 | 18:02 WIB

Terkini

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:35 WIB

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

ICW Bakal Lapor KPK: Stop Potensi Korupsi Mobil Kopdes Merah Putih Rp5,5 T Sebelum Terlambat!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:16 WIB

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

Resmikan 5 Bendungan Rp9,79 Triliun, Prabowo Bidik Ketahanan Pangan hingga Energi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:00 WIB

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

Misteri Status Jampidsus Febrie: Bukti Disebut Cukup, Tapi Terbentur Tembok Kekuasaan?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:53 WIB

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

Kisah Penyuluh Kepercayaan di DIY: Dulu Ditolak Sekolah, Kini Sambut Hari Kepercayaan 13 Juli

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:49 WIB

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

Cari Honda Beat EA 6129 KB Milik Mahasiswi Tewas di Kos Mataram, Keluarga Siapkan Hadiah Rp20 Juta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:41 WIB

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

ICW Temukan Selisih Harga Fantastis Pengadaan Mobil KDKMP, Potensi Rente Tembus Rp5,5 Ttriliun

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:31 WIB

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

Hendardi Sentil Kejagung: Jangan Defensif dan Lecehkan Nalar Publik Soal Penanganan Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:18 WIB

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

Di Balik Penggeledahan yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah: Anomali dan Tanda Tanya Penyidikan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:09 WIB

×