Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pembatasan Wilayah Mulai Dicabut, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 26 Mei 2021 | 07:38 WIB
Pembatasan Wilayah Mulai Dicabut, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia mulai merangkak naik seiring adanya lonjakan permintaan karena makin dekatnya driving season musim panas di belahan bumi utara dan pencabutan pembatasan atas pandemi Covid-19.

Mengutip CNBC, Rabu (26/5/2021) setelah meroket lebih dari 5 persen dalam dua sesi sebelumnya, minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 19 sen, atau 0,3 persen, menjadi 68,65 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), bertambah 2 sen menjadi 66,07 dolar AS per barel.

Itu adalah penutupan tertinggi bagi kedua benchmark tersebut dalam seminggu.

Dalam perdagangan pasca-setelmen, minyak mentah Brent mengurangi kenaikan sedikit dan WTI turun menjadi 65,99 dolar AS per barel setelah kelompok perdagangan American Petroleum Institute merilis perkiraan persediaan mingguan.

Stok minyak mentah dan bahan bakar Amerika turun pekan lalu, menurut dua sumber pasar, mengutip angka American Petroleum Institute.

Stok minyak mentah turun 439.000 barel dalam pekan yang berakhir hingga 21 Mei, data menunjukkan, menurut sumber itu.

Selama sesi tersebut, harga minyak mentah didukung oleh kejatuhan dolar AS ke level terendah 19 minggu versus sekeranjang mata uang, karena kekhawatiran inflasi mereda. Depresiasi dolar membuat harga komoditas, seperti minyak, menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Pergerakan harga minyak yang relatif kecil itu terjadi karena pasar menunggu arah dari laporan mingguan persediaan minyak Amerika yang diperkirakan menunjukkan stok minyak mentah turun 1,1 juta barel pekan lalu.

baca juga

"Harga minyak tetap pada level yang tinggi karena musim yang tinggi untuk permintaan minyak mendekat serta akibat pembatasan dicabut di sebagian besar Eropa dan Amerika Serikat," kata Louise Dickson, analis Rystad Energy.

Beberapa bagian Eropa dan Amerika Serikat mencatat lebih sedikit infeksi dan kematian Covid-19, mendorong pemerintah untuk melonggarkan pembatasan. Namun, di daerah seperti India importir minyak terbesar ketiga di dunia, tingkat infeksi tetap tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Meroket 3 Persen Berkat Ini

Harga Minyak Dunia Meroket 3 Persen Berkat Ini

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 07:28 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket Usai 3 Hari Melemah

Harga Minyak Dunia Meroket Usai 3 Hari Melemah

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 07:51 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok Lebih Dari 2 Persen

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok Lebih Dari 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 Mei 2021 | 07:50 WIB

Terkini

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:06 WIB