Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Pupuk Kaltim Salurkan Beasiswa Senilai Rp 22 Miliar

Iwan Supriyatna

Rabu, 07 Juli 2021 | 19:42 WIB
Pupuk Kaltim Salurkan Beasiswa Senilai Rp 22 Miliar
Pupuk Kaltim kembali menyalurkan beasiswa PKT Peduli Pendidikan (PKTPP) tahun 2021.

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) atau Pupuk Kaltim kembali menyalurkan beasiswa PKT Peduli Pendidikan (PKTPP) tahun 2021, bagi 36 siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu secara finansial di Kota Bontang.

Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi, bersama Manajemen Perusahaan secara virtual, pada Rabu (7/7/2021).

Penerima beasiswa mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi, terdiri dari 10 siswa tingkat SD, 8 siswa tingkat SMP, 8 siswa tingkat SMA dan 10 penerima tingkat perguruan tinggi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) dan Universitas Hasanuddin (Unhas).

“Jenjang SD hingga SMA akan menempuh pendidikan di Yayasan Pupuk Kaltim (YPK), sedangkan tingkat perguruan tinggi tersebar di berbagai universitas terkemuka di Indonesia,” ujar Rahmad.

Beasiswa disasar mulai tingkat SD, agar ada kesinambungan proses pendidikan di setiap jenjang bagi anak, sehingga ke depan mampu berkontribusi bagi daerah melalui keterampilan yang dimiliki, serta berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Beasiswa PKTPP juga wujud dukungan PKT terhadap visi misi Pemkot Bontang yang Hebat dan Beradab, khususnya pendidikan bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, agar SDM lokal lebih berdaya saing,” lanjut Rahmad.

Dirinya berpesan agar seluruh penerima beasiswa PKTPP dapat semangat dan tekun belajar, mengingat tidak semua anak mendapat kesempatan serupa. Rahmad juga berharap program ini bisa menjadi salah satu jalan bagi anak Bontang, untuk berprestasi di bidang masing-masing.

Rahmad juga memastikan bahwa PKT akan terus komitmen dan peduli dalam meningkatkan pendidikan siswa-siswi berprestasi, karena anak berhak untuk mendapat kesempatan belajar yang lebih tinggi agar menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.

"Jaga amanah ini dengan baik, agar beasiswa ini bermanfaat dalam mencapai cita-cita, sehingga ke depan, dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tambah Rahmad.

baca juga

Wali Kota Bontang Basri Rase, didampingi Wakil Walikota Bontang Najirah, mengapresiasi kontribusi PKT yang secara berkesinambungan memberikan ruang dan peluang bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu di Kota Bontang, untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

Hal ini dinilai Basri sejalan dengan upaya Pemkot Bontang, untuk pendidikan yang lebih layak bagi anak guna peningkatan SDM secara merata.

“Semoga komitmen program ini terus ditingkatkan dengan jumlah penerima yang jauh lebih banyak, sehingga SDM lokal makin meningkat dengan memastikan jaminan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” harap Basri.

Darmawi, mewakili orangtua penerima beasiswa mengucapkan terima kasih kepada PKT yang terus meningkatkan komitmen dalam mendukung peningkatan SDM Bontang melalui beasiswa PKTPP. Berkat program ini, anaknya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, guna mencapai cita-cita yang diharapkan.

“Kami berharap PKT terus berkontribusi bagi masyarakat, tak hanya di sekitar Perusahaan saja tapi juga Bontang secara umum. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih, karena kini anak kami bisa kuliah seperti yang dicita-citakannya,” kata Darmawi.

Program PKTPP telah dilaksanakan sejak 2008, dimulai dari beasiswa untuk tingkat perguruan tinggi. Penerima beasiswa diberikan keleluasaan dalam memilih jurusan yang diminati.

Sejak 2008, sebanyak 188 mahasiswa telah menerima manfaat dari beasiswa PKTPP, dengan jumlah mahasiswa aktif saat ini 62 orang, selebihnya telah lulus dan bekerja.

Tak tanggung-tanggung, hampir seluruh kebutuhan mahasiswa difasilitasi oleh perusahaan, mulai dari biaya tes sebelum masuk perguruan tinggi hingga tugas akhir, biaya akomodasi, buku, dan lain sebagainya.

Bahkan Perusahaan juga memberikan bantuan biaya penelitian bagi mahasiswa tingkat akhir, sehingga mereka dapat menyelesaikan studi tepat waktu.

Dalam perjalanannya, program beasiswa ini terus dikembangkan. Pada tahun 2016, PKT membuka kesempatan anak-anak untuk sekolah di YPK. Hingga saat ini, sebanyak 126 anak telah menerima manfaat dari beasiswa ini.

Kebutuhan siswa juga difasilitasi oleh Perusahaan, seperti seragam, buku pelajaran, SPP dan lain sebagainya.

Program beasiswa penuh ini merupakan wujud kontribusi PKT dalam mendukung peningkatan SDM di Kota Bontang, dengan memberikan pendidikan yang lebih layak bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Sejak program beasiswa PKTPP tingkat Perguruan Tinggi bergulir, biaya yang telah digelontorkan PKT adalah senilai Rp18,98 Miliar, sedangkan untuk tingkat SD, SMP dan SMA senilai Rp3,10 Miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampus Ningxia Tawarkan beasiswa untuk Santri dan Lulusan Pesantren di Indonesia

Kampus Ningxia Tawarkan beasiswa untuk Santri dan Lulusan Pesantren di Indonesia

Batam | Rabu, 07 Juli 2021 | 12:29 WIB

PKH Sukses Motivasi Anak KPM Bisa Kuliah Hingga Raih Beasiswa

PKH Sukses Motivasi Anak KPM Bisa Kuliah Hingga Raih Beasiswa

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 13:34 WIB

Beasiswa Unggulan Kemendikbud Ristek 2021: Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan

Beasiswa Unggulan Kemendikbud Ristek 2021: Syarat dan Dokumen yang Dibutuhkan

News | Kamis, 01 Juli 2021 | 22:49 WIB

Terkini

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:32 WIB

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:10 WIB

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:03 WIB

Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!

Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:53 WIB

Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi

Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:37 WIB

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:31 WIB

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:37 WIB

Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal

Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:14 WIB