Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pembatasan Wilayah Mulai Dicabut, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 26 Mei 2021 | 07:38 WIB
Pembatasan Wilayah Mulai Dicabut, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia mulai merangkak naik seiring adanya lonjakan permintaan karena makin dekatnya driving season musim panas di belahan bumi utara dan pencabutan pembatasan atas pandemi Covid-19.

Mengutip CNBC, Rabu (26/5/2021) setelah meroket lebih dari 5 persen dalam dua sesi sebelumnya, minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 19 sen, atau 0,3 persen, menjadi 68,65 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), bertambah 2 sen menjadi 66,07 dolar AS per barel.

Itu adalah penutupan tertinggi bagi kedua benchmark tersebut dalam seminggu.

Dalam perdagangan pasca-setelmen, minyak mentah Brent mengurangi kenaikan sedikit dan WTI turun menjadi 65,99 dolar AS per barel setelah kelompok perdagangan American Petroleum Institute merilis perkiraan persediaan mingguan.

Stok minyak mentah dan bahan bakar Amerika turun pekan lalu, menurut dua sumber pasar, mengutip angka American Petroleum Institute.

Stok minyak mentah turun 439.000 barel dalam pekan yang berakhir hingga 21 Mei, data menunjukkan, menurut sumber itu.

Selama sesi tersebut, harga minyak mentah didukung oleh kejatuhan dolar AS ke level terendah 19 minggu versus sekeranjang mata uang, karena kekhawatiran inflasi mereda. Depresiasi dolar membuat harga komoditas, seperti minyak, menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Pergerakan harga minyak yang relatif kecil itu terjadi karena pasar menunggu arah dari laporan mingguan persediaan minyak Amerika yang diperkirakan menunjukkan stok minyak mentah turun 1,1 juta barel pekan lalu.

baca juga

"Harga minyak tetap pada level yang tinggi karena musim yang tinggi untuk permintaan minyak mendekat serta akibat pembatasan dicabut di sebagian besar Eropa dan Amerika Serikat," kata Louise Dickson, analis Rystad Energy.

Beberapa bagian Eropa dan Amerika Serikat mencatat lebih sedikit infeksi dan kematian Covid-19, mendorong pemerintah untuk melonggarkan pembatasan. Namun, di daerah seperti India importir minyak terbesar ketiga di dunia, tingkat infeksi tetap tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Meroket 3 Persen Berkat Ini

Harga Minyak Dunia Meroket 3 Persen Berkat Ini

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 07:28 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket Usai 3 Hari Melemah

Harga Minyak Dunia Meroket Usai 3 Hari Melemah

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 07:51 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok Lebih Dari 2 Persen

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok Lebih Dari 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 Mei 2021 | 07:50 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×