Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Food Station Tjipinang Jaya Bakal Serap Beras Premium dari Sumedang

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 11 Juni 2021 | 14:34 WIB
Food Station Tjipinang Jaya Bakal Serap Beras Premium dari Sumedang
PT Food Station Tjipinang Jaya selaku BUMD Pangan Jakarta menggelar kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Suara.com - PT Food Station Tjipinang Jaya selaku BUMD Pangan Jakarta menggelar kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dalam hal ini diwakili oleh BUMD PT Kampung Makmur.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo mengatakan kerjasama ini adalah tindak lanjut dari kunjungan kerja Bupati Sumedang ke Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Adapun kerjasama yang dijalin adalah penyerapan (stanby buyer) beras premium, pengelolaan Gudang SRG serta pemasaran berbagai produk unggulan hasil Pemkab Sumedang di web store milik PT Food Station Tjipinang Jaya, jelas Pamrihadi Wiraryo.

"Kami akan bekerja sama seputar 3 hal tersebut, namun untuk penyewaan gudang yang bisa menyimpan beras 1500 ton tersebut, sudah berlansung sejak tahun 2018 lalu," ujar Pamrihadi, Jumat (11/6/2021).

Seiring dengan acara penandatangan, pada hari yang sama juga akan ada pengiriman 30 ton beras premium dari penggilingan padi di Sumedang yang kualitasnya telah disesuaikan dengan kebutuhan PT Food Station Tjipinang Jaya.

"Agar kontinuitas kerjasama kedepan bisa terjalin dengan baik, Food Station berharap agar PT Kampung Makmur berinvestasi membangun infarstruktur untuk penggilingan padi, pengering dan fasilitas mesin RMU (Rice Miling Unit), yang berguna untuk memutus mata rantai distribusi beras agar lebih pendek sehingga diperoleh harga beras yang kompetitif dengan kualitas yang standard dan produk jadi bisa langsung masuk ke pasar," ungkap Pamrihadi.

Selanjutnya lanjut Pamrihadi, Food Station juga akan bekerjasama dengan PT Kampung Makmur dalam hal makloon berupa beras premium dalam kemasan FS.

Pamrihadi menambahkan Food Station selaku BUMD Pangan milik Pemprov DKI Jakarta yang ditugaskan untuk menjaga ketahanan pangan dan pasokan untuk warga DKI Jakarta selalu aktif menjalin kerja sama dengan daerah lain. Pasalnya lebih dari 99 persen kebutuhan pangan Jakarta bergantung dari daerah lain.

Selain itu PT Food Station adalah BUMD Pangan di DKI Jakarta yang sangat menaruh perhatian besar kepada kesejahteraan para petani yang menjadi mitranya. Itu makanya kerjasama yang dilakukan selalu diupayakan dengan kelompok tani, koperasi dan badan usaha agar memberikan banyak manfaat kepada mereka.

baca juga

"Kerja sama yang dilakukan selalu menggunakan prinsip yang saling menguntungkan atau jangan hanya membesarkan yang kecil tapi semakin mengecilkan yang kecil," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RUU KUP: Isi, Barang yang Kena Pajak dan Bebas Pajak

RUU KUP: Isi, Barang yang Kena Pajak dan Bebas Pajak

News | Jum'at, 11 Juni 2021 | 13:12 WIB

Viral Wanita Tebar Beras di Tengah Jalan, Dikira Jimat, Tujuan Aslinya Mulia

Viral Wanita Tebar Beras di Tengah Jalan, Dikira Jimat, Tujuan Aslinya Mulia

News | Jum'at, 11 Juni 2021 | 09:47 WIB

Arti Sembako dan Jenis 9 Bahan Pokok Resmi dari Pemerintah

Arti Sembako dan Jenis 9 Bahan Pokok Resmi dari Pemerintah

Bali | Kamis, 10 Juni 2021 | 16:56 WIB

Terkini

Asosiasi Ecommerce Masih Tunggu Keputusan Tertulis soal Pajak Toko Online

Asosiasi Ecommerce Masih Tunggu Keputusan Tertulis soal Pajak Toko Online

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:03 WIB

Uang Pensiun Dipotong PPh 21, JHT Masih Kena Pajak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Uang Pensiun Dipotong PPh 21, JHT Masih Kena Pajak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:01 WIB

KLH Luncurkan SRUK di 9 Juli, Garap Potensi Ekonomi Perdagangan Karbon

KLH Luncurkan SRUK di 9 Juli, Garap Potensi Ekonomi Perdagangan Karbon

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:53 WIB

Nikmati Belanja Lebih Hemat di Blibli Lewat Deretan Promo Spesial BRIDAY

Nikmati Belanja Lebih Hemat di Blibli Lewat Deretan Promo Spesial BRIDAY

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:27 WIB

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:18 WIB

CEO Talks di Universitas Andalas, Pegadaian Ajak Mahasiswa "Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini

CEO Talks di Universitas Andalas, Pegadaian Ajak Mahasiswa "Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:06 WIB

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:40 WIB

Purbaya Akhirnya Bebaskan Pajak JHT ke 1,64 Juta Pensiunan Usai Diprotes

Purbaya Akhirnya Bebaskan Pajak JHT ke 1,64 Juta Pensiunan Usai Diprotes

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:17 WIB

Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.

Rupiah Terpuruk! Kembali Dekati Level 18.000 per Dolar AS.

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:44 WIB

×