Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sopir Keluhkan Penumpukan Truk di UTC Tanjung Priok, Ini Pembelaan JICT

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 16 Juni 2021 | 14:20 WIB
Sopir Keluhkan Penumpukan Truk di UTC Tanjung Priok, Ini Pembelaan JICT
Suasana bongkar muat di pelabuhan peti kemas Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (8/10). [Antara/OJT/Sigid Kurniawan]

Suara.com - PT Jakarta International Container Terminal (JICT) buka suara terkait viralnya video yang mana banyaknya truk yang menumpuk karena diduga tidak dilayani.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur Utama JICT, Budi Cahyono membantah tidak dilayaninya truk sehingga terjadi penumpukkan truk.

Ia menjelaskan, kejadian video itu terjadi pada hari Jumat siang, yang kemudian para operator melakukan istirahat sambil melaksanakan Sholat Jumat.

"Jadi sebuah framing yang merugikan kami, seolah-olah, bahwa ini tidak dilayani. Kejadian ini video saat Sholat Jumat, pada hari jumat istirahat operatore 11.30 sampai jam 1," ujar Budi dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (16/6/2021).

Budi melanjutkan, di waktu yang bersamaan JICT juga melakukan IT Refreshment yang mana untuk mengistirahatkan dan menyalakan ulang teknologi yang telah bekerja selama 24 jam.

"Jadi kita melakukan IT refreshmen, supaya pelayan kami tetap terjaga. Jadi video itu diambil pada Sholat Jumat," ucap Budi.

Sebelumnya, Pasca penangkapan preman pemungutan liar atau pungli, kondisi Unit Terminal Container (UTC) Pelabuhan Tanjung Priok semakin kacau. Pasalnya para truk kontainer itu harus menunggu antrian lama sehingga terjadi penumpukan.

Hal itu diungkapkan oleh satu satu sopir melalui unggahan video di akun instagram @romansasupirtruck, pada Sabtu (12/06/2021).
Dalam videonya itu, supir yang tidak diketahui identitasnya tersebut tengah menunjukkan situasi di UTC yang tidak seperti biasanya.

"UTC gak ada pungli, gak bisa muat. Mobil di setiap blok numpuk, noh, numpuk," kata sopir tersebut sambil merekam suasana di pelabuhan.

Karena saking kesalnya, ia mengatakan Indonesia tidak akan bisa bersaing dengan negara-negara maju. Jika pasca penangkapan para pungli aktivitas UTC malah terbengkalai.

"Masak muat satu istirahatnya setengah jam, baru maju lagi. Wui, apa kata dunia? Makanya Indonesia pengen kayak luar negeri, gak bakalan bisa, gak bakalan bisa, noh, lihat," tegasnya.

Sontak video yang telah ditonton lebih dari 47.000 kali itu langsung dibanjiri komentar warganet. Bahkan banyak dari warganet yang sudah tak heran melihat kondisi tersebut terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bekuk 27 Pelaku Pungli di JICT, Kapolri: Kegiatan Sopir Kontainer Lebih Cepat dan Lancar

Bekuk 27 Pelaku Pungli di JICT, Kapolri: Kegiatan Sopir Kontainer Lebih Cepat dan Lancar

News | Rabu, 16 Juni 2021 | 12:43 WIB

Modus Pelaku Pungli di Tanjung Priok, Duit Palakan dari Sopir Disimpan ke Botol Plastik

Modus Pelaku Pungli di Tanjung Priok, Duit Palakan dari Sopir Disimpan ke Botol Plastik

News | Senin, 14 Juni 2021 | 19:30 WIB

Pasca Penangkapan Preman Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, Kini Muncul Modus Baru

Pasca Penangkapan Preman Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, Kini Muncul Modus Baru

Surakarta | Senin, 14 Juni 2021 | 13:42 WIB

Terkini

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 01:05 WIB

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 23:41 WIB

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:13 WIB

Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026

Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna

RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 20:46 WIB

Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor

Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:42 WIB

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 19:31 WIB

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48 WIB

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:34 WIB

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:26 WIB