Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Pembatasan Wilayah Mulai Dicabut, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 26 Mei 2021 | 07:38 WIB
Pembatasan Wilayah Mulai Dicabut, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia mulai merangkak naik seiring adanya lonjakan permintaan karena makin dekatnya driving season musim panas di belahan bumi utara dan pencabutan pembatasan atas pandemi Covid-19.

Mengutip CNBC, Rabu (26/5/2021) setelah meroket lebih dari 5 persen dalam dua sesi sebelumnya, minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 19 sen, atau 0,3 persen, menjadi 68,65 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), bertambah 2 sen menjadi 66,07 dolar AS per barel.

Itu adalah penutupan tertinggi bagi kedua benchmark tersebut dalam seminggu.

Dalam perdagangan pasca-setelmen, minyak mentah Brent mengurangi kenaikan sedikit dan WTI turun menjadi 65,99 dolar AS per barel setelah kelompok perdagangan American Petroleum Institute merilis perkiraan persediaan mingguan.

Stok minyak mentah dan bahan bakar Amerika turun pekan lalu, menurut dua sumber pasar, mengutip angka American Petroleum Institute.

Stok minyak mentah turun 439.000 barel dalam pekan yang berakhir hingga 21 Mei, data menunjukkan, menurut sumber itu.

Selama sesi tersebut, harga minyak mentah didukung oleh kejatuhan dolar AS ke level terendah 19 minggu versus sekeranjang mata uang, karena kekhawatiran inflasi mereda. Depresiasi dolar membuat harga komoditas, seperti minyak, menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Pergerakan harga minyak yang relatif kecil itu terjadi karena pasar menunggu arah dari laporan mingguan persediaan minyak Amerika yang diperkirakan menunjukkan stok minyak mentah turun 1,1 juta barel pekan lalu.

"Harga minyak tetap pada level yang tinggi karena musim yang tinggi untuk permintaan minyak mendekat serta akibat pembatasan dicabut di sebagian besar Eropa dan Amerika Serikat," kata Louise Dickson, analis Rystad Energy.

Beberapa bagian Eropa dan Amerika Serikat mencatat lebih sedikit infeksi dan kematian Covid-19, mendorong pemerintah untuk melonggarkan pembatasan. Namun, di daerah seperti India importir minyak terbesar ketiga di dunia, tingkat infeksi tetap tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Meroket 3 Persen Berkat Ini

Harga Minyak Dunia Meroket 3 Persen Berkat Ini

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 07:28 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket Usai 3 Hari Melemah

Harga Minyak Dunia Meroket Usai 3 Hari Melemah

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 07:51 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok Lebih Dari 2 Persen

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok Lebih Dari 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 Mei 2021 | 07:50 WIB

Terkini

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:48 WIB

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:35 WIB

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Jumlah Armada Taksi Bluebird Tembus 26 Ribu Setelah 54 Tahun Berdiri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:31 WIB

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:15 WIB

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:13 WIB

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:50 WIB

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:38 WIB

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:31 WIB

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:22 WIB

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:21 WIB