Kemendag Usul Game Online Indonesia Masuk ke e-Sport PON

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 30 April 2021 | 08:23 WIB
Kemendag Usul Game Online Indonesia Masuk ke e-Sport PON
Dua orang gamers main bareng game Mobile Legend di Jakarta, Minggu (31/5). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyebut pemerintah bakal mengembangkan game online buatan Indonesia. Bahkan, Jerry mewacanakan game online buatan Indonesia dimasukkan ke dalam cabang e-sport Pekan Olahraga Nasional (PON).

Menurut Jerry, jika bisa masuk dalam cabang e-sport PON, game Indonesia bisa makin dikenal dan makin banyak digunakan oleh gamer, bukan hanya di lingkup lokal tetapi juga regional dan internasional.

"Potensi game online Korea berhasil mengoptimalkan potensi game online sehingga bisa meraup keuntungan milyaran dollar, jauh lebih besar dari industri K-POP," ujar Jerry kepada wartawan, Jumat (30/4/2021).

Jeryy melanjutkan, tak hanya pemerintah, lembaga terkait juga harus meningkatkan fasilitasi terhadap game online asli Indonesia. Ini selaras dengan kampanye pemerintah untuk bangga buatan Indonesia.

Bagi Wamendag, Bangga Buatan Indonesia bukan hanya dilakukan dengan slogan untuk mencintai produk Indonesia, tetapi juga harus membeli, memakai dan mengoptimalkan potensi komersialnya.

Dalam kaitannya dengan game online, Kementerian Perdagangan akan sangat mendukung dalam hal pembinaan pemasaran dan promosi serta hal-hal teknis dalam bisnisnya.

"Upaya massif antar kementerian dan lembaga dengan sendirinya akan memacu gairah industri game online Indonesia agar go-global. Kalau Pemerintah dan semua pihak mendukung kan anak-anak muda kreator game online akan makin semangat. Karena itu kita berharap ini bisa difasilitasi juga oleh KONI," jelas Jerry.

Sebelumnya di Asian Games 2018 beberapa game online seperti Mobile Legend juga pernah dilombakan. Ini untuk mengakomodasi perkembangan trend olahraga online yang kian besar di kalangan anak muda.

Pengguna game online memang sangat besar. Berdasarkan catatan Newzoo Global Games Market Report pengguna game online secara global mencapai 3 milyar orang pada tahun 2023.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat sebanyak 16,5 persen masyarakat Indonesia memainkan game online. Jika pengguna internet Indonesia mencapai 170 juta, maka jumlah itu setara dengan 28,5 juta orang. Jumlah itu sangat potensial sebagai sebuah bisnis.

Pelaku industri game berharap pemerintah dan semua stake holder membantu peningkatan industri ini. Potensi Indonesia sebagai produsen sangat besar karena didukung oleh generasi muda yang kreatif dan menguasai teknologi digital serta kekayaan budaya yang sangat besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Sebelum Lebaran, MUI Terbitkan Fatwa Haram Main Game Free Fire?

CEK FAKTA: Sebelum Lebaran, MUI Terbitkan Fatwa Haram Main Game Free Fire?

Hits | Senin, 26 April 2021 | 16:24 WIB

Peluncurannya Gagal, Game Online Ini Tetap menjadi Terbesar dalam Sejarah

Peluncurannya Gagal, Game Online Ini Tetap menjadi Terbesar dalam Sejarah

Tekno | Senin, 26 April 2021 | 05:00 WIB

Kuota Internet Bermain Game Online Habis, Pria Ini Nekat Membunuh

Kuota Internet Bermain Game Online Habis, Pria Ini Nekat Membunuh

Sulsel | Minggu, 25 April 2021 | 16:02 WIB

Terkini

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:07 WIB

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:51 WIB

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:32 WIB

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:16 WIB

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:52 WIB

Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa

Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:10 WIB

Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran

Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:04 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:52 WIB