Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

BSSN Ingatkan Masyarakat Agar Waspada Terhadap Ancaman Sosial di Ruang Siber

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 23 Juli 2021 | 06:18 WIB
BSSN Ingatkan Masyarakat Agar Waspada Terhadap Ancaman Sosial di Ruang Siber
Ilustrasi serangan siber (Shutterstock).

Suara.com - Kepala Badan Siber dan Sandi Negera (BSSN) Hinsa Siburian mengingatkan tentang ancaman di ruang siber yang bisa merusak bangsa.

“Indonesia harus waspada dengan ancaman sosial di ruang siber, karena menargetkan langsung ke lapisan masyarakat, dengan tujuan mempengaruhi cara berfikir, menyingung sistem kepercayaan, merubah tingkah laku, opini dan lain sebagainya," kata Hinsa dalam acara webinar bertema ‘Security Insights in the Data Analytics Era’ yang digelar oleh Swiss German University (SGU) ditulis Jumat (23/7/2021).

Menurut Hinsa, ancanam ruang siber bergerak begitu massif, dan berbagai pihak harus saling bekerja sama guna menghadapi ancaman daring tersebut.

"Ancanam sosial di ranah daring itu bisa kita lihat dari kasus bagaimana isu pemilu bisa dipengaruhi dari ruang siber sehingga bisa mempengaruhi pemilih dengan sedemikian rupa,” kata Hinsa.

Hinsa menyebut, bentuk serangan siber tidak melulu berlangsung secara teknis, seperti Distributed Denial of Service (DDoS), phising, malware dan sebagainya, namun sudah menyentuh kedaulatan bangsa melalui misi ancaman siber berbalut sosial.

“Perhatian kita adalah informasi yang sudah mengarah pada keutuhan kedaulatan kita, Kenapa? Karena banyak informasi hoax bersifat kriminal yang bisa ditangani oleh pihak kepolisian, namun jika kita amati berpotensi memecah belah kedaulatan kita," ucapnya.

"Perlu kita sadari sekarang itu perang informasi sudah sama seperti perang konvensional lainya, namun alat utamanya bukan senjata melainkan informasi yang sengaja direkayasa, dikemas sedemikian rupa untuk kemudian disampaikan untuk tujuan memecah belah pusat kekuatan negara dalam konteks Indonesia maka Pancasila,” Hinsa menambahkan.

Perang informasi ini kini umum berjalan, dan menjadi fenomena perang konvensional, yang dimana selalu didahulukan oleh perang informasi.

“Jangan sampai kita sampai ke wilayah tersebut, indikasi Indonesia untuk ke arah sana tentu ada. Dua ancaman tersebut bisa kita lihat dari gerakan separatisme Papua, Tindakan terorisme yang ingin menganti Pancasila yang merupakan pusat kekuatan kita,” ungkap Hinsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Candiru, Ancaman Siber Baru di Indonesia Dalam Pengawasan Kominfo

Mengenal Candiru, Ancaman Siber Baru di Indonesia Dalam Pengawasan Kominfo

Sulsel | Selasa, 20 Juli 2021 | 16:05 WIB

Bantah Retas Microsoft, China: Amerika Juara Serangan Siber

Bantah Retas Microsoft, China: Amerika Juara Serangan Siber

Tekno | Selasa, 20 Juli 2021 | 14:33 WIB

Spyware Candiru Israel Incar Aktivis Indonesia, Ini Tindakan Kemenkominfo

Spyware Candiru Israel Incar Aktivis Indonesia, Ini Tindakan Kemenkominfo

Tekno | Selasa, 20 Juli 2021 | 11:04 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB