Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ribut soal Bipang Ambawang, Ketum AMPB: Itu Kecerdasan Promosi Pemerintah

Iwan Supriyatna

Senin, 10 Mei 2021 | 07:18 WIB
Ribut soal Bipang Ambawang, Ketum AMPB: Itu Kecerdasan Promosi Pemerintah
Bipang Ambawang (Instagram @bipangambawang)

Suara.com - Ketua Umum Angkatan Muda Partai Berkarya (AMPB) Fauzan Rachmansyah memberi tanggapan perihal pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mempromosikan kuliner nusantara termasuk Bipang Ambawang.

Menurut Fauzan, promosi kuliner nusantara itu merupakan acara dari Kementerian Perdagangan. Selain itu, ajakan Jokowi untuk membeli kuliner khas daerah itu ditujukan untuk semua masyarakat yang rindu pada kampung halaman.

“Salah presiden dimana? acara ini adalah acara yang digelar oleh Kementerian Perdagangan dalam rangka mempromosikan produk-produk dalam negeri. Presiden hanya ingin perekonomian hidup dimasa libur lebaran," kata Fauzan melalui akun media sosial twiiter, @BungFauzan.

Fauzan meminta kepada semua pihak untuk tidak membesar-besarkan masalah tersebut. Sebab, di momen menjelang Idul Fitri ini kita semua harus menjaga persatuan dan kerukunan antar umat beragama.

“Masalah babi aja jangan dibesar-besarkan, karena konteksnya menghidupkan perdagangan dan perekonomian masyarakat dimasa libur lebaran, pada saat rakyat tidak bisa mudik,” imbuhnya ditulis Senin (10/5/2021).

Fauzan melanjutkan, libur lebaran di Indonesia itu tidak hanya milik umat muslim. Tapi seluruh pemeluk agama yang ada di Indonesia berhak menikmati libur Lebaran.

“Libur lebaran dinikmati semua umat, babi haram hanya untuk umat muslim. Tinggal yang mengaku muslim tidak usah pesen babi. Ada gudeg, pempek, bandeng dan siomay. Lagian juga ga mungkin cocok ketupat dengan babi," tuturnya.

Justru, sebagai pengusaha muda, Fauzan menilai ini merupakan justru kecerdasan pemerintah dalam mempromosikan masakan nusantara, yang tujuannya tentu untuk kembali menggeliatkan perekonomian masyarakat.

“Itu justru kecerdasan dari pembuat konsep promosi dan tapi kalau dampaknya tidak baik ya Jokowi tinggal evaluasi. Tapi tidak perlu sampai Jokowi minta maaf, kan sudah diwakilkan oleh Menteri Perdagangan, nanti juga Jokowi memgevaluasi tim nya, kita lihat saja," ujarnya.

baca juga

Fauzan pun meminta kepada masyarakat untuk tidak memperpanjang dan mempersoalkan masalah ini.

“Jangan karena perkara babi pada ribut, umat muslim fokus ibadah dan menikmati keberkahan 10 malam terakhir Ramadhan saja,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Disebut Jokowi Oleh-oleh Lebaran, Penjelasan Lengkap Bipang Ambawang

Viral Disebut Jokowi Oleh-oleh Lebaran, Penjelasan Lengkap Bipang Ambawang

Banten | Senin, 10 Mei 2021 | 02:15 WIB

Jokowi Sebut Bipang Ambawang, Babi Panggang Oleh-oleh Lebaran

Jokowi Sebut Bipang Ambawang, Babi Panggang Oleh-oleh Lebaran

Banten | Senin, 10 Mei 2021 | 01:52 WIB

Apa itu Bipang? Kuliner Babi Panggang yang Heboh Gara-gara Jokowi

Apa itu Bipang? Kuliner Babi Panggang yang Heboh Gara-gara Jokowi

Lifestyle | Minggu, 09 Mei 2021 | 21:56 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×