Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
edung Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). (ANTARA/HO-BPKH)
baca 10 detik
  • DPR dorong BPKH lebih independen, tak sekadar jadi "kasir" Kementerian Haji.
  • BPKH diminta tingkatkan investasi demi memperbesar manfaat bagi jemaah.
  • Sinergi BPKH dan Kementerian Haji dinilai penting optimalkan layanan haji.

Suara.com - Komisi VIII DPR RI mendorong Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memperkuat independensi dan kemandiriannya dalam mengelola dana haji. Langkah ini dinilai penting agar dana milik jutaan jemaah haji Indonesia dapat dikelola secara profesional, akuntabel, dan menghasilkan nilai manfaat yang lebih optimal.

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq mengatakan BPKH memiliki mandat besar sebagai pengelola dana titipan jemaah sekaligus bertanggung jawab mengembangkan dana tersebut melalui berbagai instrumen investasi yang aman dan produktif.

Menurutnya, penguatan independensi menjadi syarat utama agar BPKH dapat menjalankan fungsi pengelolaan dana secara maksimal tanpa intervensi pihak lain.

"Kata kunci pertama adalah kita sebenarnya mendukung agar BPKH ini lebih independen, lebih mandiri. Sebagai lembaga yang diamanati untuk mengelola uang jemaah, independensi inilah yang sebenarnya diminta oleh kita, sehingga BPKH tidak bisa diintervensi dan tidak bisa juga diatur hanya sebagai kasir untuk Kementerian Haji," kata Maman usai Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII DPR RI bersama Badan Pelaksana dan Dewan Pengawas BPKH di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Komisi VIII membahas sejumlah isu strategis mulai dari kinerja pengelolaan keuangan haji, strategi investasi, hingga penguatan kelembagaan BPKH di tengah perubahan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji nasional.

Maman menegaskan BPKH harus mampu mempertanggungjawabkan seluruh proses pengelolaan dana haji, mulai dari penempatan dana, pengembangan investasi, hingga penyaluran nilai manfaat yang diterima jemaah. Transparansi dan profesionalisme dinilai menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana haji.

Selain memperkuat independensi, DPR juga meminta BPKH terus meningkatkan kinerja investasi. Pasalnya, hasil investasi menjadi sumber utama nilai manfaat yang digunakan untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji dan berbagai layanan bagi jemaah.

"Semakin baik investasi yang dilakukan, semakin besar pula manfaat yang bisa dirasakan oleh jemaah," ujarnya.

Di sisi lain, Komisi VIII menilai koordinasi antara BPKH dan Kementerian Haji harus diperkuat agar berbagai aset dan investasi yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dalam ekosistem perhajian nasional.

baca juga

Menurut Maman, sejumlah investasi yang dimiliki BPKH, mulai dari sektor akomodasi, katering, hingga transportasi, berpotensi memberikan efisiensi dan nilai tambah bagi penyelenggaraan ibadah haji apabila terintegrasi dengan baik.

"Kita meminta agar komunikasi dengan Kementerian Haji betul-betul kuat, sehingga apa yang ditawarkan oleh BPKH, seperti hotel, katering, transportasi, dan berbagai layanan lainnya, dapat dimanfaatkan secara optimal. Karena itu pada dasarnya merupakan bagian dari upaya memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi jemaah," katanya.

Komisi VIII juga mencatat adanya perbaikan kinerja BPKH dalam beberapa tahun terakhir. Dengan terbentuknya Kementerian Haji yang fokus menangani penyelenggaraan ibadah haji, DPR berharap pengelolaan dana haji dan pengembangan investasi dapat berjalan lebih efektif dan terpisah dari fungsi operasional penyelenggaraan haji.

Maman menambahkan dukungan pemerintah terhadap penguatan kelembagaan BPKH menjadi sinyal positif bagi pengembangan ekosistem keuangan haji yang lebih modern dan berkelanjutan.

"Presiden juga mendukung BPKH yang lebih independen dan mampu menghasilkan investasi yang lebih kuat untuk mendukung ekosistem perhajian. Karena itu kita ingin BPKH semakin kuat, semakin profesional, dan semakin besar manfaatnya bagi jemaah haji Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Tak Hanya Belanja, Pengunjung PRJ Kini Berburu Investasi Emas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:27 WIB

Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul

Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:33 WIB

Terkini

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB