Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Kimia Farma Jual Vaksin, Erick Thohir : Apa Salahnya, Masha Allah

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 14 Juli 2021 | 08:41 WIB
Kimia Farma Jual Vaksin, Erick Thohir : Apa Salahnya, Masha Allah
Menteri BUMN Erick Thohir. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali menjelaskan asal-usul digelarnya vaksinasi gotong royong individu atau vaksinasi berbayar. Ia menegaskan, digelarnya vaksinasi berbayar ini hanya untuk mempercepat program vaksinasi.

Erick menjelaskan, dengan adanya varian delta Covid-19 membuat pemerintah harus cepat untuk melakukan vaksinasi. Sebab, dari semua kasus kematian, kebanyakan mereka belum divaksin.

Berangkat dari alasan itu, Ketua Pelaksana KPCPEN ini mengerahkan BUMN-nya membantu percepatan vaksinasi lewat vaksinasi gotong royong berbayar.

"Bapak presiden tidak berpikir bahwa ini apa-apa, harus dipercepat kenapa? dengan varian delta ini kemarin kalau kita ingat angkanya sudah 60 ribu lebih yang meninggal karena covid. Salah satunya perceptaan vaksinasi ini adalah tadi sebagai proteksi awal," ujar Erick kepada wartawan yang ditulis Rabu (14/7/2021).

"Karena kalau sudah divaksin kalau terkena pun itu tidak fatal dan terbukti data-datanya kebanyakan mohon maaf yang meninggal itu yang belum divaksin. Nah percepatan vaksinasi ini sekarang harus dilakukan," tambahnya.

Mantan Bos Klub Inter Milan ini mengungkapkan, BUMN-BUMN juga selalu membantu pemerintah dalam pelaksanaan program vaksinasi gratis. BUMN, katanya, menggelar vaksinasi gratis di bandara hingga stasiun kereta api.

Erick melihat, BUMN terlebih Kimia Farma memiliki jaringan klinik dan tenaga kesehatan yang lumayan banyak.

"Kami punya jaringan apotik KF itu 1.300, dan di dalam apotek, itu kemarin saya sudah lihat ada kliniknya, ada dokternya ada nakesnya, apa salahnya kalau kami ingin kurangi beban nakes yang ada di rumah sakit. Apa salahnya kita ingin bantu dan ini ada penugasan. Dengan itu kami coba praktek dulu di 8 klinik supaya bantu vaksin, begitu kan. Jadi kami bukan berarti sekonyongkonyong kami melakukan ini tadi," ucap Erick.

Mantan Ketua Inasgoc ini juga membantah adanya tuduhan pembelian vaksin gotong royong ini dengan dana APBN. Erick juga membantah vaksin yang digunakan untuk vaksinasi berbayar ini berasal dari hibah atau sumbangan.

"Aduh Masha Allah, saya rasa, saya dan tim saya bukan dari bagian seperti itulah. Kami tidak mungkin vaksin sumbangan dikomersialisasikan masha Allah, mohon maaf masha Allah begitu," pungkas Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suntikan Ketiga Vaksin Covid-19 Bikin Para Ahli Ragu, Efek Sampingnya Lebih Parah?

Suntikan Ketiga Vaksin Covid-19 Bikin Para Ahli Ragu, Efek Sampingnya Lebih Parah?

Health | Rabu, 14 Juli 2021 | 08:02 WIB

Perbatasan Akan Diperketat, Masuk Kota Makassar Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Perbatasan Akan Diperketat, Masuk Kota Makassar Harus Tunjukkan Sertifikat Vaksin

Sulsel | Rabu, 14 Juli 2021 | 07:15 WIB

Heboh Nakes Pura-pura Suntik Vaksin, Netizen Geram: Ini Penipuan, Keterlaluan

Heboh Nakes Pura-pura Suntik Vaksin, Netizen Geram: Ini Penipuan, Keterlaluan

Banten | Rabu, 14 Juli 2021 | 07:15 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB