alexametrics

Ekonomi Lagi Sulit Tapi Swab Antigen Murah Ramai, Pengunjung: Ramah di Kantong

Dwi Bowo Raharjo | Mohammad Fadil Djailani
Ekonomi Lagi Sulit Tapi Swab Antigen Murah Ramai, Pengunjung: Ramah di Kantong
Klinik dan laboratorium yang mengadakan tes swab antigen ramai dipadati warga di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Sabtu (26/6/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Swab Antigen di sana sekitar Rp 89 ribu dan PCR sebesar Rp 699 ribu.

Suara.com - Kondisi ekonomi yang sedang sulit akibat pandemi Covid-19 membuat masyarakat lebih memilih fasilitas kesehatan yang menyediakan tes Swab Antigen dan Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan harga yang terjangkau.

Dimas misalnya, pria asal Jakarta Timur rela siang-siang datang ke Klinik Pratama di Jalan Buncit Raya Jakarta Selatan untuk melakukan tes Swab Antigen. Keperluan dimas datang ke klinik tersebut untuk mendapatkan surat keterangan bebas corona karena ingin pergi keluar kota.

"Ini untuk kerjaan, minta surat keterangan hasil di swab," ujarnya kepada Suara.com Minggu (18/7/2021).

Ia mengaku rela jauh-jauh datang dari Jakarta Timur karena harga yang ditawarkan oleh Klinik tersebut terbilang murah.

Baca Juga: Permintaan Karangan Bunga Duka Cita Meningkat saat Pandemi Covid-19

"Ramah dikantong, apalagi ekonomi sedang susah sekarang ini. Bisa-bisa kitalah dalam pengeluaran," ucap Dimas.

Dimas menuturkan ini merupakan tes swab yang sudah berkali-kali ia lakukan, selama ini biaya yang harus dikeluarkan untuk tes ini bisa mencapai Rp 150 ribu untuk sekali tes.

Sebuah klinik yang mengadakan tes swab antigen ramai dipadati warga di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Sabtu (26/6/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Sebuah klinik yang mengadakan tes swab antigen ramai dipadati warga di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Sabtu (26/6/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sehingga dirinya mencari alternatif klinik yang menawarkan harga yang lebih murah.

"Kalau dekat rumah ada klinik, cuma harganya Rp 150 ribuan, padahal merek alat tesnya sama," katanya.

Senada dengan Dimas, Ridwan pria asal Kebayoran Baru, Jakarta Selatan juga beralasan harga yang ditawarkan klinik disini juga sangat murah, sehingga dia ikut tertarik untuk datang.

Baca Juga: Meski Pandemi, Denny Darko Ramal Rezekinya 2 Zodiak Ini Terus Mengalir

"Ini untuk keperluan tracking, karena teman ada yang terkena jadi atasan suruh untuk melakukan tes," ucapnya.

Komentar