Kurangi Pengangguran, Menaker: BLK Komunitas Wajib Bersinergi dengan Dunia Industri

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 06 Juni 2021 | 18:39 WIB
Kurangi Pengangguran, Menaker: BLK Komunitas Wajib Bersinergi dengan Dunia Industri
Menaker, Ida Fauziyah. (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Pemerintah melalu Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya menekan angka pengangguran. Berbagai cara dilakukan, termasuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menekankan agar BLK Komunitas bersinergi dengan dunia industri sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Dengan bersinergi, lulusan BLK memiliki keterampilan yang memadai, lebih mudah terserap pasar kerja.

"Kita dorong BLK Komunitas untuk bergandengan tangan dengan dunia usaha dunia industri untuk mempercepat pengurangan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja bagi para lulusannya," tutur Ida Fauziyah dalam keterangannya pada Minggu, (6/6/2021).

Menurut Ida Fauziyah, dengan dilakukannya sinergi, maka dapat dipastikan nantinya peserta lulusan pelatihan yang telah sesuai dengan kebutuhan industri dan lebih mudah terserap. Pada akhirnya, program pelatihan vokasi akan mengurangi biaya pelatihan/training dan investasi SDM bagi industri, sehingga tercipta simbiosis mutualisme antara BLK dan industri.

Adapun bentuk sinergi dan kolaborasi yang dapat dilakukan, katanya, di antaranya mengenai informasi pasar kerja; pengembangan kurikulum dan pengajaran; pengembangan standar kompetensi kerja dan kualifikasi nasional; sertifikasi kompetensi; On the Job Training (OJT); peningkatan keterampilan wirausaha; pengembangan training center di industri; dan bahkan menjadi co-manage lembaga pelatihan.

Ida mengemukakan, dalam upaya memperkuat pelatihan vokasi sebagai program unggulan peningkatan kualitas SDM Indonesia, Kemnaker menjadikan program transformasi BLK sebagai salah satu lompatan besar yang dilaksanakan pada saat ini. Sementara arah kebijakan program ini adalah mengubah secara total BLK sebagai Balai Pelatihan Vokasi yang menjadi pusat pengembangan kompetensi dan produktivitas tenaga kerja yang berdaya saing di tingkat nasional dan internasional.

Sebagai contoh, Kemnaker membangun BLK komunitas di sekitar lokasi Danau Toba sebagai dukungan penyediaan SDM pekerja pariwisata untuk memajukan pariwisata Danau Toba. Keberadaan BLK Komunitas ini harus disinergikan dengan dunia industry pariwisata di sekitarnya.

Ida menyebut, sejumlah pihak yang penting dijadikan mitra dengan BLK Komunitas bidang pariwisata, seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan asosiasi tour guide. Hal itu guna mengetahui standar pelayanan yang baik terhadap konsumen atau turis.

"Tarolah BLK Komunitas yang ada di Simalungun tidak gandengan tangan dengan hotel yang ada di Parapat, dia tidak tau bagaimana sebaiknya melatih housekeeping sesuai standar hotel yang benar. Begitu juga kalau tidak gandeng asosiasi tour gudie, bagaimana BLK Komunitas tour guide ini bisa melatih anak-anak kita di situ tentang bagaimana sejarahnya, bagaimana meletusnya gunung itu," terangnya.

baca juga

Ida mengatakan, Danau Toba sebagai salah satu wisata super prioritas yang menjadi fokus pembangunan bagi pemerintah memiliki keunikan tersendiri karena terdapat wisata gunung dan air.

"Jadi kita berharap banyak dari Danau Toba ini sangat berharap BLK Komunitas dapat berperan secara maksimal dalam menciptakan SDM yang berkompeten.

Sejak tahun 2017 jumlah BLK Komunitas yang telah berdiri adalah sebanyak 2.127 (dua ribu seratus dua puluh tujuh) lembaga yang tersebar di lembaga keagamaan seperti pondok pesantren, seminari, damaseka, pasraman, dan komunitas serikat pekerja/serikat buruh yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Seperti diketahui, akhir pekan lalu, Kemnaker acara Sosialisasi Program BLK Komunitas Bidang Pariwisata Danau Toba di BBPLK Medan, Sumatera Utara, Turut hadir pada sosialisasi program BLK Komunutas bidang Pariwisata Danau Toba ini, yakni Pakar P3MI, Reyna Usman dan Anggota DPRD Sumatera Utara, Leso Mena.

Wakil Ketua Umum BPP PHRI bidang SDM dan Sertifikasi SDM, Sertifikasi Usaha, Retno Kusumayanti sangat mendukung kolaborasi antara BLK Komunitas dengan pihaknya dalam program pemagangan.

Retno berharap, melalui pemagangan ini, dunia periwisata, khususnya hotel dan restoran yang terdampak Covid-19 dapat kembali pulih.

"Jadi mudah-mudahan dengan sinergi program pemagangan ini membantu kebangkitan untuk industri pariwisata agar bisa kembali kepada situasi sediakala," kata Retno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemnaker Kumpulkan Seluruh Kadisnaker Tindak Lanjuti Laporan Posko THR

Kemnaker Kumpulkan Seluruh Kadisnaker Tindak Lanjuti Laporan Posko THR

Bisnis | Kamis, 20 Mei 2021 | 19:57 WIB

Kemnaker Tuntaskan 444 Aduan soal THR hingga H-2 Posko Ditutup

Kemnaker Tuntaskan 444 Aduan soal THR hingga H-2 Posko Ditutup

Bisnis | Rabu, 19 Mei 2021 | 00:50 WIB

Cegah Covid-19, Kemnaker masih Berlakukan Moratorium Izin TKA

Cegah Covid-19, Kemnaker masih Berlakukan Moratorium Izin TKA

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 16:46 WIB

Masih Pandemi, Menaker Harap Masyarakat Patuhi Imbauan Tak Mudik

Masih Pandemi, Menaker Harap Masyarakat Patuhi Imbauan Tak Mudik

News | Kamis, 13 Mei 2021 | 20:31 WIB

Pada 20 April -12 Mei 2021, Kemnaker Terima 2.897 Pengaduan terkait THR

Pada 20 April -12 Mei 2021, Kemnaker Terima 2.897 Pengaduan terkait THR

News | Rabu, 12 Mei 2021 | 18:38 WIB

Menaker Ida: Pembayaran THR Idulfitri 1442 H Sesuai yang Diharapkan

Menaker Ida: Pembayaran THR Idulfitri 1442 H Sesuai yang Diharapkan

Bisnis | Rabu, 12 Mei 2021 | 06:24 WIB

Terkini

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Mengukur Kecocokan Weton Andre Taulany dan Erin Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:52 WIB

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Komut Antam Ungkap Cadangan Nikel RI Bisa Habis 10 Tahun Lagi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:51 WIB

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

Sebelum Ditangkap KPK, Sirajudin Lasena Hubungi Sejumlah Pihak Swasta di Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:50 WIB

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

Seperti Negara Otoriter! Aturan Izin Publikasi Survei dalam RUU Statistik Dikritik Akademisi

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:41 WIB

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Pasar Kripto Kompak Menguat, CFX10 Naik 1,23 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Skuad Timnas Indonesia Berubah Drastis, John Herdman Pakai Perumpamaan Formula 1 dan Reli

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 10:39 WIB

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Harga Cabai Merah Keriting Naik 25 Persen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:37 WIB

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

Gara-gara AI, Warga Amerika Ramai-ramai Tolak Pembangunan Data Center: Kenapa?

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Hunian Murah Masih Jadi Incaran, Rumah Rp98 Juta Laku 2.000 Unit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:35 WIB

×