Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Bupati Malang Sebut Presiden Jokowi Suka Kerja Nyata, Mentan di Lapangan

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Selasa, 18 Mei 2021 | 18:18 WIB
Bupati Malang Sebut Presiden Jokowi Suka Kerja Nyata, Mentan di Lapangan
Mentan SYL saat menyerahkan alsintan untuk parra petani di Kabupaten Malang. (Dok: Kementan)

Suara.com - Bupati Malang, M Sanusi mengaku sangat bangga dengan kerja Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo yang melakukan kegiatan nyata di lapangan. Sebab, kerja nyata menteri yang akrab disapa SYL itu membuahkan hasil nyata sesuai dengan yang diinginkan oleh Presiden Jokowi.

Salah satu kerja nyata yang disukai Jokowi dari kerja nyata SYL adalah penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) untuk para petani di Kabupaten Malang. Alsintan, menurut Sanusi, dapat meningkatkan produktivitas pertanian.

"Saya kepingin menteri itu kayak gini yaitu melakukan kegiatan yang nyata, jadi programnya memang ada faktanya. Dan kerja nyatanya sesuai arahan Bapak Presiden," ujar Sanusi saat acara penyerahan bantuan alsintan Jokowi oleh SYL kepada petani Kabupaten Malang di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Selasa (18/5/2021).

Dengan hadirnya bantuan ini, diharapkan para petani dapat menggunakan alsintan untuk meningkatkan produksi pangan. Sebab peningkatkan produkvitas pangan dan nilai tambah harus ditunjang teknologi pertanian modern seperti yang diberikan pemerintah pusat saat ini.

"Oleh karena itu, kami sangat berterimakasih kepada Bapak Menteri Pertanian yang telah menghadirkan Bapak Presiden Jokowi ke Kabupaten Malang sehingga petani mendapat banyak bantuan, bahkan dari Istana Kepresidenan membantu mobil pick-up (truk kecil-red) untuk milenial," tegasnya.

Adapun bantuan pertanian dari Presiden Jokowi yang diserahkan SYL yakni berupa handtraktor 4 unit, combine harvester besar 1 unit, combine harvester sedang 1 unit, power tresher multiguna 1 unit dan packing beras 1 unit serta mesin pengering (vertical dryer) padi berkapasitas 10 ton sebanyak 1 unit.

SYL menegaskan, bantuan yang digelontorkan tersebut diarahkan untuk peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani. Pengembangan alsintan diharapkan harus seimbang dengan tenaga kerja manusia sehingga pengembangan pertanian tetap memberdayakan petani dengan teknologi pertanian yang maju.

"Kami hadir di sini sesuai disampaikan dan dijanjikan Bapak Presiden Jokowi, setelah melihat dan cukup gembira melihat hasil panen di Kabupaten. Dan Kabupaten Malang ini kurang lebih memperlihatkan dinamika produktivitas ketahanan pangan di seluruh Indonesia sebayak 7,4 juta hektar, hal ini diapresiasi Bapak Presiden. Oleh karena itu, kami menyerahkan bantuan alsintan ada vertical dryer, truk kecil, traktor, combine dan lainnya," ujarnya.

SYL menegaskan adanya bantuan alsintan ini sesuai perintah Presiden untuk menjadikan Kabupaten Malang sebagai penarik atau melokomotivasi daerah-daerah lainnya dalam meningkatkan produktivitas pangan. Menurutnya, jika pengembangan pertanian modern ini berhasil dilakukan, tentunya terjadi variasi pengembangan pertanian.

"Dimana tidak hanya meningkatkan produksi padi dan jagung, tapi juga kita kembangan produksi sayur-sayuran, buah-buaha, peternakan seperti itik dan bebek dan tanaman perkebunan yang meningkatkan kesejahteraan petani," tegasnya.

Lebih lanjut SYL mendorong pemerintah Kabupaten Malang dan petani lebih masif mengakses dana kredit usaha rakyat (KUR) untuk secara mandiri, maju dan modern mengembangkan usaha pertanian. Dengan demikian, Kabupaten menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia dalam membangun pertanian berbasis teknologi moder melalui pembiayaan secara mandiri.

"Saya harap petani dapat mengkases dana KUR. Saya bantu agar perbankan memberikan kemudahan, berapa kesiapan Kabupaten Malang kami pasti bantu. Hingga Rp 20 triliun kami siap. Dengan KUR ini juga kita bisa bangun industri skala rumah tangga sehingga petani mendapatkan nilai tambah yang lebih besar. Misalnya, dengan dana KUR kita bangun industri pisang, peremajaan kelapa hingga industrinya. Ini harus kita wujudkan karena pertanian Kabupaten Malang ini adalah etase pertanian Indonesia," pungkas SYL

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan : Pertanian Bisa Berkembang di Tangan Milenial lewat TaniHub

Mentan : Pertanian Bisa Berkembang di Tangan Milenial lewat TaniHub

Bisnis | Kamis, 22 April 2021 | 07:08 WIB

Untuk Pertanian dan Wisata, 75 Bendungan Bakal Dibangun PUPR Hingga 2024

Untuk Pertanian dan Wisata, 75 Bendungan Bakal Dibangun PUPR Hingga 2024

Bisnis | Kamis, 08 April 2021 | 13:14 WIB

1500 Bidang Tanah Pertanian di Gowa Akan Dibuatkan Sertifikat

1500 Bidang Tanah Pertanian di Gowa Akan Dibuatkan Sertifikat

Sulsel | Rabu, 07 April 2021 | 05:00 WIB

Jadi Ujung Tombak Pertanian, Mentan Minta Penyuluh Dampingi Para Petani

Jadi Ujung Tombak Pertanian, Mentan Minta Penyuluh Dampingi Para Petani

Bisnis | Senin, 05 April 2021 | 16:19 WIB

Dari Talas hingga Pisang Kepok, Potensi Pertanian Kalbar untuk Industri

Dari Talas hingga Pisang Kepok, Potensi Pertanian Kalbar untuk Industri

Kalbar | Senin, 05 April 2021 | 13:39 WIB

Gus AMI: Jika Ingin Entaskan Kemiskinan, Perhatikan Pertanian

Gus AMI: Jika Ingin Entaskan Kemiskinan, Perhatikan Pertanian

DPR | Sabtu, 03 April 2021 | 11:52 WIB

Terkini

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 09:10 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 07:24 WIB

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 22:53 WIB

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:53 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:22 WIB

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:12 WIB